
''kak, ponselku kok ada sama kamu?''aurel yang baru saja keluar dari kamar mandi mendapati Ilham sedang memainkan ponselnya..
''bunyi melulu ini ponsel,ada chat rupanya.udah kakak balasin,''jawab Ilham sambil memberikan ponsel ketangan Aurel,ia melengos kesal itu merebahkan diri.
Aurel melihat chat aries yang dibalas Ilham,ia menahan senyum, apalagi melihat kakaknya berbaring dengan membelakanginya.
''kak, marah,yah?''ia mencolek punggung Ilham,ia jadi merasa bersalah karena tadi siang telah pergi menemui aris Tampa memberi tahu sang suami.
''nggak,''jawab Ilham.
''nggak marah kok..... tidurnya gitu?''aurel menatap punggung kakaknya itu.
Ilham tak menjawab
''kak!''aurel menggodanya punggung Ilham,ia tak bisa tidur kalau Kaka angkatnya yang sudah berganti status jadi suaminya itu marah kepadanya.
''hmmm.......kakak mana bisa marah sama kamu dek.''ilham membalikkan tubuh dengan tersenyum tipis dan meraih Aurel kedalam pelukannya.''lakukan apa saja yang menurutmu benar,Kakak akan menerima apapun keputusan,''sambungnya lagi,berusaha bersikap santai walau sebenarnya ia bimbang akan pepatah aris yang sepertinya mulai melancarkan aksinya dari segala penjuru.
''kak.....tadi siang......aku_''aurel mengigit bibirnya bimbang,mau cerita tapi takut Ilham marah dan cemburu,ia tak sampai hati menyakiti kakaknya yang teramat baik tapi ia juga tak tega membohongi perasaannya sendiri.
''nggak usah cerita,kakak udah bisa nebak.....''ilham tersenyum kecut,sebab ia sudah bisa menerka semuanya dari chat aris.
''kakak nggak marah ?''aurel menatap wajah pria yang dekat sekali dengan wajahnya itu,ia tahu Ilham hanya berpura-pura saat ini,dari tatapan ia tahu,kalau kakaknya itu terlihat muram.
''nggak,ya sudah ,ayo tidur.''ilham mendaratkan ciuman didahi Aurel lalu memejamkan matanya.
Aurel masih menatap ilham,entah kenapa ,hatinya terasa pilu saat ini.ia seperti bisa merasakan kesedihan kakaknya itu,akan sikapnya belum belum bisa menentukan pilihan dengan hati yang selalu bimbang.
''kalau kakak nggak ada,titip cinta yah,''ujar Ilham lagi .
''emangnya kakak mau kemana?''
''nggak kemana-mana.''
''kak,jangan buat aku bingung begitu?''
''kamu harus sayang sama cinta,kasihan dia.
''kak,jangan pernah berpikiran untuk pergi,yah?
Ilham membuka matanya,lalu tertawa melihat raut cemas diwajah Aurel.
''palingan pergi kekantor dek,,emang mau pergi kemana lagi.....''ilham terbahak.
__ADS_1
''hmmm.......''aurel melengos kesal melihat Ilham yang menertawai raut wajahnya,ia sudah hampir mau mau menangis jika kakaknya itu mau meninggalkannya.ia tak mau kehilangan pria yang selalu memeluknya setiap malam itu, namun tetap menjaga untuk tak melakukan hal yang lebih.
''tidur dek,, hadap kesana ah!''seperti biasa,Ilham selalu menyuruh Aurel dengan posisi membelakanginya lalu ia akan memeluk dari belakang.itulah gaya tidur ternyaman ya.
Aurel membiarkan Ilham memeluknya sepanjang malam ,walau kini pikirannya mulai tertuju kepada aris.ia ingin mantan suaminya itu bisa memecahkan teka-teki siapa bapak dari Aurel,bayi mungil yang mulai membuatnya jatuh suka.
******
''dek,,kakak berangkat kekantor dulu ,yah!''ilham mendekati Aurel yang masi terlelap pagi itu.
''hmmm....''aurel membuka matanya dan mendapati kakaknya itu sudah rapi dengan stelan kemeja berwarna biru favoritnya.''kak kunci mobilku dimana sih?''ia see segera bangun mengucek matanya.
''itu ada di lemari, hati-hati kalau mau pergi!''ilham segera membalikkan badannya dan menghampiri cinta yang sedang bermain didalam boxnya.''selamat pagi sayang,,duh..... pintarnya,nggak rewel ya.''
Ilham mengeluarkan dari dalam boxnya lalu menggendongnya menuju pintu,ia akan mengantarkannya kepada bik Imah biar dimandiin.aurel hanya mengamati kakaknya itu hingga keluar dari kamar.
taklama kemudian ,Ilham masuk kembali kedalam kamar untuk mengambil ponselnya yang tertinggal diatas nakas.
''kak!''aurel mendekat.
''hmmm....''ilham hanya menoleh sekilas.
''aku minta kunci mobil.....supaya enak kalau mau kemana-mana aja kakak, soalnya bosan juga dirumah melulu, bukannya....mau ketemu mas aris.''aurel menghampiri Ilham.
