DILEMA (Menentukan Pilihan)

DILEMA (Menentukan Pilihan)
Pernikahan Vandi & Vina


__ADS_3

Sehari menjelang pernikahan, Viona datang melihat hasil dekorasi pernikahannya bersama dengan sahabat sahabatnya dan adiknya.


“Vio, cantiknya lagi dekorasinya” ucap Jesika.


“Iya, ini benar-benar bagus” sambung Luna.


Delon melihat Viona datang, dia langsung menghampirinya “siang Vio”.


“Siang Delon, bagaimana?” tanya Viona.


“Sampai sekarang semuanya lancar, nggak ada gangguan. Kita hanya tunggu beberapa jam lagi, semua ini akan selesai” jawab Delon.


“Good. Oh ya gue lupa, kenalin adik gue Venus dan sahabat-sahabat gue Jesika, Luna, dan Lala” Viona memperkenalkan adik dan sahabat-sahabatnya.


“Hai semua, gue Delon” ucap Delon.


“So, apa orang dari acara TV itu sudah ada yang datang?” tanya Viona.


“Tadi ada yang datang, kata mereka, mereka akan meliput semua ini besok sebelum akad nikah” jawab Delon.


“Its ok, kita tunggu saja mereka. Kita boleh lihat-lihat kan!” ucap Viona.


“Silakan” jawab Delon.


Mereka semua langsung pergi melihat-lihat dekorasi tersebut. Delon kembali melanjutkan pekerjaannya sambil memperhatikan Viona dari jauh. Venus melihat Delon selalu memperhatikan Viona, kemana dia pergi matanya selalu melihatnya. Venus menghampiri kakaknya itu yang sedang membantu mereka mendekorasi.


“Mbak, kenapa mas yang tadi itu selalu memperhatikan mbak?” tanya Venus.


“Kamu salah lihat dek, mana mungkin dia perhatikan mbak” ucap Viona mengelak.


Lala pun melihatnya juga “Vio, benar kata Venus” ucap Lala.


“Udahlah, nggak usah fikirkan” ucap Viona.


Jesika bertanya pada Lala “kenapa?”.


“Cowok yang tadi itu terus perhatikan Vio, kemana dia pergi, coba kalian lihat” jawab Lala.


“Mybe dia suka sama Vio, mybe dia menaruh perasaan pada Vio, and mybe dia hanya tidak ingin Vio kenapa-napa nantinya” jawab Luna.


“Mybe, mybe, Sok tahu loe, ayo” ucap Jesika.


***

__ADS_1


Esok harinya acara akad nikah akan segera di mulai, Dandi datang menemui Viona yang sedang sibuk mengurus tamu yang datang.


“Vio, kita akan mulai siaran langsungnya” ucap Dandi.


“Ya, lanjutkan saja. Kita kan sudah bicarakan ini tadi pagi, kita kerjain saja tugas kita masing-masing, ok” ucap Viona.


“Ok” Dandi berfikiran kalau Viona masih marah sama dia.


Semua para tamu sudah berdatangan, acara akad nikah akan segera di mulai. Yang jadi pembawa acaranya adalah Sari bersama Indra. Mereka sudah ada ditempat yang sudah disiapkan untuk memulai acara tersebut. Akad nikah akan segera berlangsung dan Vandi sudah duduk di tempat yang sudah di siapkan. Ijab kabul sudah dimulai, setelah selesai ijab kabul Vani langsung keluar menemui suaminya yang sudah sah. Viona sangat happy melihat kakaknya dan terharu. Dari jauh Dandi masih memperhatikan Viona, dia tidak berani menyamparin Viona. Kemudian acaranya yaitu memasang cincin pernikahan dan menyerahkan mahar pernikahan. Setelah semuanya selesai, mereka semua langsung berfoto bersama.


Sari menemui Viona yang sedang duduk bersama sahabat-sahabatnya “Vio boleh akak wawancara sebentar?”.


“Boleh kak, dimana?” tanya Viona.


“Disini saja, baik kita mulai ya. Bagaimana pendapat Viona tentang hasil WO-nya?” tanya Sari.


“Saya sangat bersyukur sekali, sebab hasilnya benar-benar sangat bagus. Tapi semua ini belum selesai sebab penilahan semua ini bukan hanya dari saya dan my family. Tapi dari para tamu yang hadir sekarang dan nanti malam” jawab Viona.


“Saya dengar Ms. Floe Criss akan datang nanti malam, apa benar?” pertanyaan kedua Sari.


“Itu saya tidak tahu, sebab pihak kampus sama dinas pendidikan tidak bicara apapun sama saya” jawab Viona.


“Dari berita yang saya tahu, dia sekarang sudah ada di Jakarta. Dia juga akan secara langsung melihat dan menilainya” ucap Sari.


“Pertanyaan terakhir, apa harapan kamu untuk para penilai nantinya?” tanya Sari.


“Saya benar-benar tidak tahu siapa saja yang jadi penilainya, tapi saya berharap nilailah dengan jujur” jawab Viona.


