
Delon, Viona, dan Rian sampai di bandara, mereka naik mobil yang sudah disediakan ke rumah Delon. Sedangkan di Indonesia keluarga Delon mendatangi keluarga Viona untuk melamar Viona secara resmi. Sebenarnya menjelang keluarga Delon datang, Indra sudah menjelaskan sama keluargnya mengenai Viona dan Delon. Mereka sudah membicarakan mengenai persiapan pernikahan mereka, akan diadakan sebulan setelah mereka mengadakan pesta pertunangan. Pertunangan akan diadakan sesampai mereka dari Italy.
Mereka sudah sampai di rumah, Viona dan Delon masuk ke dalam rumah sedangkan Rian mengeluarkan barang-barang Viona.
“Cantik rumahnya, sejuk sekali udara disini” ucap Viona.
“Iya, ini aku juga yang mendesaign-nya, kamu suka?” tanya Delon.
“Suka” Viona tersenyum.
“Ayo aku antar ke kamar kamu, kamu harus istirahat” ucap Delon. Delon membawa Viona ke kamar yang sudah disiapkannya “ini kamar kamu, kamar aku ada disebelah. Kamar yang diujung sana adalah kamar Rian, diujung sana ruang kerja aku” Delon menunjuk setiap kamar.
“Iya, aku istirahat dulu” Viona masuk kamar.
***
Beberapa hari mereka disana, Delon sedang mengerjakan pekerjaannya di ruang keluarga, Rian datang menghampirinya. “Kenapa Yan?” tanya Delon sambil fokus pada letop.
“Diluar ada.....” belum sempat Rian bicara seorang perempuan datang menghampiri mereka.
“Hi Delon!” ucap perempuan itu.
Delon melihat orang itu, dia sebenarnya sedikit kaget “Celin, what are you here?” Delon berdiri.
“Meet you” ucap Celin.
“What For! We have ended a long tome ago, it has been more than 3 years since we have no relationship” Delon kesal.
Celin tersenyum “I heard you came with you fiance. I just want to meet him”.
“No, you can go now” Delon marah “get out” teriak Delon.
Viona yang sedang didalam kamar mendengar suara berisik, Viona langsung keluar kamar. Viona melihat Delon sedang marah-marah pada seseorang, sedangkan Rian hanya diam melihat pertengkaran ini.
”Ada apa ini?” ucap Viona.
Delon melihat Viona “Vio, kenapa turun?” tanya Delon.
“Tadi selesai Vio sholat, Vio mendengar suara kamu teriak makanya Vio turun. Ada masalah apa?” ucap Viona.
Celin mendekati Viona “so, you’re Delon’s fiance, beautiful than me. What’s more with the veil, the prettier. But, you don’t know me?”.
“No, where have we met?” tanya Viona.
“Paris. During the fasion week event Ms. Floe” jawab Celin.
Viona baru ingat kejadian di Paris “oh yes. I just remembered, you are that arrogant and rude model. Is there a company that wants to sign you, after the incident in Paris at that time?”
Delon mendekati Viona “sayang, ada masalah apa?” bisik Delon.
“Nanti Vio ceritakan, Vio mau tahu maksud dia datang kesini” ucap Viona.
“Sebenarnya dia adalah mantan pacar aku yang pernah dibilang kak Dian sama kamu” Delon terpaksa mengatakan sama Viona daripada dia tahu dari Celin sendiri. Nanti dia akan menambahkan yang tidak-tidak mengenai hubungan mereka dulu.
Viona langsung tertawa “ha ha ha.... so, this is the person who made you want to kill yourself. You are a fool, a lecherous woman like her doesn’t deserve to be regretted when breaking up”.
Celin kesal dengan perkataan Viona "yo insulted me. Even so, Delon was once crazy about me”.
__ADS_1
Viona menatap Celin “whatever and I don’t care. Look, now Delon is my fiance. Whatever you say about him, I won’t care. Your past is quite up to here, if you dare to bother me with Delon again. You will see what will happen, your career not only in Paris is not accepted but I will make the whole world not accept it. You don’t mess with me, remember that” ancam Viona.
Delon dan Rian kaget dengar perkataan Viona, mereka ridak menyangka Viona bisa melawan seorang Celin. Selama ini Delon saja tidak bisa melawannya, sekarang hanya dengan perkataan Viona, Celin terdiam tanpa menjawab apa yang dikatakan Viona.
“Now, get out of here” bentak Viona.
Celin tidak bisa berkata apapun, raut wajahnya sudah merah seperti kepiting rebus. Dia langsung pergi meninggalkan rumah Delon, sedangkan Delon sama Rian masih terperangah melihat apa yang terjadi di depan matanya.
