
van"kamu udah lihat trending topik Twitter hari ini?"suara Deny terdengar Semar Semar, sebab kesedaranku masih berada di Awan-awan.
"apaan,den?"kubuka mata dan membenarkan letak ponsel yang melorot dari telinga.
"kamu masih tidur?"tanyanya lagi,
"iya,"jawabku malah sebab mata ini masih sulit untuk dibuka.
"ya, sudah, nanti sore aku ke rumah, sebabnya kamu jangan ke mana-mana dulu hari ini,"ujarnya lagi.
"hemm...."putuskan sambungan telepon.
"dasar Deni, entah apa maksudnya menelpon pagi-pagi, padahal dia sudah tahu kebiasaanku yang memang tidak bisa bangun pagi, apalagi semenjak sakit proctitis yang kuderita dan perkara dengan Kiara, setiap malam ku habiskan di clap biar pikiran tak stress.
di saat sedang enak-enaknya, eh... mana kebelet mau BAB, terpaksa deh harus berlari ke kamar mandi. hal ini yang paling akan membuatku menderita, sebab akan butuh waktu berjam-jam kalau tiba saatnya BAB. belum lagi terasa tetes darah yang juga akan ikut keluar lagi, agghhh.... issh,,! para banci itu sungguh membuatku tersiksa karena telah menularkan penyakit mengerikan ini, awas aja kalau sampai aku bertemu mereka, akan ku bikin kau butuhkan yang membuat mereka menyesal setelah hidup d bumi ini.
setelah 2 jam di kamar mandi, aku melangkah terseok-seok menuju tempat tidur, perut ini terasa kram juga nyeri, oh Tuhan mengapa penyakit ini mesti singgah di tubuhku ?"aku harus meringkuk beberapa saat untuk meredamkan rasa sakit yang teramat pada organ pembuangan, nyeri panas juga sakit itulah rasanya.
beberapa saat kemudian, aku bangkit dari tempat tidur saat perut sudah terasa lapar, bergegas aku ke kamar mandi untuk membersihkan diri, tshirt berwarna hitam dan celana jeans pendek sudah melekat di tubuh, kurai ponsel dan menelepon Angela, pacar baru yang sudah tiga hari aku pacari.
"sayang, lagi di mana? temani aku makan siang ya, ujarku dari ujung telepon.
hmm... boleh deh, yank, jemput aku di kampus ya!"ucapnya dengan manja.
"oke,, gua akhiri panggilan telepon lalu meraih kunci mobil dan menjemput Angela.
satu jam kemudian, aku sudah berada di sebuah restoran bersama Angela, gadis bertubuh ramping dengan pakaian yang lumayan seksi, dia memang tipe ku, pengganti Kiara walau hanya ku anggap sebagai zalinan saja daripada bosan tak ada pacar untuk di toel-toel juga sebagai penyalur kebutuhan biologis ini.
sehabis makan,kuajak Angela untuk shopping, memanjakan pacar adalah hal yang harus diutamakan agar ia tak sengaja apa yang kuinginkan, aku bukan tipe pria yang aku suka jajan sembarangan, aku lebih suka konsumsi milik pacar sendiri, hitung-hitung menghindari segala penyakit.
"sayang, makasih ya udah belanjain aku sebanyak ini,"ujar amela manja sambil bergelayut manja di lenganku.
__ADS_1
"ya sayang, apa sih yang enggak untuk kamu,"kucubit pelan pipinya lalu merangkul pinggulnya kemudian melangkah menuju pintu keluar mall.
eh,, aku baru sadar, sejak dari restoran hingga ke mall ini begitu banyak mata yang memperhatikan juga berbisik yang mengarah kepadaku, kenapa mereka? kayak kayak nggak pernah melihat cowok ganteng dan tajir saja? umpat ku kesal.
"eh,mas,, masih doyan wanita juga setelah enak-enak ama benci?"
"hahaha... kasihan ceweknya, pasti nggak tahu tuh kalau cowoknya udah diobok-obok sama ikan sarden?"
"sayang ya,, ganteng ganteng gitu hobinya main double."
itulah bisik-bisik yang kudengar sambil lewat sebelum kami masuk ke dalam mobil.
"yank,, orang-orang kok pada bisik-bisik gitu sih lihatin kita,"janganlah merengut yang membuat bibirnya semakin terlihat menggemaskan untuk dinikmati.
"palingan cuman iri lihat keharmonisan."aku mendekatkan wajah ke arahnya membuat wajah kami begitu dekat.
"yank, mau ngapain?"tanyanya dengan menahan senyum.
"masa di sini?"Angela terlihat salah tingkah.
