Dari Aku Yang Hampir Menyerah

Dari Aku Yang Hampir Menyerah
4.


__ADS_3

Entah kenapa cupu ini selalu bermasalah, setidaknya berikan aku sejenak untuk tidak berulah. Sangat disayangkan makanan mahal dan enak begitu mudah keluar. Keringat keluar membasahi wajah cupuku. Aku pun mengelap keringat dengan tisu tiga ribuan yang ku beli di kantin. Ada yang tidak benar, kenapa kulit lengan dan wajahku tampak kontras yang teramat jauh. Bagaikan malam dan pagi.


Sudahlah ku pikir nanti saja, aku ingin bermain - main dengan manusia gila di depanku ini.


Dia kembali membenturkan wajahku, mengenai meja makan. Dia tersenyum puas menyiksaku. Aku sudah lelah, jika dibiarkan dia akan semena - mena dan aka nada korban lain selain diriku.


Aku pun berjalan menatap tajam ke arahnya dengan tatapan membunuh. Dia gemetar dan ketakutan mana kala melihat diriku. Seperti dirasuki arwah jahat. Dia hampir saja tersandung dan jatuh karena kakinya sendiri.

__ADS_1


Aku pun mengambil gelas yang berisi jus, mereka menantikan ku untuk meminumnya. Tapi siapa sangka si cupu ini menjabak balik dan mencekoki ketua mereka dengan kuat. Memaksanya minum, hasil air ludahnya sendiri. Aku tak lupa menyiramkan sisanya mengenai wajahnya yang berbedak bersenti - senti tebalnya. Dan melenggang pergi dari area pusat perhatian siswa lainnya.


Aku pun menuju toilet umum wanita, disini aku dengan tas kecil memperbaiki make up ku. Hampir saja luntur, tapi di lamat - lamat kenapa aku melakukan ini semua. Aku pun mengunci ruang kamar maandi, aku mengusap dan menghapus hingga tampaklah wajah bening tanpa polesan.


Cantik bahkan wajahku ini seperti gadis bule. Aku menatap cermin tampak tak percaya, bisa - bisanya si cupu menyembunyikan keajaiban. Dan masih nyaman dengan tampilan kuno seperti ini. Sebuah ketukan tepat dimana aku berada, aku pun kembali memakai riasan cupu ini. Aku ingin menyelidiki kehidupan seperti apa, hingga membuat keputusan seperti ini.


Jika di ingat - ingat selama ini aku dan cupu tidak memiliki teman perempuan. Hanya saja aku masih ada teman laki - laki menurutku mereka beda aja dengan perempuan. Terlihat lemah dan pintar menyembunyikan dirinya akan bermuka dua. Sedangkan si cupu memiliki hanya untuk membuatnya dalam lingkup pemerasan. Dia takut jika tak bisa membantu temannya yang lain, dia tidak akan memiliki teman.

__ADS_1


Selama ini mereka berteman karena si cupu mudah di manfaatkan. Dan backingannya menjanjikan, maka dari itu mereka mau. Pemikiran lemah, jika tidak mau ya jangan berteman. Tapi benar saja beberapa hari aku menepati tubuh ini, benar adanya semua yang terjadi hampir sama denganku dengan kehidupan yang dulu.


Semua karena uang, uang dan uang membuat orang berubah. Bukan uang merubah segalanya. Tapi segalanya butuh uang. Jika aku kekurangan uang dia bergelimang harta. Ada baiknya aku hidup lagi meski aku tak tahu scenario apa yang akan ku telusuri nantinya.


Saat ini aku ingin menikmati dan jalani selagi aku bisa dan ada. Aku pernah mendengar manusia memiliki tujuh kembaran. Aku yang lalu sedikit cantik, ini lumayan lah ya. Lalu seperti apa jika aku berkumpul dengan enam lainnya. Apakah ada yang lebih cantik dariku saat ini. Mungkin dan bisa saja.


Jangan lupa sedekahnya ya para reader ku yang ku sayang. Berilah kami like, coment, hadiah dan dukungan. Jangan lupakan untuk stay tune di karya kami.

__ADS_1


Jangan lupa semangatin authornya dong biar tambah gereget di tiap karya - karyanya. Biarkan karyanya dapat mengguncangkan dunia. Author sangat matur thanks you, jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian.


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


__ADS_2