“Sangat tepat sekali, benar, nilai dengan jujur, terimakasih Viona” Sari langsung pergi.


Malam harinya acara resepsi akan berlangsung, semua tamu sudah pada hadir. Tiba-tiba tamu yang tidak pernah terfikir sedikitpun datang yaitu Ms. Floe Criss. Semua orang sangat terejut, sebab seorang desaigner ternama datang ke pernikahan tersebut.


“Selamat malam semuanya, hari ini kita kedatangan tamu istimewa dari Paris. Dia seorang desaigner ternama dan dia juga pernah menjadi model terkenal beberapa tahun yang lalu. Kita sambut kedatangannya Ms. Floe Criss, silakan masuk” teriak Indra.


Semua orang kaget termasuk Viona tidak tahu dengan kedatangannya “Vio, benar kata kak Sari tadi, dia datang” ucap Luna.


“Gue tidak bermimpi kan?” tanya Viona.


“Tidak Vio, lihat tuh, banyak sekali pengawalnya dan lihat para wartawan pun berdatangan” ucap Lala dengan kaget.


Floe Criss langsung masuk menuju Indra sebab ada yang mau dibicarakan sebentar “good night everybody. Happy wedding for Vandi and Vina. I hope they are become happy family. Everybody here surely surprised with me arrival to this place. So also with Viona, sure very surprised. I come to this place is to assess hard work of Viona during the time. To all assessor please assess from now. To have direct included into box which have been provided on the left me. I render thank you very much” Floe Criss langsung pergi.


Jesika, Lala, dan Luna berdiri meletakkan kertas penilaian Viona. Viona sangat terkejut melihat semua itu, Kiki dan Indra pun ikut jadi penilai. Tidak hanya semua itu, Delon, Diana, dan Dandi juga jadi penilai. Serta dosen-dosen di kampusnya juga ada disana menjadi penilai. Serta desaigner-desaigner ternama lainnya juga ada. Mereka semua bersembunyi di balik semua para tamu undangan.

__ADS_1


“Kalian benar-benar membohongi gue” ucap Viona pada sahabat-sahabatnya.


“Kita benar-benar minta maaf Vio, kita hanya di suruh dari pihak dinas pendidikan untuk tidak memberitahu loe” ucap Jesika.


“Lagian kita wakil dari mahasiswa kampus dalam penilaian ini” sambung Luna.


“Jangan marah, kita lakukan semua ini buat loe” ucap Lala.


Setelah penilaian selesai semua orang langsung berfoto bersama dengan pengantin. Begitupun dengan Floe Criss dan para penilai lainnya. Setelah berfoto, Viona dan Floe Criss melakukan wawancara di depan para wartawan. Sedangkan Delon terus memperhatikan Viona dari jauh, meskipun mereka tidak saling ketemu.


Sari berdiri di samping mereka “Vio silakan bicara, apa yang kamu fikirkan sekarang?”.


Viona tersenyum “saya benar-benar terkejut. Tidak hanya dengan kedatangan Ms. Floe Criss tapi juga semua orang disekeliling saya menipu saya. Sebab mereka tidak ada satu pun yang bilang menjadi tim penilai untuk saya. Saya hanya berharap mereka menilai dengan jujur, tidak memandang bahwa saya temannya, keluarganya, mahasiswanya, dan orang yang dikenalnya. Saya tidak ingin dengan itu semua saya mendapatkan penilaian yang sangat bagus nantinya. Satu lagi terimakasih kepada semua orang yang sudah mendukung saya selama ini” jawab Viona.


Pertanyaan buat Floe Criss “how your opinion about result of masterpiece of Viona?”.


“Very good. All that she do to see perfection. For People like this is Viona very good” jawab Floe Criss.


“How many value which you give for Viona, from 0-100?” tanya seorang wartawan.


“98” jawab Floe Criss.


Semua orang bertepuk tangan “thank you very much” ucap Viona pada Floe Criss.


“Viona, apa benar ujian akhir kamu diganti dengan kamu menjadi WO pernikahan kakak kamu dan sahabat kamu” teriak seorang wartawan.


“Iya, mungkin kata orang-orang saya tidak ada ujian akhir. Tapi ujian akhir saya tidak semudah yang difikikirkan semua orang, ini semua benar-benar sulit” jawab Viona.


“Apakah masih ada pertanyaan?” teriak Sari.


Mengangkat tangan seorang wartawan lagi “For Floe Criss, until when you reside in jakarta?”


“I am in just Jakarta only today, this evening I have to return again to Paris. Because I will manage lecturing of Viona there” jawab Floe Criss.


“If you return to Paris, how with assessment of Viona. Because she is duty there is still be unfinished. Nuptials of his friend of two week there is still again” kata seorang wartawan.


“Mentioned assessment will be read off by time nuptials of friend of Viona. I will see it directly in television. I will submit its value through head on duty education” jawab Floe Criss. Wawancara selesai dan acara resepsi pernikahan Vandi dan Vani selesai.


--


--


--

__ADS_1


BERSAMBUNG


__ADS_2