
Sudah tiba waktu nya liburan. Flander Baby Carles dan Rina mereka kemas semua barang dan perlengkapan yang di butuhkan. Tempat yang mereka pilih adalah Labuan bajo, tempat wisata yang sangat terkenal khususnya di Propinsi Nusa Tenggara Timur.
Sebelumnya Mereka sudah cek dan booking hotel dan juga spot boot yang harus mereka pakai jalan-jalan saat mereka tiba di sana.
Sekitar pukul lima pagi menggunakan pesawat terbang ke Bandara Labuan Bajo. Tepatnya di Manggarai.
"Wah,, sangat cantik pandangannya, " ucap Rina kagum saat di terbang di udara dan memandang ke arah bawa.
"Baru kali ini juga kan liburan kesini? " tanya Flander.
"Ya ialah, kamu juga kali, " Rina yang tak mau dirinya di olok.
Mereka sangat senang saat berada dalam pesawat. Baby Carles yang semakin menggemaskan itu ikut tertawa juga.
"Kan, aku bilang, baby Carles bahagia bangat" ucap Rina ikutan bahagia ketika melihat anaknya bahagia.
Canda gurau di dalam pesawat pun sangat terdengar. Impian Rina akhirnya tercapai.
Ketika tiba di bandara Internasional komodo, Rina yang berjas dan celana karet akhirnya turun juga. Baby Carles yang di dorong oleh Pengasuhnya berada paling depan. Flander yang mengenakan celana pendek dan sepatu yang super keren.
Pemandangan hari itu sangat cerah dan indah. Melihat keluarga Flander rasanya seperti di Korea. Mereka semua sangat keren dan elegan.
Flander yang juga terkenal sebagai pengusaha sukses itupun di sambut baik oleh semua orang yang ada di sekitarnya.
__ADS_1
Mereka pun memilih tempat penginapan yang sangat Fantastik dan super mewah yaitu hotel Ayana komodo.
Petugas mengantar sampai di kamar penginapan.
"Wah... aku suka tempat ini Mas, "Rina yang merasa sangat bahagia serasa surga miliknya.
" Memang tempat yang sangat indah dan super natural, view-nya sangat bagus" Flander juga ikut kagum.
Setelah Istirahat dan mandi, mereka segera turun ke bawa untuk dinner. Menu makan yang di hidangkan pun sangat lokal dan super enak. Makanan yang tidak pernah di rasakan di rumah Flander dan Rina.
"Mas, sepertinya aku makin jatuh cinta sama kamu deh, " Rina mencoba menggoda Flander.
"Emang kamu selama ini tidak sedikit jatuh cinta kepada ku? " sambil menatap Rina dengan senyum tampannya.
"Mas, bolehkah melamar ku sekali lagi di tempat ini? " Rina yang merasa sangat kagum dan menyesal karena pernikahan yang di buat tidak seindah ini.
"Ngawur kamu, salah sendiri kan mengapa selama kenalan tidak ajak ke tempat ini? "
"Aku hanya bisa menghayal," Rina terdiam seketika merasakan penyesalan yang ada.
"Kok, diam sih. ada apa? " Flander mencoba dengan pertanyaan memancing.
__ADS_1
"Tidak ah, aku kesal" Rina terlihat sudah mulai merajuk.
"Kesal apaan? " sambil menggoda dengan senyum yang merasa aneh dengan tingkahnya Rina.
"Aku malas, " Rina mengatakannya dengan wajah jutek.
"Kamu kok, semakin menghayal begitu" ganggu Flander lagi.
Rina hanya diam saja. Tatapannya berlawanan dengan Flander. Flander tertawa sambil memegang perutnya yang merasa sangat lucu dengan sikap anehnya Rina.
"Kamu labil bangat sih Rin, "
Rina tetap cuek dan tidak mau berbicara apa-apa.
"Kalau begitu kan, kamu bisa kawin lagi aja, " Flander yang tidak puas dengan Rina.
"Kamu saja kali, " balas Rina kesal.
"Aku bagaimana? nyatanya kamu kan yang stres tidak jelas begitu, "
"Mungkin kamu akan menikah lagi, " Rina kembali memancing suasana yang sebenarnya adem.
"Jelas-jelas kamu yang stres kan? bukan aku. "
__ADS_1
"Ia, aku stres karena mungkin kamu akan menikah lagi. "
Sepertinya suasana semakin tidak adem. Perang mulut yang tidak berbobot.