Diceraikan Suami Dimalam Pertamaku

Diceraikan Suami Dimalam Pertamaku
bab 31 trending topik


__ADS_3

''saudara Irfan Bachdim,anda kami tangkap atas tuduhan pemerkosaan kepada saudari aurelia, sesuai laporan dan bukti yang telah korban beberkan di kantor polisi tadi pagi!''ujar salah satu polisi sambil memborgol tangan sang dokter kandungan itu.


Irfan terbengong,dan hanya bisa berdecak kesal.sedangkan Carolina terdiam.ia berharap tak ikut dibawa kantor polisi dan berdoa dalam hati agar teman tidurnya itu tak melibatkan namanya dalam kasus ini.


''ayo,ikut kami ke kantor polisi!''ujar sang polisi sambil menarik borgol di tangan Irfan.


Carolina menarik nafas lega melihat hanya Irfan saja yang digelanggang dua polisi itu.


''pak, wanita yang bersama saya itu juga berasal,dia adalah dalang dari pemerkosaan itu,''ujar Irfan saat ia sudah dimasukkan ke dalam mobil polisi.


''apa yang bisa dipercaya? jangan mencari celah untuk melempar kesalahanmu kepada orang lain!''jawab sang polisi.


''benar pak,bawa dia juga!saya tak mau hanya dipenjara seorang diri,ia yang menyuruh saya, namanya Carolina,''jawab Irfan sinis.


mendengar jawaban Irfan,satu orang polisi langsung turun dari mobil dan melangkah cepat untuk mengejar Carolina yang kini sudah kembali masuk kedalam apartemennya.


''permisi saudari Carolina,atas keterangan saudaraku Irfan,anda juga kami tangkap.''sang menangkap tangan Carolina dan memasangkan borgol ketanganya.


''eh ada apa ini?saya tak ada hubungan dengan irfan!''jerit Carolina kaget ,''saya tidak bersalah!''


''jelaskan di kantor polisi, sekarang ikut saja dulu!''polisi itu juga menyeret sang dokter wanita untuk masuk kedalam mobil dimana Irfan sudah berada.


Irfan tersenyum puas melihat Carolina kina sudah duduk disampingnya.


''sialan kamu fan!''ketus Carolina dengan Tampang marah dan sakit hati.


''aku tak mau hanya mendekam sendiri,sayang,''jawab Irfan sambil tersenyum kecut.


''keduanya langsung dibawa ke kantor polisi guna dimintai keterangan dan mendengarkan pengakuannya atas laporan dari Aurel.


*******


subuh ini, setelah menunaikan shalat subuh seorang diri,Ilham menghampiri pak Imron yang sudah bersiap diatas sampannya.


''pak,boleh saya ikut?''tanya Ilham.


''ayo!''jawab pak Imron tak keberatan untuk mengajak Ilham menemaninya menyusuri pukat ikan yang akan ia pasang ditepian tepi laut.


Ilham naik ke sampan pak Imron,ia lebih memilih mengikuti pria itu mencari ikan dari pada harus berada dirumah dan kembali ribut dengan Nayla dan juga Mak Iyem.


''pak,coba katakan yang jujur sama saya....apa benar kalau saya ini sudah menikah dengan Nayla?kapan kok saya nggak ingat?saya tak pernah merasa melakukannya,pak?kalau menikah dengan dalam agama saya itu,salah satu syarat dalam keadaan sadar,''tanya Ilham penasaran akan tingkah Nayla dan mamanya itu.


''hmm...saya jadi serba salah,nak, bingung juga mau menjawabnya...''pak Imron terus mengayuh sampannya.


''pak,saya mohon katakan yang sebenarnya!saya ini suami orang,pak.saya sudah punya anak dan istri dikota sana,mereka pasti menunggu saya,maka dengan itu saya akan tetap kembali...''jawan Ilham.


pak Imron Masi saja terdiam.


''andai saya ini masih bujang dan belum punya istri,mungkin saya nggak keberatan memperistri Nayla karena dia dan bapak sudah menyelamatkan nyawa saya.saya berhutang nyawa dengan pak Imron dan nayla.dan saya berjanji akan membalasnya nanti, insyaallah,''ilham masih berusaha membuat pak Imron mau jujur tentang kebohongan yang dilakukan Nayla dan Mak Iyem.


''hmm.... baiklah,saya akan jujur sama kamu,istri dan putri saya memang hanya berbohong,kalian belum dinikahkan,tapi sepertinya....Nayla sangat menyukaimu.apa tak bisa kalau kamu memperistri dia dan tinggallah disini,bersama kami?akan kita menjadi keluarga,sebab jalan untuk pulang itu susah untukmu,''ujar pak Imron.


''terimakasih,pak Imron,atas kejujurannya.untuk memperistri Nayla,saya mohon maaf...saya tidak bisa.saya hanya mencintai istri saya,dan saya tetap berjuang untuk bisa pulang.saya akan menunggu kapal pedagang yang pak Imron katakan itu,''ujar Ilham mantap.


''baiklah nak,, perasaan memang tak bisa dipaksakan,saya paham kok.sambil menunggu kapal pedagang itu datang,saya harap kamu bisa betah dan bersabar atas sikap anak dan istri saya,yah!''ujar pak Imron lagi.


