
πΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊπΊ
Kedua wanita itu menatap ke arah bik manik dengan kesal,tapi memang mereka tidak pantas untuk melihat atau pun bertemu dengan tuan muda karena itu lah bik manik menertawakan mala dan marni
"kalian itu kerja yang benar,jangan sibuk mencari pasangan. Apalagi mendekati tuan muda,yang ada nanti kalian bakalan di hajar habis oleh nyonya barbara....ingat,tuan jordan bukan lah level kalian" jelas bik manik yang langsung berlalu meninggalkan kedua nya dan membereskan meja makan bekas majikannya makan tadi
Marni pun mengikuti langkah bik manik dan membantu bik manik,sedangkan mala menyiapkan makanan mereka dimeja dapur agar setelah marni dan bik manik selesai beres-beres ,mereka bisa langsung makan
Waktu berjalan cukup cepat,sudah hampir setahun mala bekerja dirumah nyonya barbara. Mala ,marni juga bik manik semakin terlihat dekat. Terkadang bik manik mengajak mala ke pasar,bergantian dengan marni tapi mereka berdua tidak bisa pergi bersama-sama karena harus ada yang tinggal beberapa orang dirumah sebagai jaga-jaga jika nyonya barbara menginginkan sesuatu
Setahun mala bekerja dirumah nyonya barbara membuat nyonya barbara sedikit menyukai nya,masakan mala juga cara mala melayani nyonya barbara membuat nyonya barbara sering membawa mala keluar untuk menemani nya berbelanja. Walaupun tugas mala hanya membawa bungkusan dan tas miliknya, tapi dia nyambung jika berbicara dengan mala.
"kau harus ingat siapa dirimu,kau hanya seorang pelayan dan akan menjadi pelayan selama nya. Derajat mu akan tegap sama,jadi jangan coba-coba sombong karena bagaimana pun kau tetap pelayan."
"jangan coba-coba berusaha mendekati putra ku,karna putra ku ngak pernah tertarik dengan barang yang ada didapur....kau bukan level kami,jadi ingat batasan mu"
Kata-kata nyonya barbara selalu terngiang di telinga mala,dia tidak ingin sombong atau bertingkah sok dihadapan pelayan lainnya karena memang dia juga pelan. Lagi pula dia tidak pernah ingin menggoda tuan muda nya,atau mencari simpati pada sang nyonya agar menjadikannya bagian dari keluarga mereka. Mala tidak ingin berurusan dengan orang kaya, dia ingin hidup tenang dan bahagia bersama orang yang dicintainya selamanya
Nyonya barbara selalu menyuruh mala jika jordan tidak ada dirumah,tapi jika jordan ada dirumah. Nyonya barbara tidak pernah memanggil mala sama sekali ,hanya bik manik yang melayani nya untuk urusan apa pun
Hari ini mala pergi sendiri ke pasar,karena marni sakit jadi mala harus pergi sendiri. Bik manik tinggal didapur untuk beres-beres dan membantu melayani yang punya rumah jika mereka menginginkan sesuatu,mala berbelanja kebutuhan untuk dua hari kedepan. Mereka memang akan pergi ke pasar setiap dua hari sekali,karena memang nyonya barbara ingin sayuran dan buah yang fres makanya mereka pergi berganti-gantian ke pasar nya
__ADS_1
Mala sudah berbelanja semua kebutuhan yang diperlukan dirumah nyonya barbara,semua yang dicatat oleh bik manik tanpa terlewatkan. Semua nya sudah di beli nya,saat ini dia ingin memanggil becak karena dia kurang suka naik taksi. Bukan karena ongkos nya yang mahal,tapi dia lebih suka berangin-angin kalau naik taksi pasti nya tidak bisa berangin-anginan.
Braaak
Tiba-tiba seorang pria menabrak mala ,keranjang yang dibawa nya jatuh kebawah kaki nya tapi untungnya belanjaan nya tidak berjatuhan.
"maaf,aku sedang dikejar seseorang....bisakah kau membantu ku?" ucap pria yang sudah berdiri didepan mala sambil mata nya terus menatap ke belakang tubuh mala
Mala bingung harus apa,tapi akhirnya dia melihat sebuah toko yang sudah tutup tapi ada sedikit celah di dekat pintu nya. Mala menarik tangan pria didepannya itu,kemudian ikut bersembunyi di dekat celah pintu yang terbilang cukup sempit juga.
Tubuh kedua nya menempel sangat dekat,di sekitar pasar yang dilewati mala memang terbilang sepi . Hanya sebagian orang yang seliweran dan menunggu jemputan disana,keadaan pasar yang ramai saat di lorong yang tak jauh dari dalam
Wanita itu memang terlihat cantik,tapi dandanan seperti itu sangat ngak cocok masuk ke pasar. Mala mulai celingukan mencari seseornag lainnya,siapa tau ada pria lain yang memakai pakaian serba hitam yang berada disana tapi tidak ada siapa pun. Hanya beberapa tukang parkir juga orang yang membawa keranjang seperti dirinya tadi
Kemudian dia mendongakan kepala nya ke atas,menatap pria yang berada didepannya itu. Tidak ada rasa canggung sedikit pun pada mala,tatapan mereka bertemu saat mala melihat wajah pria itu
"hhmm....maaf pak,dari tadi ngak ada yang terlihat mencurigakan ...apa anda membohongi saya!?" tanya mala dengan mata yang sudah terlihat kesal
"ti....tidak....saya memang dikejar orang ,makanya saya minta tolong sembunyi kan" jelas pria itu dengan gugup
Sudah sering para wanita mendekati nya,tapi hanya mala yang tubuhnya bisa menempel dengan erat ditubuh nya membuatnya seperti susah bernafas
__ADS_1
"jangan bilang wanita itu?" tanya mala lagi dengan nada ketus nya
Tadi nya mala berpikir jika pria didepannya ini dikejar oleh sekelompok mafia,seperti di dalam film yang ditonton nya. Dia tidak menyangka jika hanya seorang wanita seksi yang mengejar pria itu saat pria itu menjawab dengan anggukan kepala nya,mata mala membulat sempurna. Kemudian dia sedikit menjauh dari pria didepannya itu,menatap pria itu dari atas hingga ke bawah
Pria itu terlihat bingung melihat tatapan mata mala yang menelisik penampilan nya,dia memicingkan matanya dan ikut menatap ke arah tubuh nya sendiri
"anda normal kan?" tanya mala dengan santai tapi terdengar mengejek
Seketika mata pria itu melotot,dia mengernyitkan dahi nya pada mala. Bisa-bisa nya mala berpikir dirinya ngak normal,membuat pria itu menarik kembali tubuh mala untuk menempel ditubuh nya
"apa kau tidak bisa merasakan sesuatu disana" bisik pria itu sambil menekan bagian bawah nya
Mata mala membulat sempurna, dia pun mendorong tubuh pria didepannya dengan cepat. Wajah nya sudah memerah menahan malu,karena bagian bawah nya memang merasakan sesuatu yang mengeras dibawah sana yang berasal dari si pria .
"tapi kenapa kau menghindari wanita itu?"ta nya mala dengan tatapan bingung nya
Pria itu terlihat bingung harus menjawab apa,dia hanya menatap wajah mala yang terbilang cantik alami
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1