Dijual Ibu Tiri Dibeli Mafia Kejam

Dijual Ibu Tiri Dibeli Mafia Kejam
Tiba-tiba dibuat penasaran


__ADS_3

Albert yang tidak ingin menganggu istrinya tidur, juga tidak ingin terbangun dari tidurnya, ia segera mengganti posisinya dan tidur dengan posisi berbaring.


Begitu juga dengan Anaya, ia masih berusaha tetap tenang, dan pura-pura tidur. Kemudian, karena ingin merubah posisinya, Anaya semakin mengeratkan pelukannya ke bantal guling.


Albert yang mendapati istrinya gerak, ia tidak menaruh curiga soal istrinya yang pura-pura tidur.


Malam yang sudah larut, Albert memejamkan kedua matanya, dan berharap bisa tidur dengan pulas. Benar saja, keduanya sama-sama tidur dengan pulas, dan tanpa disadari oleh Albert maupun Anaya, mereka tidur dengan saling memeluk layaknya suami istri yang tanpa rasa canggung sedikitpun hingga pagi menyambutnya.


Pelan-pelan, Anaya tersadar dari tidurnya, dan membuka kedua matanya sambil menggerakkan jari jemarinya. Kemudian, Anaya sangat terkejut dengan posisinya yang memeluk sang suami.


"Tidak...!" teriak Anaya yang menyadari jika dirinya terbangun dari tidurnya.


Saat itu juga, Albert langsung mengeratkan pelukannya.

__ADS_1


"Ngapain kamu berteriak-teriak segala. Bukankah kamu sangat nyaman tidur sambil memelukku." Ucap Albert dengan santai.


Anaya langsung menutup wajahnya dengan tangan kanannya karena malu.


"Maaf. Aku tidak sengaja memeluk mu." Jawab Anaya yang merasa malu, juga menahan rasa sakit di bagian tubuhnya.


"Mulai sekarang, kamu milikku sepenuhnya. Tidak ada yang aku izinkan untuk menyentuhmu, ingat baik-baik ucapanku. Juga, kau harus siap melayani kapanpun yang aku mau." Ucap Albert, dan langsung mengubah posisinya dan kini posisinya tengah membungkuk di at_as istrinya.


Tentu saja membuat Anaya gugup dan juga takut. Apalagi di pagi hari, mudah terpancing has_ratnya.


Namun, sebelum melayani, Anaya maupun Albert bergantian ke kamar mandi untuk mencuci muka dan yang lainnya. Setelah itu, Anaya siap tidak siap harus mengikuti kehendak suaminya.


Anaya yang tidak punya pilihan lain, pun melayani selayaknya sebagai istri sahnya hingga memberi kepu_asan kepada sang suami.

__ADS_1


Setelah keduanya selesai menikmati pagi yang masih berkabut, membuat suasana didalam kamar terasa hangat. Lebih lagi keduanya sama-sama menik_matinya.


Usai melakukan ritual paginya, Anaya dan Albert membersihkan diri secara bergantian karena Anaya masih menyimpan rasa malu, juga takut.


Dengan penampilan yang terlihat cantik dan mempesona, membuat Albert tergoda kembali. Kemudian, Albert memilih ke ruang kerjanya dari pada harus turun ke bawah. Sedangkan Anaya yang tidak mempunyai kegiatan, dan bingung harus melakukan aktivitas apa, memilih duduk bersantai sambil membaca buku yang tergeletak di atas meja.


Namun, tiba-tiba dirinya dibuat penasaran dengan lemari yang dijadikan tempat buku-buku didalamnya. Karena penasaran, akhirnya Anaya mendekati dan mencoba untuk melihat lihat di dalamnya.


"Ternyata lelaki itu mempunyai banyak buku, sepertinya dia banyak koleksi buku. Jadi penasaran, buka apa saja yang dia punya." Gumam Anaya sambil melihat isi di dalam lemari buku.


Namun, tiba-tiba arah pandangannya tertuju pada sebuah buku yang terhimpit oleh buku-buku yang lainnya.


'Seperti mengenal buku itu, penasaran.' Batin Anaya yang tiba-tiba menyimpan rasa penasaran dan ingin tahu.

__ADS_1


Karena ingin tahu soal buku yang membuatnya penasaran, akhirnya memaksa diri untuk membukanya, dan mengambil buku tersebut.


__ADS_2