dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
semangat baru


__ADS_3

🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳🌳


Ceklek


Hari ini hari kepulangan mala,mala dibantu oleh marni juga bik manik. Mereka ikut menjaga dan memberikan semangat pada mala selama mala dirawat di rumah sakit,malah terkadang bik manik menemani mala disana.


Mala sudah membuka pintu rumah kecilnya,dia menatap seluruh bagian rumah itu sepanjang dia masuk. Terlihat jelas di ingatannya,setiap sudut rumah itu selalu ada sosok jordan.


Dokter stevani juga bik manik merasa sedih melihat nya,mereka kembali mengelus lengan mala karena mala kembali menangis terisak.


"sayang....kau harus kuat,anak mu sudah bersama papa nya disana. Jadi kamu hanya perlu bahagia sekali lagi" ucap dokter stevani dengan lembut


Marni memang tidak ikut menjemput dan mengantar mala kembali kerumah nya karena kondisi tubuhnya yang kini sedang mengandung buah hati nya dan gibran,dia masih mengalami masa ngidam jadi hanya bik manik saja yang menemaninya

__ADS_1


"sayang.....kau tidak ingin ke makam tuan muda?istirahat lah dulu,besok bibik akan bawa kamu ke makam tuan muda" bisik bik manik dengan lembut


"makam?" tanya mala dengan suara serak nya


"ya....makam keluarga tuan muda,beliau di makam kan disana" jawab bik manik


"terima kasih bik, aku masuk ke kamar dulu " ucap mala,dia berjalan menuju kamar nya


"hik....hiks.....kenapa kau pergi begitu cepat?harus nya kau bawa aku juga" gumam mala ,dada nya terasa sesak


Mala terus menangis hingga akhirnya tertidur,dokter stevani juga bik manik masih berada disana. Mereka menemani mala dirumah itu,mereka ngak mau mala sendirian .


Setelah membawa jordan pergi,nyonya barbara menyuruh beberapa orang untuk melakukan pemakaman di taman keluarga nya yang memang dikhususkan untuk keluarga mereka yang meninggal. Dia sengaja membuat hal itu,gara semua orang berpikir kalau jordan sudah meninggal.

__ADS_1


"seperti nya saya harus membawa mala untuk ikut tinggal bersama saya ,saya ngak mau ada apa-apa dengan mala...." ucap dokter stevani dengan pelan


Dulu sewaktu dirinya kehilangan keluarga nya,dokter stevani juga ditemani oleh sahabat nya. Dia tidak sendirian ,sehingga bisa membuatnya kembali berdiri seperti sekarang ini


"terima kasih dok,anda sudah banyak membantu mala. Jika tidak merepotkan anda,saya serahkan mala pada anda" ucap bik manik sambil menggenggam tangan dokter stevani,tadi nya bik manik juga berpikir begitu. Dia tidak bisa meninggalkan mala sendirian dirumah itu,rumah yang penuh dengan kenangan mereka tapi saat ini bik manik masih tinggal dirumah nyonya barbara dan ngak mungkin membawa mala kesana


"aku akan menjaga nya,mungkin malam ini kita bicara kan lebih dulu pada mala. Kita juga perlu keputusan nya,karena dia yang akan menjalani nya nanti " ucap dokter stevani,dia ngak mau memaksa mala untuk ikut bersama nya karena dia yakin jika mala masih ingin berada disana.


Malam pun tiba,bik manik membangunkan mala yang sudah tidur seharian. Mata mala terlihat bengkak karen kebanyakan menangis,dia melihat mala mulai tersenyum kecil melihat nya.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2