
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Nyonya barbara bersyukur karena dia mengetahui semua nya sebelum jordan menikah dengan cintya,Tuhan masih memberikan nya kesempatan untuk bertobat dan merubah sikap nya yang buruk. Dia berjanji akan menerima reni apa ada nya,karena saat ini yang dia ingin kan hanya lah kebahagiaan anak nya saja.
Malam pun tiba,reni bangun lebih dulu. Dia merasakan perut nya terasa berat,seperti tertimpa sesuatu yang cukup berat. Reni menatap perut nya yang ternyata ada tangan kekar jordan disana,dia masih belum percaya sepenuh nya dengan apa yang terjadi.
Perlahan reni mengangkat tangan jordan agar jordan tidak terbangun dari tidur nya,dia ingin ke kamar mandi karena ingin buang air kecil hingga saat dia mengangkat tangan jordan tiba-tiba dia terdengar suara pintu diketuk
Tok....tok....tok....
Jordan membuka mata nya dan menatap ke arah reni yang masih mengangkat lengannya,dia cukup terkejut tapi kemudian dia menyadari kalau reni melakukannya karena ingin bangun dan tangannya berada diatas perut reni.
"apa sakit?" tanya jordan yang sudah mengangkat tangannya dan mengelus perut reni dengan lembut,seketika reni menggeleng kemudian dengan cepat dia turun membuat jordan merasa bingung
Reni berlari kecil memasuki kamar mandi dikamar itu,dia langsung membuang air kecil disana dengan lega. Hampir saja dia beser diatas tempat tidur jika tidak segera berlari ke kamar mandi,reni lupa mengunci pintu kamar mandi karena sudah merasa sesak sehingga jordan bisa masuk dan melihat apa yang reni lakukan .
Jordan takut jika sesuatu terjadi pada reni,makanya dia ikut turun dan tempat tidur dan masuk kedalam kamar mandi. Karena sudah berada didalam kamar mandi,maka jordan ingin mandi bersama dengan reni.
Kehadiran jordan disana membuat reni terkejut,karena dia masih mengeluarkan sisa-sisa air seni nya. Wajah nya terlihat memerah tapi jordan tidak mempedulikannya,dia berjalan mendekati reni dan membuka pakaiannya tepat didepan reni.
__ADS_1
Sedangkan pintu masih terus diketuk dari luar,membuat jordan akhirnya keluar lebih dulu dan membuka nya . Dia melihat randy sudah berdiri didepan pintu dengan setelan jas yang terlihat keren,membuat jordan mengernyitkan dahi nya dengan bingung.
"tuan....semua orang sudah berkumpul di ruang tamu,mereka menunggu anda dan nona reni " jelas randy membuat jordan semakin bingung
"tuan muda,malam ini kalian akan menikah. Pak kepala desa juga semua warga sudah menunggu di aula desa" jelas randy lagi yang sangat kesal melihat ekspresi tuan muda nya yang bingung,padahal selama ini tuan muda nya itu selalu sigap dalam segala hal .
"oh ya ampun,kenapa ngak bilang dari tadi ?" bentak jordan yang langsung menutup pintu kamar nya dan berlari ke kamar mandi dengan cepat
Reni melihat jordan masuk membuat nya malu,dia sedang bersabunan dan berdiri dibawah shower. Sementara jordan ikut mandi dan bersabun dengan reni ,jordan melihat reni yang masih terdiam langsung ikut mengambil shower dan mengguyur tubuh reni .
"sayang....ayo cepat,kita akan menikah malam ini. Jadi kita harus cepat karena semua sudah menunggu kita diruang tamu " jelas jordan membuat reni mau tak mau bergerak dengan cepat.
Mereka saling membantu memakai pakaian ,reni lebih dulu siap kemudian mulai memoles wajah nya dengan lembut. Dia berusaha untuk terlihat cantik,jordan sudah menyiapkan gaun pengantin sederhana tapi mewah dan make up yang cukup lengkap.
"cantik....natural dan sederhana,aku suka" ucap jordan saat melihat hasil karya tangan reni,reni hanya memoles tipis . Dia takut jika terlalu tebal maka akan membuatnya seperti topeng,dia tidak ingin seperti itu.
Mereka menuju ruang tamu,disana terlihat beberapa warga yang sudah berkumpul dan ingin melihat suami nya reni. Kabar menyebar dengan cepat di desa ,mereka semua mengenal reni dan bik arum dengan baik. Makanya mereka datang ingin melihat suami reni yang dikatakan bos pemilik perusahaan tempat pak burhan bekerja.
Malam ini juga pak burhan sudah berada disana,dia kembali dengan cepat ke desa saat mengetahui kalau tuan muda nya akan menikah dengan warga desa nya.
__ADS_1
"nak reni?jadi kamu istri nya tuan jordan?" tanya pak burhan seolah tak percaya karena setau nya reni adalah pembantu di villa keluarga cintya dan itu berada tak jauh dari desa mereka.
"iya pak,apa kabar pak burhan?" tanya reni dengan sopan
"baik....kamu masih ramah seperti dulu,kenapa bisa bertemu dengan tuan muda?" ucap pak burhan dengan nada penasaran
"saya juga ngak tau bagaimana menjelaskannya,tapi mungkin kita memang sudah berjodoh jadi walaupun jauh tetap dipersatukan dalam pertemuan yang tak terduga " jelas reni,karena ngak mungkin dia menjelaskannya secara terbuka di depan semua orang.
"wah....benar juga sih,kamu tau ngak anak nya bu kades?dia juga sudah bertunangan dengan pria di kota tapi ternyata menikah nya dengan tetangga nya " jelas warga yang lainnya
Setelah semua berkumpul,mereka pun berbondong-bondong menuju aula desa yang biasa dipakai untuk acara resmi di sana. Baru kali ini aula itu dijadikan tempat pesta pernikahan, tapi wajar saja karena tempat nya cukup besar apalagi semua warga desa diundang
Bapak dan ibu kepala desa menyambut kedatangan mereka, disana sudah ada pemuka agama yang akan segera meresmikan jordan dan reni menjadi suami istri. Urusan makanan dan minuman pun sudah disiapkan,randy memberikan uang yang cukup banyak karena permintaan jordan
Mereka melakukan janji suci pernikahan dengan cepat,karena jordan sudah pernah melakukannya dengan mala. Hanya mengganti nama nya saja,apalagi saat ini dihatinya hanya ada reni.
Setelah resmi menjadi pasangan suami istri,jordan memberikan ciuman dibibir reni di depan umum tanpa malu. Dia ingin memberitahu semua orang kalau reni adalah miliknya,nyonya barbara mendekati kedua nya yang sudah duduk bersanding dipelaminan .
"sayang....ini adalah perhiasan turun temurun yang disiapkan oleh keluarga jordan,dulu mama juga mendapatkan ini dari papa saat menikah dan untuk istri jordan. Mereka juga sudah menyiapkannya,karena saat itu mama tidak merestui pernikahan pertama jordan makanya mama masih menyimpannya. Mungkin kamu lah yang akan menjadi istri terakhir jordan,mama titip jordan padamu " jelas nyonya barbara yang sudah menangis dengan pelan
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