Diceraikan Suami Dimalam Pertamaku

Diceraikan Suami Dimalam Pertamaku
bab 30 bercinta sebelum dibekuk


__ADS_3

ponsel Irfan berdering dan ada panggilan masuk dari Carolina,ia akan tersadar dari lamunan panjangnya,lalu meraih benda pipih itu dan menerima telpon dari mantan teman tidurnya itu.


''hallo,,sapa Irfan dengan suara berat.


''kamu dimana fan?kenapa nggak balas chat aku?!''suara Carolina bernada tinggi.


''lagi dimobil,baru pulang dari supermarket,''jawab Irfan.


''what?kamu masih bisa bersantai itu,kamu udah baca chat aku nggak sih?kamu lagi dicari sama polisi, buruan kabur keluar negri!''teriak Carolina lagi dengan tubuh yang gemetar karena panik,ia mondar mandir di kamarnya.


''iya,iya,aku sudah baca.kamu jangan bikin pusing, kenapa? biarkan aku berfikir dulu,''irfan mulai kesal, Carolina hanya semakin memperburuk suasana hatinya saja.


''ini masalah besar fan,dan semua ini terjadi pasti karena kecerobohan kamu!''ujar Carolina lagi.


''iya,aku tahu dan semua ini berawal dari idemu.aku hanya suruhanmu,dan begonya...aku mau saja sehingga kini... semuanya akan hancur karenamu!''nada Irfan terdengar meninggal pula.


''hey....andai kamu tak sok-sok mendekati Aurel dan sok-sok'an mau bertanggungjawab, masalah ini akan tetap aman!!! kamu ini bego fan!''ocehan Carolina lagi.


''agh,,dasar sial!''irfan langsung memutuskan sambungan telepon Carolina hanya bisa mengalahkan saja.


'tring'


sebuah chat masuk dari Carolina.


[ jangan seret namaku,aku akan membebaskanmu Dengan uang jaminan!]


Irfan berdecak kesal, Carolina hanya mau enaknya saja dan kini masalah malah mau di lempar kepada dirinya.ia memegangi kepalanya, otaknya menjadi buntu.ia menghela nafas panjang lalu mulai tancap gas,ia tak bisa hanya berdiam diri didepan supermarket ini saja,ia akan memikirkan kemana ia harus pergi sambil jalan saja.


''tapi..... belum tentu juga... polisi datang ke apartementku karena laporan aurel,tapi untuk apa lagi kalau bukan untuk itu?''irfan membatin sambil memegangi dagunya,ia sedang berpikir keras saat ini.


''ya tuhan, bagaimana ini?harus kemana? melarikan diri keluar negri?sampai kapan?nama dan karirku akan tetap hancur!''irfan kembali bergumam dengan menghela napas berat,masalah ini Tampa solusi dan ia tak bisa menemukan jalan keluar penyelesaian.


satu jam sudah,Irfan hanya berputar-putar kejalanan,dengan Tampa arah dan tujuan.ia jadi tak berani pulang ke apartemennya karena takut para polisi menungguinya disana.lalu ia harus apa dan kemana?otaknya masih saja buntu.


''astaga,kok aku malah ke sini?''irfan bergumam kesal sambil turun dari mobil dan masuk kedalam bengunan apartement sepuluh lantai itu.


karena mereka membuat masalah bersama,maka penyelesaiannya pun harus bersama.ia tak bisa hanya berfikir sendiri dan terbebani sendiri,ia tetap harus melibatkan partnernya itu.


''irfan, cepat masuk !''ujar Carolina kaget saat membuka pintu apartemennya.


Irfan langsung masuk dan duduk di sofa ruang tamu,wajahnya sangat kusut.carolina berdiri dihadapannya dengan tampang kesal,sebab ia tak menyangka Irfan malah akan kerumahnya.


''kenapa kamu kesini?''tanya Carolina.


