
Jam sudah menunjukkan mau maghrib, semua sedang sibuk beres-beres. Membersihkan sisa-sisa acara tadi, tiba-tiba papa memberhentikan mereka bekerja untuk sholat maghrib berjamaah.
“Sudah semuanya, bentar lagi maghrib, silakan bersih-bersih kita sholat berjamaah” teriak papa.
Semua langsung bubar siap-siap untuk sholat maghrib, bagi yang tidak sholat menyiapkan untuk makan malam. Selesai sholat semua berkumpul untuk makan malam bersama.
“Vio, gue mau pulang, James sudah di depan” bisik Jesika sama Viona.
Viona berhenti makan “ok. Pa, ma, Jesika mau izin pulang, James sudah tunggu di depan”.
“Iya, silakan saja, hati-hati ya, terimakasih” ucap papa.
“Iya om” jawab Jesika.
“Kalian berdua tidur disini ya, udah malam kalau pulang” kata Viona pada Luna dan Lala.
“Siip..” ucap mereka berdua.
Viona dan Jesika langsung keluar rumah, James berdiri di mobil sambil main ponselnya.
“Kenapa nggak masuk?” tanya Viona sambil menghampiri James.
“Udah malam, kalau masuk nanti malam lagi pulangnya” jawab James.
“Kalau gitu gue pulang ya” ucap Jesika.
“Iya, hati-hati. James take care” ucap Viona.
Jesika dan James masuk mobil, Viona melihat mereka pergi. Kemudiandia masuk rumah, sampai di dalam semua orang sudah siap makan. Wulan minta izin mau pulang tapi dilarang oleh Viona. Kiki dan Fuji juga minta izin pulang, Vina pun minta izin pulang. Sedangkan semua keluarga Viona sudah pada pulang yang tinggal hanya sahabat Viona.
“Vio kita pamit pulang ya” ucap Fuji.
“Udah mau pulang ya, hati-hati ya. Kiki mana?” tanya Viona.
__ADS_1
Kiki datang “itu dia” jawab Fuji.
“Vio kita pulang ya” ucap Kiki.
“Iya, hati-hati, jaga anak gadis orang” ledek Viona.
Wulan mengambil tas dan minta izin pulang juga, Viona melihat Wulan turun dengan membawa tas. “Loe mau kemana Lan?” tanya Viona.
“Gue mau balik, udah malam” jawab Wulan.
“Tidur sini sajalah, udah malam, lagian mana ada taxi sekitar sini jam segini” Viona melarangnya.
“Gue nggak bisa, besok ada acara di kampus, gue harus datang pagi-pagi” penjelasan Wulan.
Viona melihat Indra sudah rapi-rapi keluar dari kamarnya “tunggu, bang, mau kemana?” tanya Viona pada Indra.
“Abang harus ke rumah sakit gantian teman abang shift malam, dia nggak bisa datang sebab anaknya sakit. Emang kenapa?” tanya Indra.
“Abang mau ke rumah sakit kan, antarkan Wulan sekalian donk. Hari sudah malam, dia harus pulang juga sebab besok dia mau ke kampus. Lagian abang searah dengan Wulan, pleace...!!” Viona memohon pada Indra.
Viona mendekati Wulan “loe balik sama bang Indra ya, nggak apa-apa kok”.
“Ok lah, gue pamit, assalamualaikum” ucap Wulan.
“Waalaikumsalam, take care” teriak Viona.
Viona membantu Luna dan Lala mengangkat piring-piring siap makan ke dapur. Sewaktu mereka bersih-bersih, Vandi dan Vina menghampiri papa yang sedang duduk. Vandi mau minta izin mengantar Vani pulang sama papa dan mama. Viona mendengar Vani mau pulang dia langsung menghampiri mereka.
“Mas tunggu, mau antar kak Vani pulang kan?” tanya Viona.
“Iya, kenapa?” tanya Vandi.
“Ada apa lagi mbak, udah malam, mas mau antar kak Vani tuh” ucap mama.
__ADS_1
“Tunggu sebentar” Viona langsung berlari ke kamar mengambil desaign baju akad sama resepsi buat Vandi dan Vina.
“Ada apa lagi tuh!” ucap Vandi sama Vani.
“Nggak tahu” jawab Vina.
Sambil menunggu Viona datang mereka kembali duduk. Salsa turun dari kamar Venus lalu Vandi melihat Salsa.
“Salsa panggil mbak, suruh cepat” perintah Vandi pada Salsa.
“Mbak... cepat.. mas udah nunggu..” teriak Salsa sambil turun.
“Panggil ke kamarnya bukan teriak” Vandi marah.
“Maaf mas” Salsa melihat Viona keluar dari kamarnya “itu mbak udah keluar mas” ucap Salsa kembali turun.
Viona langsung berlari turun “mbak di panggil mas” ucap Salsa pada Viona.
“Iya” Viona langsung menghampiri Vandi.
“Kenapa mbak?” tanya Vandi.
“Ini desaign baju akad sama resepsi, mas sama kakak pilih yang mana, nanti kasih tahu sama mbak. Cepat ya, soalnya mau mbak antar lagi” Viona memberikan pada Vina.
“Ada lagi?” tanya Vandi.
“Nggak ada mas, silakan boleh pergi” jawab Viona.
--
--
--
__ADS_1
BERSAMBUNG