
Berhari - hari Bei Zijin menunggu kehadiran ku di sampingnya, kelas tampak terasa sunyi. Para siswa tidak ada yang berani menyinggung namaku jika ada Bai Zijin disekitarnya. Tapi, mereka juga takut arwahku akan bergentayangan.
Membalas dendam pada setiap mereka berbuat jahat padaku. Jika memang pelaku, mereka tidak pernah merasa aman. Dihantui rasa cemas bersalah dan juga bayang - bayang halusinasinya tentangku.
Biasanya Bei Zijin dengan aku berebut soal untuk menambah nilai poin pemilihan jurusan kedokteran. Dengan kepergianku yang begitu mendadak membuatnya acuh tak acuh kembali kepada siapapun. Tak bersemangat, dan penuh air mata kesedihan saat mengenang kembali diriku bersamanya di atap.
Aku ingin tertawa melihat tikus kecil menggambar sosok gadis manis. Rambutnya panjang sepinggang, dengan hiasan jepit di sebelah kiri. Menutup mata dengan rapalan doa. Kedua tangannya yang tertutup hodie putih kebesarannya. Bulu matanya yang lenting, hidung yang mancung, bibir kecil berwarna seperti buah peach. Dan di kedua pipinya bagaikan tomat yang kemerah - merahan.
__ADS_1
Cantik, aku menemukan hasil karyanya dalam catatan buku fisika miliknya yang ku pinjam. Tikus kecil bakat juga dalam menggambar. Saat ku balik sebuah rentetan tulisan berjejer seperti tulisan ceker ayam.
Dan di balik buku gambar mini, ada dimana aku memakai kaos biru berlengan pendek dengan tikus kecil berbaju putih. Sangat menggemaskan, seakan aku menuruti saja gayanya. Seperti saat ini katanya akan terlihat jauh lebih tampan. Benarkah ?, tanpa ku sadari aku jadi mengingatnya kembali, dan dibawahnya bertuliskan my partner my bestie. Dia tikus kecil yang menyukai dunia perkomikan.
Dan juga suka berdiam diri di kelas membawa novel - novel percintaan. Dia berkhayal suatu saat ada yang mencintainya dengan tulus, bukan ada apa - apanya. Dan pangeran itu membawanya menikmati berkeliling dunia bersama hingga menua. Terlalu berkhayal sindirku kala itu.
Naura A. adalah nama Asli tikus kecil tapi aku tidak tau jika sesingkat itu ada maknanya. Nama yang cantik seperti orangnya, saat ini aku tengah mencari informasi tentang keberadaan tikus kecil yang menghilang. Aku sampai melupakan saat itu bukankah paman bersamanya. Hingga pemberitaan besar dengan nama yang sama menggemparkan dunia. Aku juga mendengarnya langsung dari mommy setelah melihat berita.
__ADS_1
Mereka masih meragu, dan kesini berniat mengajukan banyak konfirmasi mana yang lebih tepat. Hingga berhari - hari tak ada aktifitas juga di rumah besarnya kecuali para maid. Mereka menutup rapat akan tuan muda mereka. Aku juga kalang kabut mencari keberadaan paman sialan itu. aahhh …, aku ingin menghabisi jika aku sampai berhasil menemukannya. Menggantikan nyawa tikus kecilku yang hilang.
.
.
.
__ADS_1
Jangan lupa sedekahnya ya para reader ku yang ku sayang. Berilah kami like, coment, hadiah dan dukungan. Jangan lupakan untuk stay tune di karya kami. Jangan lupa semangatin authornya dong biar tambah gereget di tiap karya - karyanya. Biarkan karyanya dapat mengguncangkan dunia. Author sangat matur thanks you, jangan lupa ya tinggalkan jejak kalian.
...Salam hangat dari author...