''aku bingung mau kemana,car! please...jangan marah-marah tak jelas begini,aku sudah pusing dan kamu jangan semakin menambah runyam masalah!''jawab Irfan sinis dengan menatap tajam kearah wanita dengan tan- top dan celana super pendek itu.


''agghhh...semua ini salahmu!''ketus Carolina sambil duduk dihadapan Irfan.


Irfan mengusap wajah, kepalanya sangat sakit dan pusing,akan tetapi,matanya kini malah tertuju kepada tubuh Carolina yang terlihat begitu menggoda dengan pakaian sexynya.carolina terlihat sibuk dengan ponselnya,ia sedang mencoba menghubungi pengacaranya, antisifasi kalau-kalau dirinya terseret atas masalah ini.


Irfan tak dapat menahan diri lagi,ia berpindah duduk disamping Carolina dan menautkan bibir mereka.


''apaan sih kamu fan?!''carolina mendorong kasar pria bertubuh kekar dihadapannya,ia benar-benar tak mengerti dengan sikap Irfan yang masih sempat-sempatnya mencium paksa dirinya.

__ADS_1


''kepalaku sakit ini, ayolah,car!''irfan kembali nyosor.


''hey,kita sedang berusaha menyelesaikan masalah,jangan gila kamu!''carolina berusaha menghindar dari serangan mendadak Irfan.


''kira pikiran nanti,yang jelas saat ini....aku ingin bercinta denganmu dulu,aku kangen kamu,sayang.''irfan menggendong tubuh Carolina secara paksa untuk menuju kamar.


''fan,lepaskan!''jerit Carolina kesal.


''layanin aku dulu!andai kamu berpakaian sopan,mungkin aku takkan segila ini!kamu tahu' kan kalau aku paling ngga bisa tahan godaan,''ujar Irfan sambil menjatuhkan tubuh Carolina ketempat tidur.


''fan,pekik Carolina saat pria berkulit gelap itu sudah menerkamnya secara paksa dan liar.


percintaan panas pun dimulai,antara dua pasangan yang tak sah itu.dosa perzinahan keduanya semakin menumpuk dan hanya tinggal menuai balas saja.seperti dua insan yang sedang menjalani saat-saat terakhir,keduanya terlihat begitu dahaga akan nafsu.lagi dan lagi.seolah Tampa jeda dan tak menemui titik kepuasan.


satu jam berlalu,keringat sudah membanjiri kedua pasangan mesum itu, Carolina terbaring di atas dada Irfan dengan berkulai lemas, sore ini terasa begitu indah baginya, masalah terjeda sejenak dengan percintaan super panas itu.


tiba-tiba, terdengar bunyi bel dari arah depan pintu apartement sontak kedua pasangan bugil itu segera bangkit dari tempat tidur.


''siapa itu fan, jangan-jangan polisi?''tanya Carolina panik sambil memasang pakaiannya dengan tergesa-gesa.


''entalah, semoga saja bukan.kalau itu polisi pun, sebaiknya jangan dibukakan pintu saja!''jawab Irfan sambil memasang pakaiannya juga.


''sebab kita berdua masuk penjara, sebaik-baiknya kamu sebarkan dulu video mesummu bersama aris!aku tak rela hanya kita berdua yang sengsara,sebab Aris juga ikut andil dalam masalah ini.andai dia tak mutusin kamu,maka kita nggak akan merencanakan pemerkosaan untuk Aurel ,''ujar Irfan.


''iya , tunggu dulu aku cari ponsel dulu!''jawab Carolina sambil mencari ponselnya di tempat tidur.


''tapi....masalahku akan semakin berlipat ganda nanti,sebagai dalang pemerkosaan juga sebagai pemain video porno.... hukuman penjaraku akan semakin berat nanti....''carolina duduk dipinggir tempat tidur sambil memegangi pelipisnya.


''wajahmu disensor dulu,biarkan wajah Aris saja yang terlihat.ciptionnya :dokter kandungan mesum,dr Aris Prasetyo,dokter kandungan rumah sakit xxx hahh... jagat dunia Maya dan dunia nyata akan heboh...."ujar Irfan.