''tunggu kakak, aurel.kakak akan pulang,cinta kamu pasti sudah makin pintar yah.ayah kangen kamu nak.''ilham membatin sambil membayangkan wajah dua perempuan yang amat ia sayangi itu.

__ADS_1


*****


''astaga ini dokter Aris' kan?''


''iya,,kayaknya ini memang dia,ya ampun,nggak nyangka deh!''


''eh,,pa ini hasil editan apa asli,yah?kok gini banget dia, kelihatannya baik loh.....''


''kira-kira siapa lawan mainnya itu?kok bisa sih, video mesum begini beredar luas?''


''pasti ceweknya ini yang nyebarin,pasti dokter Aris nggak mau bertanggung jawab,terus disebarin deh video mereka!''


''sumpah,,aku nggak nyangka.bukannya dia udah duda,dan menikahnya cuma sehari doang? gitu gosipnya yang aku dengar?''


''iya,miris.nggak nyangka aja sepak terjangnya diluar sana sangat menjanjikan sekali!''


begitu obrolan tiga perawat di ruang bersalin saat menyaksikan video panas berdurasi lebih 30menit itu.


''hmm...''aris berdehem nyaring saat mendapati tiga perawat yang sedang bergosip itu,tapi ia belum tahu akan video yang sudah beredar luas sejak semalam.


''eh, maaf dokter...''ketiganya langsung bubar dan menyimpan ponsel yang sedari tadi mereka tonton itu.


''kok malah ngerumpi disini? mana laporan hasil pemeriksaan para pasien dari ruangan a-z?''tanya Aris sambil menatap satu perawat di hadapannya.


''eh,, ini,dok, hasil pemeriksaannya.pasien si ruangan c,yang baru Caesar tadi malam itu mengalami elergi.wajahnya membengkak sepertinya elegi obat anti nyeri xxx, jadi bagaimana,dok?suster Santi mulai memberikan laporan para pasien bersalin.


dokter Aris mengecek laporan dan menuliskan obat pengganti untuk pasien.


''oke,ganti obat zzz saja.pasien lainnya bagaimana,yang dikamar z apa sudah menambah pembukaan?''tanya Aris lagi.


setelah membaca dan mendengarkan laporan dari semua pasiennya,Aris mengajak dua perawat itu untuk menemaninya memeriksa pasien diruangan bersalin.ia menjalankan tugasnya seperti biasanya,Tampa tahu kalau seisi rumah sakit tempatnya bekerja sekarang sudah heboh akan video yang sudah beredar luas itu.


''maaf,dokter Aris,anda dipanggil dokter Jordan keruangannya!''ujar seorang security yang mendapati perintah dari sang atasan dari rumah sakit ini untuk memanggilkan dokter Aris.


''iya pak,saya akan segera kesana,''aris sedikit berdebar-debar, karena tumben-tumbenya sang atasan memanggilnya.


Aris memasang jasnya lalu meraih ponselnya.dan melangkah keluar dari ruangannya untuk menuju lantai dua rumah sakit.dimana ruangan direktur rumah sakit ini berada.


''tok-tok-tok''


Aris mengetuk pintu sang direktur,sembari mendorongnya pelan.


''permisi,apa benar dokter Jordan memanggil saya?''ujar Aris.


''iya benar,silahkan masuk,dokter aris!''jawab sang direktur rumah sakit .


Aris melangkah masuk dengan jantung yang semakin berdebar-debar,perasaannya sudah mulai terasa tak enak saat ini.


''silahkan duduk,dokter aris!''ujar sang direktur lagi.


''iya pak, terimakasih,''jawab Aris sambil duduk dihadapan sang atasan tertinggi dirumah sakit ini.


untuk beberapa saat,keduanya terdiam.pak Jordan Masi memikirkan susunan kata-kata untuk masalah sensitif yang sedang terjadi sekarang ini.


''kalau boleh saya tahu,ada apa dokter Jordan memanggil saya?''tanya aris sedikit bimbang.


''hmm.... begini dokter Aris,apa kamu sudah melihat berita trending pagi ini?''tanya dokter Jordan sambil mengusap wajahnya.

__ADS_1


''hmm...berita apa itu dok,saya sama sekali belum tahu,''jawab Aris agak bingung.


''apa kamu membawa ponsel kesini?''tanya dokter Jordan lagi.''coba cek berita paling trending di YouTube, Twitter dan si FB pagi ini,biar kamu bisa lihat sendiri, sebab saya ingin konfirmasi dari kamu atas berita yang sudah beredar sejak malam hingga siang ini di sosial media itu,''dokter Jordan kembali mengusap wajah,ia masih tak habis pikir dan tak percaya kalau pemeran dalam adegan itu benar dokter Aris, dokter yang sangat berprestasi dihadapannya itu.


''iya dokter ada,''jawab Aris sambil mengeluarkan ponselnya dan mulai melakukan apa yang dikatakan sang atasan yang sedang menatapnya dengan tajam saat ini.


