Derita Dalam Cinta

Derita Dalam Cinta
Bukit Silvia


__ADS_3

Sudah tiba di akhir puncak, mereka saling beristirahat dan merasa puas karena telah sampai ke titik terakhir.


Melihat matahari terbenam yang begitu indah dan mempesona. Flander dan Rina bergantian foto.


Tak cukup lama disitu. Akhirnya Flander dan Rina kembali turun. Mengingat dengan keadaan kaki yang sudah pegal.


"Mas, sedikit lagi gelap ni. Kita harus turun sekarang "


"Ayo, kita kembali ke bawa! " ajak Flander.


Mereka turun perlahan lahan. Rina yang masih takut kalau dirinya tidak suka menurun.


"Mas, kamu harus memegang aku! aku tak kuat kalau menurun. "


"Ok.Emang dari bawa juga aku pegang terus sih"


"Tapi, kali ini aku tidak becanda Mas, aku benar-benar takut bangat"


Rina akhirnya turun dengan aman. Mereka kembali naik perahu untuk pulang ke hotel. Ada tiga orang karyawan turut ikut dalam liburan tersebut termasuk pengasuh Baby Carles.


Tak cukup lama di dalam perjalanan, mereka pun tiba di tempat tujuan. Flander yang kakinya masih pegal dengan terpaksa berjalan dengan langkah cepat segera ke kamar penginapan mereka.


"Waduh, kok pucat bangat sih Bu Rina, " Ucap salah seorang karyawan rumah.


"Pak Flander pun begitu, emang capek bangat ya? sampai kelihatan lelah bangat. "

__ADS_1


"Sangat lelah, " ucap Rina sambil membuang dirinya ke tempat tidur.


"Bu, makan dulu! ada roti di atas meja" ucap Pengasuh Baby Carles yang begitu peduli dengan Rina.


"Cukup air putih saja sih Mba, " jawab Rina.


Rina pun meneguk air putih amatlah banyak, dan ingin tidur sejenak.


"Mas, kamu kok langsung mandi, " ucap Rina yang melihat suaminya sedang bersiap untuk mandi.


"Sudah menjadi kebiasaan kok, " ucap Flander.


Flander mandi dan menggunakan kaos putih cerah. Dan memang rupanya sangat tampan. Tak perlu beristirahat cukup banyak Flander kembali turun dan mencari kelas hiburan yang di inginkan nya.


"Mas, kemana sih? " Rina mencari tahu.


"Ngapain? tidak dinner? " tanya Rina


"Kalian saja, aku pingin ke bawa dulu. "


"Awas ya, kalau kamu minum. "


Memang sebenarnya Flander lagi mencari anggur yang pas untuk di minum. Karena setahunya kalau anggur yang ada di situ semuanya enak dan unik rasanya.


Bukan hanya pemandangan saja, tetapi semua jenis makan dan minum juga unik dan natural.

__ADS_1


Flander turun ke lantai bawa, Ia mencari tempat hiburan yang di sukanya. Sedangkan Rina yang masih lelah berbaring di tempat tidur. Karyawan menawarkan makanan tetapi tidak di makan Rina. Yang Ia butuh adalah hanya rasa ingin tidur.


"Bu, sebaiknya mandi dulu! nanti kita makan" ucap Pengasuh Baby Carles.


"Dia tidak nangis kan? " tanya Rina.


"Tidak nangis kok Bu, Baby Carles aman-aman saja. "


Rina bangun melihat Baby Carles dengan keadaan yang masih lemah. Rina ingin sekali menggendongnya keluar.


"Mba, tak apa kan, kalau Baby Carles di ajak ke bawa? " tanya Rina.


"Ah... jangan Bu! biar di sini saja. kasian dia, " sambung pengasuh itu.


"Tapi, kalau di mandiin di kolam tidak apa kan? " Rina bertanya lagi.


"Kalau di kolam tak apa-apa Bu, '


" Ok. besok kita mandi kolam ya? "sambil menggemaskan Baby Carles.


Rina mandi dengan sangat cepat. Ia tak tahu kalau Flander ada di tempat party lantai bawa.


" Bang, ayo dong beritahu Flander, kalau kita akan turun dinner! "ucap Rina.


" Tapi, tadi Pak Flander pesan agar kita saja yang dinner. "

__ADS_1


"Dianya kemana? " tanya Rina.


"Sepertinya Pak Flander mencari anggur, " jawab karyawan itu.


__ADS_2