
⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Pernikahan yang diadakan meriah saat itu,membuat hampir semua orang mengenal marni. Setelah pernikahan ,gibran langsung membobol gawang milik marni yang selama ini dijaga nya. Gibran merasa senang karena dia merupakan pria pertama yang mengambil kesucian marni,saat itu lah gibran berjanji akan menjaga dan melindungi marni dengan sepenuh hati
Perhatian dan kasih sayang gibran mulai beralih pada marni sehingga membuat laura merasa kesal,dia yang awalnya menyukai marni jadi membenci marni karena kasih sayang sang papa yang terlihat jelas kepada marni
Didepan gibran,laura selalu bersikap manis dna menjaga marni tapi dibelakang nya. Laura menghina marni yang seorang gadis miskin dan ngak pantas masuk didalam keluarga nya,dia juga menjadikan marni pembantu tapi marni tidak pernah mengadu pada gibran hingga akhirnya dia menyadari dirinya hamil.
Kabar hamil nya juga diketahui oleh laura,laura berusaha membuat marni keguguran bahkan hampir membuat nya kehilangan nyawa. Saat itu gibran sedang dinas keluar kota beberapa hari ,marni yang sudah pingsan akhirnya di lari kan rumah sakit.
Mungkin karena langsung mendapatkan pertolongan ,makanya kandungan marni selamat. Gibran pun pulang karena mendengar marni masuk rumah sakit,laura kembali berakting peduli pada marni .
Beberapa hari di rumah sakit,marni merasa sedikit nyaman hingga akhirnya dia kembali mengalami hal yang sama saat gibran pergi ke luar kota untuk urusan bisnis lagi. Saat itu lah dia melari kan diri dan akhirnya ditolong oleh bik manik dan nyonya barbara,dia meminta agar disembunyikan dari keluarga gibran hingga sekarang
Awal nya laura merasa panik,karena marni menghilang begitu saja. Semua orang suruhan nya sudah mencari keberadaan marni kemana pun,tapi tak seroang pun menemukannga hingga sang papa pulang
Laura bingung harus mengatakan apa,dia hanya terlihat gugup dan ketakutan . Gibran yang melihat tingkah laura berbeda,memilih untuk melihat cctv dirumah nya. Semua perlakuan laura membuat gibran marah,dia memukul laura dan mengurung nya didalam kamar membuat laura kembali stres dan harus dirawat di rumah sakit jiwa hingga sekarang
"aku akan membawa marni kembali bersama ku bu,aku janji akan melindungi mereka " jelas gibran dengan sopan
Kali ini gibran ngak akan mau kehilangan marni lagi,dia akan membawa marni kembali kerumah nya bersama kedua anak nya juga. Saat ini dia ingin membawa kedua anak nya lebih dulu,tapi bu panti tidak mengijinkan.
__ADS_1
"saya akan memberikan kedua nya jika marni yang mengatakan pada saya,sekarang sebaiknya anda pulang pak gibran " jelas bu panti dengan nada sopan
Saat ini gibran tak bisa lagi berkata apa pun,dia hanya bisa menerima nya saja. Karena semuanya memang adalah kesalahannya,selama ini dia menyesal telah pergi bekerja keluar kota tanpa mengajak marni bersama nya
Hari berlalu,sebulan sudah gibran mencoba untuk menemui marni tapi marni tidak pernah mau menemui gibran. Walaupun masih ada rasa cinta dihati marni tapi dia tidak ingin berhubungan lagi dengan keluarga gibran,bahkan dengan pria mana pun lagi. Bagi nya sudah cukup dia menderita dulu
Mala dan marni sedang membereskan rumah,nyonya barbara juga tidak ada dirumah. Jadi mereka terbilang tidak terlalu ketat,karena tuan muda nya juga jarang berada dirumah itu jika nyonya barbara pergi. Itu permintaan nyonya barbara pada jordan,dia tidak ingin putra nya itu menyukai pelayannya sendiri
Lagi dan lagi gibran mendatangi kediaman nyonya barbara,kali ini marni yang langsung membuka pintu nya. Dia merasa terkejut dan ingin berlari dari sana tapi tangannya tiba-tiba di tarik oleh gibran,saat ini mala dan bik manik sedang berada di halaman belakang untuk berkebun. Tadi nya marni juga bersama mereka ,tapi karena mendengar suara bel pintu makanya marni memilih membuka pintu nya
"sayang....Tolong kembali pada ku,maaf kan aku yang tidak tau kalau selama ini kau menderita " ucap gibran dengan lembut sambil memeluk tubuh marni
Marni hanya diam saja,dia tidak bisa berbuat apa pun. Tenaga gibran cukup besar untuk dilawan nya,dia hanya diam saja menerima pelukan dari tubuh gibran. Aroma maskulin yang selama ini dia rindukan,dia merasa terbuai sesat hingga akhirnya dia tersadar
"aku mencintai mu,kembali lah pada ku....mulai sekarang aku akan menjaga dan melindungi kalian ,kau juga kedua putdi kita " jelas gibran dengan lembut
"ah....anda tau dari mana mengenai mereka" teriak marni sambil mendorong dada bidang gibran
"mereka anak-anak ku,aku berhak mengetahui keberadaan mereka. Kenapa kau menyembunyikan mereka ,aku mengharapkan kehadiran mereka saat itu" ucap gibran dengan lembut
"pak....tolong menjauhlah dari kehidupan kami,aku ngak mau anak-anakku dalam bahaya..." ucap marni dengan nada sedih nya,dia tidak ingin kedua anak nya merasakan apa yang dirasakan nya dulu
__ADS_1
Gibran merindukan tubuh marni,melihat marni sedang sedih karena anak-anak nya membuatnya memiliki ide agar dia tetap bersama kembali dengan marni. Gibran mengecup bibir marni dengan lembut kemudian menghapus air mata marni dengan ibu jari nya,karena saat ini marni sudah menangis
"aku tidak akan mengganggu kedua anak kita ,asalkan kau mau pergi dengan ku nanti malam...." bisik gibran dengan lembut,gibran tau saat ini kedua anak nya lah menjadi kelemahan marni.
Gibran yakin jika marni akan melakukan apa pun demi anak-anak nya,jadi gibran mengambil kesempatan itu agar marni mau kembali pada nya lagi .
Marni hanya mengangguk,dia tidak ingin kehilangan kedua putri nya. Dia akan melakukan apa pun ,agar kedua anak nya tidak dilukai atau diambil oleh gibran.
"maafkan papa nak,tapi semua papa lakukan untuk kalian juga" batin gibran sambil menatap wajah marni
"aku ingin kita pergi sekarang,bersiap lah....aku tunggu disini" jelas gibran dengan lembut sambil menyibakan anak rambut marni di belakang telinga nya
Marni berjalan ke halaman belakang rumah nyonya barbara,dia mendekati bik manik dan mala yang masih sibuk menata bunga-bunga di sekitar nya sambil tertawa dan berbincang.
Marni memeluk tubuh bik manik, membuat mala dan bik manik terkejut. Apalagi marni menangis,mereka semakin penasaran dengan marni
"ada apa?" tanya kedua wanita yang berbeda usia itu
Marni menceritakan kejadian tadi,membuat mala juga bik manik terkejut. Mala sudah merasa kesal dan marah,dia berjalan meninggalkan marni yang masih menangis diperlakukan bik manik
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