Derita Dalam Cinta

Derita Dalam Cinta
Happy Brithday


__ADS_3

"Maaf Pak, tadi aku melihat Ibu Rina masuk kedalam" ucap pemuda itu sambil menunjukan ke arah aula pertemuan yang biasa tempat pertemuan kantor.


"Apa? Rina? " Flander merespon dengan kaget dan sangat tidak percaya.


"Ia Pak, Ibu Rina tadi ke dalam aula"


"Kamu mungkin sedang bermimpi, bagaimana bisa Rina datang ke sini kantor, lagian ngapain kesini? " Flander tidak percaya kalau Rina ada disitu.


"Kalau tidak percaya, coba Pak bisa langsung lihat sendiri di dalam" Kata Pemuda itu.


"Awas kamu, kalau sampai bohong" Flander mengancam Pemuda itu.


Tidak menyangka, semua orang sudah di dalam aula. Ketika Flander melangkah membuka pintu aula tersebut Flander dengan kaget semua orang bernyanyi dengan bersorak sorai di hadapannya.


"Selamat ulang tahun Pak, " semua orang teriak serentak sambil bernyanyi.

__ADS_1


Kue ulang tahun yang di pegang Ibu Rina serta kue yang lainnya yang diberikan oleh teman-teman dan juga teman perusahan.


Ruangan di dandan sangatlah cantik. Flander tidak pernah membayangkan hal itu. Betapa mengejutkan Flander ketika melihat semua yang telah di rencanakan oleh sang Istri dan semua karyawan kantor sebelumnya.


Flander menatap Istrinya dengan sangat terharu. Hal yang tidak pernah di sangka-sangka yang membuat air matanya tertimbun di matanya karena bahagia.


Teriakan ucapan selamat ulang tahun terus bernyanyi. Flander masih menatap Istrinya dengan rasa sayang. Akhirnya teriakan potong kue pun di sorak-sorai oleh tim kerja dan semua karyawan perusahan. Semuanya ikut hadir tampah sepengetahuan Flander.


"Happy birthday sayang" ucapan dari mulut mungil seorang Rina yang begitu sayang kepada Flander.


"Thank so much my wife, " kalimat yang keluar dari mulut sang suami tampan.


Rina pun dengan air mata yang tidak bisa tertahan, menyuruh suaminya untuk berdoa bersama sebelum memotong kue.


Rina yang begitu cantik dengan mengenakan gaun sederhana. dandanannya yang sangat terpukau, tidak begitu berlebihan. Semua yang di pakainya natural yang membuat dirinya sangat anggun dan mempesona di hari itu.

__ADS_1


Setelah berdoa, Flander yang masih menutup matanya berbisik kepada Sang Istri.


"Kamu bidadari untuk aku yang pangeran" ucapan lembut penuh arti yang di keluarkan dari mulut Flander.


Semua orang tidak mendengar. Dikiranya Flander sedang berbisik berdoa, hanya Rina sang Istri yang mendengar ucapan itu. Rasanya tergoda dengan ucapan mulut manis dari Pangeran Flander.


Hari itu, Flander dan Rina serasa masih umur dua belas tahun. Flander menatap Istrinya berkali-kali. Menatap Rina yang begitu mempesona.


Sambil menyuap kue ke mulut Rina, dan Rina pun membuka mulut dengan seksi yang membuat Flander tak menahan gairahnya. Rina memang sangat cantik jika berpakaian dan berdandan, ditambah lagi dengan usia Rina yang masih sangat mudah lebih mudah dari Flander.


Pesta hari ulang tahun Flander sangat meriah. Semua orang yang datang mengucapakan selamat dan memberi hadiah untuk Flander. Hampir semua teman-teman dan tim kerja sama perusahan pun ikut hadir.


Flander tidak tau harus berbicara apa. Acara itu tak di ketahui Flander. Semua itu adalah rencana Istri dan semua karyawan kerjanya. Flander juga tak menyangka orang-orang yang hadir begitu banyak.


Ketika di beri kesempatan untuk berbicara, Flander maju dan berdiri dengan menatap semua orang yang hadir dengan penuh haru campur bahagia.

__ADS_1


__ADS_2