Derita Dalam Cinta

Derita Dalam Cinta
Mencari Kemana


__ADS_3

Ketika Flander dalam perjalanan menuju ke kantor yang tak begitu jauh dari rumahnya, di dalam perjalanan di lihatnya ada seseorang yang terus mengikutinya dari belakang.


Entah siapa orang itu Flander tak tahu. Flander mencoba menyetir mobilnya dengan pelan ingin memastikan siapa orang itu sebenarnya. Tetapi ketika Flander mencoba untuk pelan, orang itu juga malah lebih pelan darinya.


Flander terus saja berjalan dan lari lebih kencang sehingga orang itu bingung berusaha untuk lebih kencang lagi mengejar mobil Flander.


Akhirnya perjalanan yang sebenarnya ke kantor jadinya tidak terarah. Flander mencoba kembali memutar mobilnya belok kiri di seputaran tokoh sambil melihat arah mobil yang mengikutinya.


Sambil berlari dengan sangat kencang, Flander memperhatikan ciri khas mobil yang mengikutinya. Dengan geram Flander hentikan mobilnya dan menunggu sampai mobil tadi berhenti juga.


Flander berusaha melihat ke kiri dan kanan, tetapi mobil itu tak kunjung datang. Flander bingung dan berusaha melihat sampai ke lorong-lorong kecil tetapi tidak dilihat mobil itu.


Flander penasaran, siapa yang telah mengikutinya. Andaikan saja dia tahu mungkin Ia ingin bertanya alasan mengapa mobilnya diikuti.

__ADS_1


Sudah sekitar satu jam, Flander menunggu tetapi tak ada orang juga. Flander kembali menyetir mobilnya dengan sangat pelan sambil melirik ke sana kemari. Ia tidak juga melihat mobil itu.


"Aneh, tadi jelas-jelas mengikuti ku. kok, menghilang dengan tiba-tiba" kata Flander seorang diri.


Flander kembali konsentrasi. Ia harus segera ke kantor karena banyak pekerjaan yang harus Ia kerjakan. Dalam perjalanan Flander merasa ada yang mengikutinya lagi.


Flander merasa kesal dan penasaran dengan orang itu. Ketika Flander memutar mobilnya ke arah kanan orang itu malah mendahuluinya dengan berlari yang amat kencang pula. Flander mencoba memperhatikan tetapi Ia tak bisa melihatnya karena lari yang sangat kencang.


Flander kembali lagi ke perjalanan semula menuju ke kantornya. Setibanya di kantor seperti biasa dengan rutinitas setiap harinya. Ia duduk termenung di ruangannya memikirkan siapa yang sebenarnya orang itu. Ia ingin menanyakan hal itu kepada anak buahnya disitu tetapi Ia tidak sempat foto mobil itu.


Flander mengingat dengan kejadian tadi.


"Jangan-jangan orang itu yang telah mengikuti aku" ucap Flander.

__ADS_1


Flander tidak langsung turun. Ia mencoba menganalisa dengan tamu yang barusan datang. Ia mencurigai kalau tamu itu ada hubungan juga dengan orang yang tadi mengikutinya.


"Permisi Pak, maaf tamu sudah menunggu "


"Ok, saya akan menemuinya"


Flander turun dengan langkah yang sangat cepat dan wajah yang begitu segan. Ia menyangka kalau orang itu adalah orang yang mengikutinya.


Ketika sudah tiba di lantai bawa, dan tamu itu tidak dilihatnya. Kata sekretarisnya tadi ada di ruangan tamu sebelah bawa. Tetapi sudah dilihatnya berkali-kalai tidak ada orang juga. Malah semua karyawan tidak ada disitu juga.


Flander berusaha mencari semua karyawannya tetapi tak ada disitu. Flander sepertinya sangat marah dan mengatakan kalau sekretarisnya itu telah menipunya.


Mencari ke sana kemari. Flander melangkah ke arah menuju aula pertemuan, tapi tak ada juga orang di situ. Ketika Ia berusaha naik ke atas tangga melewati pintu masuk ruangan stafnya, di lihatnya seorang pembersih yang sedang membersihkan sampah di situ.

__ADS_1


"Maaf Pak, cari siapa? "


"Hei! kamu tidak sadar kalau semua orang disini pergi? kemana mereka? " Flander bertanya dengan nada tinggi. Emosinya sudah tidak tertahan dengan tingkah semua anak kerjanya di situ.


__ADS_2