
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Mala menjelaskan semua nya pada stevani dan stevani mengerti dengan semua nya, dia akan menerima apa pun keputusan mala. Memang lebih baik mala bersama blake, karena dia yakin jika nanti nya blake ngak akan membiarkan mala menderita .
"Jadi apa keputusan mu nak?" tanya stevani dengan nada khawatir,mala tau kalau mama angkat nya ini sangat menyayangi nya
"aku akan menikah dengan blake,saat ini memang belum ada cinta dihati ku ma. Tapi aku yakin ,jika blake bisa menjaga kita dari serangan nyonya barbara. Aku ngak mau nanti nya mama ikut merasakan dendam nyonya barbara lagi" jawab mala dengan memeluk tubuh stevani yang terbilang sedikit kurusan
"baiklah,semua terserah pada mu. Mama ngak masalah harus menghadapi dendam nya nyonya barbara,asalkan dia tidak melukai mu tanpa kau harus menikahi blake jika kau belum mencintai nya" ucap stevani dengan lembut
__ADS_1
"cinta akan hadir dengan sendiri nya ma,aku ingin yang terbaik untuk kita saat ini" jawab mala
Stevani hanya mengangguk saja,dia menyuruh mala untuk membersihkan tubuh nya lebih dulu dan beristirahat karena malam cukup larut saat ini. Dia juga sudah naik ke atas tempat tidur nya,menunggu mala ikut tidur bersama nya di atas tempat tidur.
Pagi pun tiba,mala bangun lebih dulu bersama dengan stevani. Mereka memasak didapur ,mala memberitahukan kalau dia akan bertemu dengan kakek blake hari ini jadi stevani membantu mala untuk membuat beberapa cake dan kue kering kesukaan kakek blake. Mala ingin membawakan makanan kesukaan kakek blake ,agar kakek nya blake menerima nya sebagai cucu menantu .
Setelah membuat sarapan juga cemilan kesukaan kakek blake, mala yang sudah bersiap langsung menuju ke kamar nya. Dia akan membangunkan blake karena dari tadi blake belum juga bangun,blake selalu bangun pagi sekali tapi hari ini blake bangun kesiangan karena dia merasa nyaman tidur diatas tempat tidur milik mala. Aroma tubuh mala masih berada diatas tempat tidur itu membuatnya semakin nyenyak tidur,padahal selama ini blake tidak pernah bisa tidur dengan baik.
Mala membuka pintu kamar nya perlahan,untung nya pintu itu tidak dikunci nya sama sekali sehingga dia bisa langsung masuk dan melihat blake yang sedang tertidur dengan menggunakan celana boxer saja. Pakaian blake disangkutin di dekat pakaian mala,di belakang pintu kamar nya.
__ADS_1
Mala mendekati tempat tidur,dia berdiri agak jauh dari blake dan menatap ke arah blake yang masih memejamkan matanya.
"Blake....bangun,apa kita jadi kerumah kakek mu?blake....bangun lah" teriak mala tapi blake tetap tidak membuka matanya,dia tidak terusik sama sekali
"huuufff.....sayang,bangun lah. Kita harus sarapan dan pergi kerumah kakek,jangan terlalu siang kita kesana nanti kakek pasti sudah tidur siang " teriak mala lagi,ada senyuman tipis dibibir blake mendengar mala memanggilnya sayang tapi tidak terlihat oleh mala. Mala masih terus berusaha membangunkan blake,agar mereka tidak kesiangan datang kesana karena rencananya mala akan memasak sesuatu untuk makan siang mereka disana nanti nya
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππππ
__ADS_1