''astaghfirullahal'adzim....''aris menutup mulutnya saat melihat video panasnya bersama Carolina beberapa tahun yang lalu kini beredar secara luas dan menjadi trending topik.


''bagaimana, dokter Aris,apa anda sudah melihatnya?saya butuh informasi dari kamu atas pemeran pria dalam video itu,apa itu kamu?''dokter Jordan menautkan alisnya dan menatap tajam dokter Aris yang kini terlihat panik dan gugup.


''hmm...ini bukan saya,dok,''jawab Aris sambil menyeka buliran keringat didahinya.''saya akan melaporkan video ini kekantor polisi,saya tidak terima....semua orang pasti akan menuduh saya....''sambungnya dengan kesal.


''apa kamu yakin....kalau bukan kamu dalam video itu? wajahnya sama persis denganmu,dokter Aris suruh seluruh karyawan dirumah sakit ini sudah heboh sejak tadi malam,jadi.....saya akan mengambil tindakan untuk merumahkan kamu dulu sampai ada informasi dari pihak yang berwajib kalau bukan kamu dalam video.saski terberatnya,jika benar kamu dalam video itu....maka dengan berat hati ...saya akan memberhentikan kami dari rumah sakit ini.maafkan saya .....''ujar dokter Jordan.


Aris menarik nafas panjang,ia sangat shock akan hal ini.ia benar-benar tak menyangka kalau Carolina berani melakukan hal ini dan pintarnya,hanya wajah saya saja yang terlihat sangat jelas sedangkan wajah wanitanya diblur,karir dan hidupnya benar-benar terancam hancur saat ini,ia tak bisa berfikir dengan jernih.


''baik, dokter,saya mohon diri dulu''jawab Aris sambil bangkit dari kursinya.


''silahkan,saya tunggu secepatnya atas penyelesaian masalah ini,''jawab dokter Jordan.


Aris segera membalikkan badannya lalu melangkah menuju pintu,ia merasa tak punya wajah lagi saat ini atas kasus skandalnya itu, dengan cepat ia berlari menuju lift lalu menekan tombol lantai satu,ia akan segera pergi dari sini,tapi ia tetap harus kembali keruangannya untuk mengambil tas kerjanya.


secepat kilat,ia melangkah cepat masuk keruangannya lalu mengambil tas kerjanya dan kembali mempercepat langkahnya menuju parkiran dimana mobilnya berada ia akan pulang kerumahnya,dan menyiapkan mental akan pertanyaan kedua orangtuanya yang pastinya sudah tahu akan berita yang beredar sangat cepat ini.


****


''aurel kamu sudah melihat berita yang trending pagi hari ini?''della menghampiri Aurel yang sedang menemani cinta bermain ditaman belakang.


''belum ma, emangnya ada berita apaan ma?''tanya Aurel sambil menatap sang mama.


''lihat deh!ini Aris atau bukan menurut kamu?tanya Della sambil menunjukkan video itu.


aurel menautkan alisnya saat melihat video syur itu,ia bergidik risih dan menjauhkan ponsel itu darinya.


''apa tanggapan kamu,Aurel ?''tanya Della.


''itu mas Aris,ma.''jawab Aurel sambil memberikan mainan Aurel yang terjatuh dari tangan bayi yang sedang berputar-putar ditikar yang sengaja mereka bentang dihalaman belakang.


''kira-kira yang menyebarkan itu,ya rel?terus wanitanya siapa?wajahnya diblur pula....''ujar Della lagi dengan tingkah penasaran yang tinggi.


''kayaknya sih... itu dokter Carolina,ma.mantan pacar mas Aris,''jawab Aurel dengan santai ,dalam hati ia bersyukur tak terjebak bujuk rayunya sang mantan suami.


''oh ya..?dokter Carolina yang dirumah sakit itu waktu kamu lahiran itu...mantan pacar aris?kamu tahi dari mana,rel?tanya Della lagi.


''nebak aja si,ma... hehehe....''aurel nyengir.


''eh,kamu ini...kirain udah akurat,''della meraih cinta kepangkuannya karena sang cucu merayap menghampirinya.


''kita tunggu aja klarifikasinya.tadi pagi juga pengacara kita udah mengabarkan kalau mereka sudah berhasil menangkap dokter Irfan dan dokter Carolina sekaligus karena dokter mesum itu mangaku kalau mantan pacar mas Aris itu juga terlibat,''jawab Aurel.


''iya rel, baguslah... akhirnya setan itu tertangkap juga dan semoga segera terkuak motif dia melakukan itu semua itu.papamu mau dikasih tahu tentang berita ini,''ujar Della lagi,ia begitu puas orang yang telah memperkosa putrinya secara tak sadar itu telah diamankan pihak yang berwajib.


''papa suruh pulang aja ma,!kak Ilham pasti selamat dan tentunya dia takkan ada diantara tumpukan para korban itu,''aurel berkata dengan mantap.


Della hanya diam,dia juga berharap Ilham masih hidup dan keyakinan aurel benar adanya.apalagi kini semua masalah sudah menemui titik terangnya, misteri kehamilan Aurel juga sudah mulai terkuak.


bersambung...

__ADS_1


__ADS_2