
...Ada orang yang selalu menyalahkan,...
...Padahal di lakukan dengan tidak sengaja...
...Namun, ketika dia salah...
...Dirinya tidak mau disalahkan...
...🌿🌿...
Aku hanya ingin sekali saja ayah mau mengantarkanku ke sekolah. Tapi selalu di tolak mentah olehnya. Aku ini siapa sehingga meminta lebih. Guru disini juga termasuk pilih kasih, mereka terlalu fokus pada yang pintar. Kalian tahu sendiri otakku ini lama berproses nya.
__ADS_1
Seenggaknya mereka menanyakan kepadaku. Tentang apa begitu agar aku tak jenuh di kelas. Aku memiliki teman kecil dia selalu menemaniku sekolah dan juga bermain dan mengaji. Aku selalu dibuat iri olehnya, dia selalu lebih dariku. Kedua orang tuanya lengkap selalu mendampinginya sementara aku hanya kakek yang bisa ku andalkan. Dia pintar dalam mengambil hati teman - teman. Aku hanya menatapnya dari kejauhan. Aku takut jika mendekat yang lain akan pergi.
Aku selalu menepi dan bermain sendiri entah ayunan atau putaran bola. Aku selalu melihat yang lain berlalu lalang membeli jajan. Sementara diriku hanya sekali, terkadang pemilik toko memberikanku jajan dengan percuma alias gratis. Aku yang bersangukan lima ratus rupiah hanya mendapatkan satu makanan. Belum yang lain jika aku ingin es atau pernak - pernik, dan mainan kecil.
Semua keinginan ku tahan. Kakek yang tahu kini menambah uang jajanku dua ribu. Aku sangat senang, tapi aku tidak mau kakek susah. Aku diam - diam menyimpan dalam celengan plastic berbentuk gajah. Ya, aku mencoba menabung meski dengan nominal kecil.
Aku sangat tertarik dengan hiasan kalung teman ku yang lain, aku juga ingin memiliki seperti yang dikenakan olehnya. Dia menyarankan ku membeli beberapa gelang dan memberikan padanya. Untuk dirangkai menjadi kalung, mungkin aku yang terlalu polos. Aku mengiyakan dan membeli gelang empat buah. Satu gelang berharga dua ribu, cukup jauh dengan uang jajanku. Tapi demi kalung yang tak seberapa itu aku merelakannya.
Ku mengedarkan pandanganku menyapu seluruh ruangan. Aku tetap memakai alas kaki sandal, karena rumahnya tak beralas masih tanah. Dia pun mengajakku mendekat ke sebuah alat tempat kakaknya menjahit. Dia juga menunjukkan beberapa pernak pernik yang akan dibuat sama seperti dirinya. Ternyata teman - temanku yang lain juga memesan padanya. Aku jadi yakin dan berharap segera memakainya.
Berminggu - minggu hingga berbulan - bulan kalung mainanku belum juga jadi. Dia selalu beralih dan menjanjikan terus, hingga membuat ku ingin marah. Setelah senam sehat dan berjoget - joget di perbolehkan istirahat sebelum masuk kelas. Aku pun mendekatinya dan menanyakan kelanjutan kalung ku.
__ADS_1
Dia berpura seolah - olah seperti terimintidasi, dia pun menangis. Aku hanya ingin menenangkan nya tapi malah dia berteriak - teriak bahwa aku telah jahat padanya. Ibunya berlari ke arah kami berdiri mendapati anaknya menangis tersedu - sedu dalam pelukannya. Hingga salah satu bu guru berpihak kepada mereka dan menyalahkanku. Dan mengatakan kepada murid lainnya jangan berteman denganku karena aku orang jahat.
Satu persatu teman menjauh dariku, hingga berlangsung aku sekolah dasar. Aku bukanlah orang yang mudah menghafal dan daya pikirku rendah. Sering kali aku mendapat buli dari teman - teman kelas dan kakak kelas. Aku punya bibi adik ibu yang paling akhir. Dia lebih empat tahun dariku, dia tak pernah membelaku sedikit pun. Baginya aku hanya benalu, dia acuh tak acuh.
Dengan kebodohanku seiring waktu aku pernah mencoba mendekatkan diri kepadanya. Meminta bantuan mengerjakan soal bahasa arab dan juga matematika. Tanpa melihatku dia melempariku dengan kamus yang cukup tebal. Menyuruhku belajar mencari sendiri, sedangkan dia telah masuk sekolah menengah pertama. Setidaknya bantulah aku walaupun sekali.
Jangan lupa sedekahnya ya para reader ku yang ku sayang. Berilah kami like, coment, hadiah dan dukungan. Jangan lupakan untuk stay tune di karya kami.
Jangan lupa semangatin authornya dong biar tambah gereget di tiap karya - karyanya. Biarkan karyanya dapat mengguncangkan dunia. Author sangat matur thanks you, jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian.
...Salam hangat dari author...
__ADS_1
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