Viona melihat Delon dan Rian “kenapa dengan kalian berdua?” tanya Viona sambil duduk.
“Vio, loe benar-benar menakjubkan, gue salut sama loe” puji Rian.
“Loe gak usah puji gue seperti itu, aku sudah tahu kalau dia akan datang. Sebab kemaren mbak Dian mengasih tahu gue semuanya” Viona tidak mau dipuji.
“Vio, aku benar-benar takut kamu akan percaya sama perkataan Celin. Aku berfikir dia akan menceritakan masa lalu aku sama kamu” ucap Delon duduk di sebelah Viona.
“Aku sudah tahu semuanya, aku juga tahu kalau kamu pernah tidur sama dia kan!” ucap Viona.
Delon kaget “gak usah kaget seperti itu, aku tahu kamu dijebaknya. Mulai dari sekarang kamu jangan pernah ingin mencoba buat selingkuh sama aku. Satu lagi bilang sama keluarga kamu dan aku, aku tidak mau mengadakan pesta pertunangan, langsung nikah saja” Viona meninggalkan Delon.
“Kenapa Vio?” tanya Delon sambil teriak.
“Kamu akan tahu sebentar lagi. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 buka ponsel kamu dan lihatlah” ucap Viona sambil jalan kekamarnya.
Rian dan Delon melihat ponsel masing-masing, ternyata adalah video mengenai Delon dan Celin. Itu adalah video masa lalu mereka, sewaktu mereka pacaran dulu. Mereka berdua kaget melihat video itu “Rian, cepat hubungi seseorang untuk mencari siapa yang mengupload video itu. Cegah video itu, jangan sampai ke Indonesia, segera!” perintah Delon.
Sewaktu Delon mau menyusul Viona, masuk notifikasi pesan dari Viona “kamu jangan pernah temui aku sebelum kamu menyelesaikan masalah itu. Kalau benar kamu masih ingin aku jadi istri kamu, buat Celin menderita. Jangan hanya karena bokapnya yang telah membantu kamu mendirikan perusahaan, kamu jadi selemah itu. Ingat, jangan temui aku sebelum kamu selesaikan semuanya”. Delon sangat kesal setelah membaca pesan dari Viona “perempuan gila, awas saja loe” gumam Delon dengan kemarahannya.
***
Viona sedang duduk di kamar sambil melihat pemandangan dengan terbayang apa yang diceritakan Dian beberapa hari lalu. Viona di tinggal sendiri oleh Delon di rumah, Delon dan Rian pergi ke perusahaan membicarakan pekerjaannya. Viona sedang keliling rumah Delon, dia sangat menyukai rumah itu. Tiba-tiba ponselnya berdering, Viona melihat nama Dian tertera di ponselnya itu.
“Waalaikumussalam, Vio. Vio dimana sekarang?” tanya Dian.
“Vio di rumah, mbak”.
“Vio gak di ajak jalan-jalan sama Delon?”.
“Ajak mbak, tapi besok mbak. Sekarang Delon ke kantor dulu, katanya ada kerjaan”.
“Oh.. boleh mbak ngomong bentar?”.
“Boleh, ngomong apaan mbak?”.
“Ini mengenai masa lalu Delon, Vio gak masalah kan?”.
“Gak apa-apa mbak, Vio juga harus tahu mengenai masa lalu Delon. Tidak hanya Delon yang tahu masa lalu Vio dan menerima masa lalu Vio. Vio juga harus tahu dan menerima masa lalu dari Delon, mbak”.
“Mbak rasa sebentar lagi akan ada seorang cewek datang kesana. Dia pasti akan mengatakan yang bukan-bukan mengenai Delon. Delon dulu pernah dijebak sama mantan pacarnya, mereka tidur bersama di hotel. Setelah itu cewek itu meminta pertanggung jawab sama Delon. Dia memaksa Delon untuk menikahinya, tapi mbak, bunda dan momy tidak menyetujuinya. Karena kita tahu siapa cewek itu sebenarnya, dia mendekati Delon hanya utnuk memanfaatkan Delon”.
Viona kaget “masa sih mbak?”
“Belum selesai Vio. Waktu itu Rian menceritakan sama mbak mengenai kondisi Delon. Delon sangat tergila-gila sama cewek itu, sampai Delon tidak mau mendengarkan perkataan orang-orang disekitarnya. Dia hanya percaya sama apa yang dikatakan cewek itu. Jadi terpaksa mbak datang kesana dan membuktikan sama Delon siapa cewek itu sebenarnya. Mbak mengikuti cewek itu sampai mbak mendapatkan buktinya. Saat itu Delon masih tidak percaya sama mbak, jadi mbak suruh dia datang dan melihatnya sendiri”.