"habisnya mau di mana lagi? kalau beda tempat, ntar bakalan nambah lagi permintaan."aku menatapnya sambil tebar pesona Ketampanan. aku sangat yakin tak kan ada wanita manapun yang bisa lepas dari tatapan maut ala Revan, Reyna saja bisa betah bertahun tahun pacaran denganku.ah,,kok jadi ingat dia si?hmmm.....emang cuman dia aja sih cewek terlama yang pernah aku pacari dan hanya dia juga mengalami nasib mengenaskan karena dia sok jual mahal,dan hanya Kiara pacar termurahan yang paling enak buat disentuh, malahan dia yang sengaja yang memancing hasrat,Kiara. aku membenci. dia satu-satunya cewek yang berani menduakanku seorang Revan,hist.
"terima kasih sayang, ucapku saat menjauhkan wajah Angela setelah menikmatikan ranum pemilik senyum indah itu.
"hmm,,,,Angela menggigit bibirnya sambil melirikku.
"ah,dasar wanita !baru dibelanjakan segitu saja sudah bisa kugentayangi.
Angela mengalunkan ponselnya dan berpura-pura sibuk. aku mulai menjalankan mobil dan berminat mengajak Angela ke rumah, siapa tahu juga bisa dapat yang lebih dari sekedar kiss, otak mesumku mulai bergerilya ke mana-mana.
"yank,,ini kamu?"Angela menunjukan sebuah video ke depan wajahku.
__ADS_1
"video apaan sih?"tanya kok masih fokus dengan setir.
Angela mengamati kembali ponselnya dengan raut wajah serius.
"ini beneran kamu, yank, kamu kok bisa main sama para benci seperti ini, apa aku benar-benar nggak nyangka, aku jijik dengan mu!"ujar Angela dengan nada tinggi yang membuatku harus menepi mobil.
"apaan sih maksud kamu, yank?"tanya aku bingung.
"Revan, kita putus detik ini juga! aku menyesal telah menerimamu jadi pacarku,"ujarnya dengan nada kesal sambil memperlihatkan video di ponselnya ke arah lagi.
kurai ponselnya dan mengamati seorang pria dalam rekaman itu, agghhh... ini rekaman video waktu aku diperkosa enam banci itu,sial! kenapa ada videonya dan bisa tersebar di YouTube begini sih?.
ini beneran kamu, David ! jangan mencoba menyangkal lagi sebab aku takkan percaya dengan!"mengenal merampas vouchernya dan langsung keluar dari dalam mobil sedang oh aku masih shock dengan semua ini.
ku keluarkan ponselku lalu membuka sosial media dan ternyata video itu kini sedang viral di mana-mana baik Twitter, Facebook, Instagram, YouTubers juga aplikasi lainnya.
aku baru ngeh,, akan telepon dari Deni tadi pagi, ternyata video ini yang katanya lagi trending, pantas saja di restoran dan di mall semuanya pada ngeliatin aku dan menatap jijik, ternyata video ini sebabnya, oh Tuhan, apa salah dan dosaku sehingga kesialan beruntun tak henti-hentinya menapa kehidupanku?"padahal baru saja seminggu terakhir ini aku terbebas dari gugatan Kiara, dan kini malah timbul masalah baru lagi.
dengan kesan, segera kupacu mobil menuju pulang, aku takkan bisa keluar dari rumah dengan leluasa lagi, agghhh... pukul setir dengan geram, lalu mengajak kasar rambut ini.
sesampainya di rumah, langsung kumasukkan mobil ke garasi lalu menutup pintu, kedudukan pantat ke sofa ruang tamu lalu kembali mengeluarkan ponsel, penyebaran video ini harus segera dihentikan. bisa mati aku jika video ini bisa tersebar ke luar negeri sana, mom dan Dedi bisa memecatku jadi anak kalau mereka sampai tahu.
sebuah panggilan telepon tiba-tiba masuk ke ponselku, segera kulihat siapa yang menghubungiku ini dan ternyata dia dari kakak sepupuku, Melinda"Van, kakak udah melihat video itu, segera lapor ke polisi biar yang merekam juga yang menyebarkan itu bisa segera ditangkap,"ujar kak Melinda dari ujung telepon.
"iya,kak,"jawabku pelan.
"bagaimana bisa sih kamu main sama musik paling begitu? bikin malu keluarga saja!"pertanyaan membuatku harus segera memutuskan sambungan telepon lalu menonaktifkan benda begitu.
aku lempar ponsel ke sofa, selalu meraih remote televisi dan menekan tombol on, seseorang pembawa acara sudah membacakan sebuah berita di salah satu channel.
"sebuah video hubungan terlarang seorang pria blasteran dengan beberapa waria tersebar oleh sebuah akun bodong. video ini sungguh menggegarkan jagat Maya, pihak polisi masih mengasuh pelaku dalam video juga yang telah menyebarkannya_."segera ku tekan tombol off dan ku lempar televisi dengan remote, sialan sekali, berita ini sudah viral di mana-mana. harga diriku telah hancur saat ini, aku benar-benar sudah jatuh ke lembah jurang
__ADS_1
bersambung