''kalo aja kakak_''aurel mendongakkan wajahnya.
''lakukan apa saja yang menurutmu benar,dek.pesan kakak,jaga diri baik-baik dan hati-hati kalau mau jalan sendirian keluar !''ujar Ilham lagi.
''iya kak.''aurel tersenyum lega.
''ya sudah,kakak berangkat kerja dulu!Ilham mengacak rambut panjang Aurel.
''iya, hati-hati !''
Ilham melangkah menuju pintu kembali lalu keluar dan menutupnya.aurel meraih handuk lalu mandi.ia belum memiliki rencana mau mau kemana-hari ini,setidaknya jika kunci mobil sudah ada ditangannya,ia bisa kemana pun dan kapan saja.
Aurel melangkah menuju pintu kamar pula lalu keluar,ia akan makan pagi dulu,baru setelah itu memikirkan mau jalan kemana hari ini.saat hendak melewati ruang tengah ,ia menghentikan langkahnya saat kakaknya yang hendak berangkat kerja malah dipanggil mamanya yang saat ini sedang duduk di sofa.
''ya ma,,Ilham menghampiri Della,mama angkat kini sudah berganti status menjadi mama mertua.
''duduk dulu,,mama mau bicara hal penting denganmu !''perintah Della.
''ada apa ma?''ilham Mendekat.
__ADS_1
''ilham,kapan rencana mu dan Aurel untuk menikah lagi?''tanya Della tiba-tiba,yang membuat Aurel kelimpungan untuk menjawabnya.
''hmm.....belum tahu ma....''jawab Ilham pelan.
''kok belum tahu sih?mama mau kalian secepatnya saja meresmikan pernikahan ini,mama akan atur semuanya,''ujar Della bersemangat,ia tak lagi mau mendengarkan cibiran pada tetangga,yang terpenting putrinya bisa bahagia dengan pria baik seperti Ilham dan ia tak mau sampai Aurel kembali kepada aris.
''hmmm.....ma,,Ilham si mau-mau saja tapi nggak tau sama Aurel.pernukahan tempo hari ia terpaksa demi kehamilannya, untuk yang sekarang.....Ilham nggak mau membuat dia terpaksa melakukannya lagi....''ilham menghela nafas panjang.
''kamu tahu 'kan maksud kedatangan aris kemarin?apa kamu tak takut jika Aurel kembali meluluh akan rayuannya ?''della menatap tajam menantunya itu.
''iya si ma,,cuman.....Ilham nggak mau kita kembali memaksakan kehendak kepada Aurel, biarlah dia menentukan sendiri keputusannya dan Ilham akan menerima semua itu.''ilham berkata dengan tulus ,ia masih mengharap Aurel bisa jatuh cinta kepadanya dan melalui rumah tangga dengan Tampa keterpaksaan.
''jadi,maumu begitu?''della mengangkat sebelah alisnya.
''masalah siapa yang telah menghamili aurel gimana?sampai dimana penyelidikan orang suruhannmu itu ?''tanya Della lagi.
''mereka payah ma,,sampai hari ini tak juga menemui hasil apapun.apa kita hentikan saja penyelidikan tanpa hasil ini?''ilham tercedak kesal jika mengingat detektif swasta sewaannya yang tak bisa memberikan informasi apa pun tentang penyelidikan kepada aris.
''ganti orang saja,cari yang lebih profesional,suruh orang itu membuntuti aris kemana pun,soalnya mama curiga semua ini ada hubungannya dengannya.masa dengan mudahnya ia mau mengajak Aurel balikan setelah dengan mudahnya juga dia campakkan ya!"Della mulai menegang jika teringat perlakuan aris kepada Aurel dimalam pengantin mereka beberapa bulan silam.""benar-benar mencurigakan dokter kandungan itu!''
''iya ma,hari ini juga Ilham mencari orang baru,yang lebih gesit dan cerdas untuk menyelidiki aris.ilham juga curiga kepadanya.
Aurel yang mendengarkan pembicaraan mamanya dan Ilham,juga menarik kesimpulan yang sama.ia semakin ingin memanfaatkan situasi ini untuk mengungkapkan siapa pelakunya itu.sepertinya ia memang harus kembali bertemu dengan aris untuk menegaskan kalau ia mau pelaku pemerkosaan itu tertangkap.sedangkan untuk menerimanya kembali,hatinya Masi berat.
******
[lagi apa rel?udah makan siang belum?
itu isi chat aris siang ini.aurel yang sedang berada disebuah kafe hutan lindung yang menyediakan aneka novel untuk bacaan sekilas isi chat itu,ia sedang terbawa dalam novel yang sedang ia baca sekarang.
[ kok cuma dibaca doang Tampa dibalas sih?balas dong, sayang !]
Aurel meringis risih melihat gaya chat aries yang menurutnya terlalu over padahal ia sudah menegaskan kalau dirinya tak suka dipanggil seperti itu.
[aku sedang dikafe hutang lindung,lagi baca novel.]
Aurel segera mengirimkan balasan untuk aris.
[sama siapa?aku kesana,yah?]
[iya terserah saja......]
bersambung
__ADS_1