''nah,bagus !biar saja hancur-hancur dan sekalian !''ujar Irfan puas saat Carolina sudah selesai menyebarkan video yang tak pantas itu.


''terus apalagi?''tanya Carolina kembali panik karena suara bel masih saja terdengar.


''ayo kita lihat didepan ,siapa yang datang itu?''ajak irfan sambil melangkah pelan menuju pintu.


Carolina berjalan pelan dari belakang Irfan,mereka bergandengan tangan dengan erat,seakan ingin saling melindungi dan saling menguatkan.keduanya langsung gemetar saat melihat penampakan dua orang diluar sana lewat monitor cctv,dua orang polisi masih mondar-mandir didepan pintu apartemennya.


Irfan langsung menarik tangan Carolina untuk menjauh dari pintu,keduanya kembali kekamar dengan tampang sama-sama pucat ketakutan.


''fan bagaimana ini?''tanya Carolina panik.


''kita harus tenang,yang penting jangan buka pintu dulu biarkan polisi itu pergi.kalau situasi sudah aman,kita segera kabur dari sini.ayo, pikirkan... sebaiknya kita kabur kemana?''tanya Irfan dengan resah,otaknya masih buntu untuk berfikir cerdas.


''masa aku juga ikut kabur?kamu sajalah !''ujar Carolina.


''kita melakukannya bersama,maka kita akan menanggungnya bersama juga,aku tak mau hanya melarikan seorang diri,aku mau kita tetap sama-sama,coba langsung pesan dua tiket pesawat ke luar negeri!''ujar Irfan sambil duduk dipinggir tempat tidur.


''lalu.....pekerjaan kita gemana?karir dokterku...hasil jerih payahku sekian tahun...''carolina memegangi kepalanya.


''ini semua karenamu...andai kamu ikhlasin saja dicampakkan Aris,semua ini takkan terjadi.semua karena kebodohanmu, Carolina!''irfan menunjuk wajar Carolina.


Carolina mengangguk,ia sudah tak kuasa ribut.tenaganya saja belum pulih setelah bercinta sekian ronde tadi,dan kini malah dihantui kepanikan.

__ADS_1


**********


''abangggg.....ayo makan malam,sudah disiapin mama makan itu, jangan melamun terus dong,nanti aku makin cinta loh...''ujar Nayla sambil senyum-senyum tak jelas saat menghadiri Ilham yang sedang duduk melamun,duduk bersandar ditepi pintu dengan tatapan keluar,menatap gelapnya malam Tampa penerangan diluar sana.


Ilham menoleh kearah Nayla lalu menutup pintu,dirumah dengan dinding papan itu terlihat temaram dengan cahaya pelita minyak tanah yang diletakkan ditengah rumah.sedangkan didapur terlihat agak terang dengan dua lampu stongkeng dengan bahan bakar minyak tanah juga.


''ayo mantu,kita makan dulu.....mama udah masakin asem pedas telor ikan,enak loh ini....''sambut ma Iyem dengan menampakkan deretan gigi hitamnya.


Ilham hanya mengangguk lalu duduk dan ikut makan dengan keluarga Nayla,yang menurutnya cukup baik walau ia tak suka jika Nayla mulai mau mesum dengan memeluknya secara paksa kadang-kadang.


''ayo nak,tambah lagi nasinya!''ujar pak Imron, satu-satunya yang terlihat tulus Dimata Ilham,tak seperti dua wanita dihadapannya yang menginginkan balas Budi darinya dengan nikahi Nayla,gadis aneh yang tampang juga tingkahnya risih.


''iya pak,terima kasih,saya sudah kenyang,''jawab Ilham sambil menyudahi makannya.


setelah selesai makan, keluarga itu akan langsung tidur sebab tak ada aktivitas malam lagi karena seharian sudah bekerja membuat ikan asin.sedangkan Ilham memilih untuk tetap diruang tengah rumah itu sambil membentang tikar yang terbuat dari anyaman daun pandan.


