dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
lamaran 2


__ADS_3

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Tok....tok...tok...


Tak lama terdengar suara ketika pintu lagi,padahal pintu depan ruang tamu masih terbuka dan mala juga stevani berada disana untuk menyusun ambal dan cemilan yang sudah disusun oleh stevani diatas beberapa piring karena banyak jenis nya.


"maaf mengganggu bu,ini cateringan yang dipesan oleh pak blake" jelas pria yang berdiri didepan pintu


"ah ya, silahkan di bawa masuk aja pak" jawab mala dengan sopan


Ada dua pria yang membawa kotak-kotak makanan satuan,terlihat begitu banyak membuat mala dan stevani terkejut. Kotak-kotak itu diletakan dimeja yang memang sudah disiapkan oleh stevani,tapi karena begitu banyak nya membuat meja itu tidak cukup dan akhirnya stevani menyuruh nya membawa ke meja makan yang ada didapur.


Mala hanya menepuk kening nya karena bingung,dia tidak menyangka kalau blake akan memesan begitu banyak. Dia menatap ke arah dua pria yang sudah menyusun kotak makanya itu,kemudian memberikan kertas sebagai tanda terima

__ADS_1


"ya ampun,pantas saja....seribu kotak,memang nya dia mau melamar apa mau nikah langsung sih?" gumam mala dengan anda kesal nya dan masih terdengar oleh stevani,stevani hanya bisa menggeleng dan tersenyum kecil.


Mereka melanjutkan pekerjaan nya lagi hingga akhirnya siang pun tiba,stevani dan mala memang ngak masak untuk makan siang. Dia mengambil dua kotak yang berisi makanan dari cateringan pesanan blake,mereka terkejut karena melihat menu makanan yang terbilang mewah.


"ha...ha....blake sangat berlebihan ,tapi mungkin karena dia sangat mencintai mu la" ucap stevani dengan tertawa dengan cukup keras.


Stevani menutup pagar juga pintu rumah nya,mereka ingin beristirahat sebentar sebelum para tamu undangan dan keluarga blake datang hingga akhirnya sore pun tiba.


Stevani dan mala sudah terlihat cantik,mereka merias wajah mereka secara natural dan memakai pakaian yang diberikan oleh blake. Tak lama beberapa tetangga yang merupakan anggota arisan komplek pada berdatangan dan duduk di tempat yang disediakan,ruang tamu stevani terlihat cukup besar. Dia menggelar dua ambal besar,satu ambal di peruntukan bagi undangan dan satu lagi untuk keluarga besar blake.


Stevani berusaha menenangkan mala ,agar tidak terlalu khawatir. Stevani yakin jika blake dna keluarga nya akan datang ,hanya saja mungkin ada kendala dijalanan hingga akhirnya mereka mendengar suara mobil berhenti didepan rumah mereka.


Terlihat empat mobil mewah sudah parkir didepan rumah mereka membuat tubuh mala menegang,dia meremas kedua tangannya dengan erat. Ada rasa gugup juga takut dihati nya, tapi dia melihat blake yang keluar dari mobil pertama dengan kakek nya.

__ADS_1


Mala memperhatikan semua orang yang keluar dari mobil masing-masing,hanya ada sepuluh orang yang keluar dari empat mobil tersebut membuat mala mengernyitkan dahi nya karena hanya dengan dua mobil saja Mereka bisa datang ngak perlu resapi empat tapi mala hanya diam saja dan tidak berani mengatakan apa pun.


"selamat datang dirumah kecil kami,silahkan masuk " ucap stevani menyambut keluarga blake,mereka tersenyum lembut dan berterima kasih dengan penyambutan yang dilakukan oleh stevani.


Mereka masuk dan duduk di ambal yang disediakan, berbagai bungkusan dihidangkan didepan mereka. Semua mata menatap bungkusan keranjang yang berisi barang-barang mewah,mereka tidak menyangka jika calon suami mala sangat lah kaya.


"maafkan kami karena terlambat datang,blake mengatakan nya memang dua hari yang lalu . Hanya saja,tadi saat kami datang. Kami tidak melihat bingkisan lamaran ,makanya kami menyiapkan nya lebih dulu ." ucap salah seorang wanita paruh baya yang merupakan adik dari mama nya blake


"kami juga baru sampai di kota ini,jadi harap maklum ya bapak dan ibu yang ada disini. Kami mohon maaf karena membuat semua nya menunggu,blake mendadak mengatakan nya makanya kami belum ada persiapan sama sekali" ucap wanita paruh baya satu nya lagi yang merupakan adik dari papa nya blake


"tidak apa-apa nyonya,kami merasa tersanjung karena dibawakan bingkisan lamaran yang begitu mewah seperti ini" jawab stevani,mala hanya tersenyum dan menundukan kepala nya karena malu.


Mala tidak menyangka akan di lamar semewah ini,dia hanya merasa tidak pantas dengan semua nya. Dia hanya lah janda miskin ,sedangkan blake merupakan pewaris perusahaan yang cukup ternama dikota ini dan kota lainnya.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2