“Terus apa yang terjadi mbak?” Viona penasaran.
“Ternyata cewek itu tidak pernah tidur sama Delon, itu adalah rencananya. Delon juga melihat cewek itu main api sama produser film cewek itu. Maksud dia mendekati Delon, dia ingin Delon membantunya untuk membuat karirnya
__ADS_1
menjadi model internasional. Sebab dia tahu bahwa nama Delon adalah Delon Criss”.
“Emang selama disini Delon tidak menggunakan nama belakangnya, mbak?”.
“Tidak Vio, dia tidak ingin keberhasilannya karena nama Criss dibelakangnya. Kamu tahu Vio setelah Delon mengetahui semua itu. Delon pergi dengan mobilnya, dia membawa mobil dengan kecepatan tinggi sampai dia
kecelakaan. Seperti yang pernah mbak ceritain waktu di Paris. Semenjak itu Delon memutuskan cewek itu, setiap cewek itu mendekati Delon, Delon akan membuat karirnya jatuh. Supaya cewek itu menjauh darinya dan Delon langsung pindah ke Indonesia”.
“Emang siapa nama cewek itu, mbak?”.
Dian tertawa “kamu ingat nggak event di Paris yang momy mengundang beberapa model dari luar?’.
“Iya mbak, Vio ingat”.
“Kamu juga ingat sama cewek sombong dan kasar sama asistennya waktu itu. Kamu kesal dan memarahinya, sampai momy harus mengeluarkannya malam itu. Kemudian disana momy tahu bahwa dialah yang membuat Delon sampai tidak mempercayai kami. Waktu itu tidak hanya karena kamu momy mengeluarkannya, tapi momy baru tahu bahwa cewek yang paling dia benci itu adalah dia”.
“Oh my god, mbak. Ternyata Celin adalah mantan pacar Delon” Viona benar-benar terkejut.
“Iya Vio. Mbak rasa dia pasti akan menemui kamu nantinya, tapi kamu harus melakukan sesuatu sama Delon. Selama ini dia belum ada penegasan sama cewek itu. Meskipun momy membuat karirnya menurun tapi dia masih punya kekuasaan daddy-nya yang bisa membangkitkannya kembali. Hanya Delon yang bisa menjatuhkan cewek itu, setelah itu kamu dan Delon akan aman. Tidak hanya kamu, tapi semua pekerjanya akan berterima kasih sama kalian berdua”.
“Apa yang harus Vio lakukan, mbak?”.
“Kamu lebih pintar dari mbak, Vio. Mbak yakin kamu tahu apa yang akan kamu lakukan”.
“Baik mbak, akan Vio lakukan” jawab Viona.
Kemudia Viona tersadar dengan lamunannya, karena dia mendengar orang sedang mengetuk pintu kamarnya.
“Siapa?” teriak Viona.
“Saya asisten Rian, nona” jawab Rian.
“Iya, tunggu bentar” Viona membuka pintu. “Ada apa?” tanya Viona.
“Gue mau bilang bahwa bos beberapa hari ini tidak ada di rumah. Dia mau menyelesaikan masalah dia sama Celin, kalau ada yang nona butuhkan ini kunci mobil sama ATM” Rian memberikan kunci mobil dan ATM sama Viona.
“Untuk apa ini semua, kan ada loe yang akan menemani gue kalau mau pergi” Viona tidak mengambilnya.
“Gue juga harus menemani bos, nona. Masalah ini tidak main-main nona, sebab ini berurusan sama orang berkuasa disini. Bos lakukan semua ini hanya untuk nona, percaya deh sama bos, dia serius sama nona” ucap Rian.
“Yakin dia ngasih gue mobil?” Viona tidak percaya.
“Iya, bos tahu bahwa nona memiliki SIM internasional” Rian masih memegang kunci dan ATM.
“Oke gue ambil, bilang sama bos loe itu jangan nyesel kalau uang ini gue habisin” ucap Viona jutek.
Rian tersenyum “itu tidak bakalan buat bos bangkrut, nona”.
“Terserah, makasih” Viona menutup pintu kamarnya.
Rian geleng-geleng kepala melihat kelakuan Viona “nona, nona, memang perempuan aneh. Kadang nyebelin, kadang kasihan, kadang gue bangga, seperti yang dia lakukan sama Celin tadi”.
--
--
--
__ADS_1
BERSAMBUNG