''bang.....ayo ke kamar!''ajak Nayla sambil menggandeng tangan Ilham.


''maaf Nayla,jangan terlalu dekat dengan saya,saya sudah punya anak dan istri di kota sana.jangan terus membuat kebohongan dengan mengaku kalau kita sudah menikah,saya tidak percaya,''jawab Ilham kesal karena ia sudah telah mengomeli Nayla yang selalu nyosor tiba-tiba,ia merasa tubuhnya sudah ternoda dengan dipeluk-peluk wanita bukan muhrimnya itu.


''abang jahat...Abang nggak cinta lagi sama Nayla....waktu ngajakin nikah aja bilangnya cinta mati.... mentang-mentang saja ganteng, seenaknya saja mainin hati gadis pulau sepertiku...hiks....''nayla mulai berakting nangis sambil duduk dilantai.


''nayla ada apa ini?''ma Iyem keluar dari kamar sambil membenarkan kain di pinggangnya.


''ma,, suamiku tak mau diajakin tidur dikamar,''rengek Nayla sambil menangis.


''loh...kenapa mantu mama?pergilah masuk ke kamar bersama istrimu...''ujar ma Iyem sambil tersenyum menghampiri Ilham.


''maaf,,Mak,saya biar tidur diluar saja,''jawab Ilham berusaha sopan walau dalam hatinya kesal.


''hmm....tidur diluar sini dingin loh, anginnya kencang kalau sudah malam,mana cuma beralaskan tikar pula tak ada selimutnya,''ujar Mak Iyem lagi sambil meraih tangan Ilham dan menariknya ke kamar Nayla.


''maaf Mak,,jangan paksa saya.saya tak mau,saya ini sudah beristri dan punya anak dikota sana.jadi jangan terus membuat kebohongan,''ilham menarik tangannya dari gandengan Mak Iyem.


''duhh... sombongnya....udah ditolongin bukannya terimakasih...eh...malah banyak gaya, mentang-mentang orang kota!''mak Iyem mulai naik pitam.


''maaf Mak Iyem,agama saya melarang untuk pria dan wanita yang bukan muhrim untuk tidur bersama apabila mengaku-ngaku sebagai suami-istri padahal tak ada pernikahan sama sekali,''ujar Ilham.


mendengar keributan,pak Imron keluar dari kamar untuk menengahi istrinya dan Ilham yang terdengar sedang ribut itu.


''apalagi sih Iyem,udah makan Masih ribut-ribut saja?''tanya pak Imron sambil menampal mulutnya yang menguap.


''itu... orang yang kamu tolongin malah marah-marahin aku dan anakmu...sok sekali dia!''mak Iyem mulai mengomel sambil menarik tangan Nayla untuk bangun.


''ya sudah,ayo Ilham,kamu tidur di kamar sama saya saja,Iyem,malam ini kamu tidur bersama anakmu!''pak Imron melambai Ilham untuk masuk ke kamar dengannya.


''mak Iyem hanya melengos kesal sambil menggandeng tangan Nayla untuk masuk kekamar dan akan memikirkan lagi cara selanjutnya untuk membuat Ilham terjebak selamanya dipulau ini.


*****


''angkat tangan,kalian berdua kami tangkap!''dua orang polisi mengarahkan pistolnya kearah Irfan dan Carolina yang hendak masuk kedalam mobil hitam milik Irfan.


Irfan dan Carolina langsung menoleh dengan tangan yang diangkat keatas,mereka tidak menyangka kalau kedua polisi itu masih mengintai hingga tengah malam begini.padahal saat ini sudah pukul 02:00dini hari.dan keduanya sudah merasa aman untuk melarikan diri sebab dua polisi itu sudah tak ada lagi didepan pintu saat mereka keluar

__ADS_1


bersambung.....


.


__ADS_2