
π²π²π²π²π²π²π²π²
Pagi pun tiba,reni bangun lebih dulu. Dia merasa malu jika harus bangun kesiangan,saat ini masih pukul lima pagi. Dia membersihkan tubuh nya ,kemudian berjalan keluar untuk membuat sarapan.
Saat sampai didapur,reni sudah melihat bik ina dan anak nya yang ikut membantu disana. Ada senyuman senang karena sahabat nya ada disana juga,dia mendekati kedua nya yang terlihat sibuk dengan masakan nya.
"pagi....lagi buat apa ni?" sapa reni dengan sopan dan lembut
"ren....kok cepat bangun nya?" tanya lisa yang merupakan sahabat reni dan anak nya bik ina
"aku mau bantu buat sarapan,apa yang mau kita buat hari ini?" ucap reni
"hei....nyonya muda ngak boleh kelelahan,mending kamu duduk saja disana ren" jawab lisa dengan santai,saat ini anak nya sedang bersama ayah nya yang merupakan supir pribadi bu rani
"kamu bicara apa sih,aku masih reni yang dulu ah....jadi bik,apa yang bisa aku bantu ?aku juga mau buat sarapan untuk suami dan mertua ku" ucap reni dengan kesal pada mereka berdua
"kamu duduk saja,aku buatkan susu dulu nanti kamu kasih ke kamar untuk suami mu ya" ucap lisa
Reni hanya diam saja,dia duduk sambil menunggu lisa membuatkan nya. Tadi nya dia yang ingin membuatkan nya untuk suami nya,tapi lisa tidak memperbolehkan nya. Dia tidak ingin suami dan mertua reni tau,karena pastinya mereka akan dimarahi .
"sayang....kok sudah bangun sih?aku nyariin kamu " ucap jordan yang membuat reni terkejut
Reni menatap kearah jordan yang sudah terlihat segar,padahal saat dia keluar tadi jordan masih terlelap dalam tidur nya. Memang saat terdengar pintu tertutup,membuat jordan mencari keberadaan reni.
Setelah mengetahui kalau reni sudah bangun lebih dulu,membuat jordan ikut bangun dan mandi. Tak butuh waktu lama untuk nya mandi,saat ini dia ingin kembali memeluk tubuh istri nya yang terbilang sudah menjadi candu nya.
"eh....sayang,ini masih pagi. Kenapa kamu ikut bangun juga?" tanya reni yang tidak menyangka jika jordan ikut bangun juga
"aku ngak bisa tidur kalau ngak meluk kamu" jawab jordan tanpa malu didepan bik ina dan lisa membuat pipi reni memerah
__ADS_1
"eekkhmmm....yang pengantin baru,semoga kedepannya tetap seperti ini ya" ucap lisa ,tanpa sadar dia mengatakan hal itu.
"uuppss....maaf pak,saya ngak sengaja" ucap lisa dengan menutup mulutnya,dia menyadari kesalahan mulutnya yang blak-blakan saat bik ina menyenggol lengan nya
"ngak apa apa," jawab jordan dan duduk disamping reni
cup
Jordan mengecup kening reni didepan mereka,lagi-lagi jordan melakukannya seenak nya saja membuat wajah reni semakin merah.
"eekkhmmm....sayang,apa kamu sudah mengatakan pada bik ina dan lisa?" tanya jordan yang mengambil susu yang diberikan oleh reni,saat lisa meletakkannya diatas meja.
Reni juga meminum susu yang di khusus kan untuk ibu hamil,lisa juga membuatkan nya . Mendengar ucapan jordan membuat reni bingung,dia mengernyit kan dahinya sambil menatap ke arah jordan
"mengenai apa?" tanya reni
"hah....maksud nya apa tuan muda?" tanya bik ina dengan bingung
"besok kami akan kembali ke kota dan kalian sekeluarga ikut kami,mertua dan istriku perlu bantuan kalian " jelas jordan
"sayang....aku kan udah bilang sama kamu,kenapa ngak kasih tau sahabat mu dan ibu nya " ucap jordan sambil menatap ke arah reni,dia menyingkirkan anak rambut diwajah reni dengan lembut
"kamu ngomong nya kapan?aku ngak inget" tanya reni dengan bingung
"kamu ingat saat aku bilang akan memberikan hadiah untuk sahabat mu yang sudah mengajarkan mu melayani suami " bisik jordan membuat wajah reni kembali merah
"aku ngak tau kalau ini hadiah untuk mereka " jawab reni sambil berbisik juga ,membuat bik ina dan lisa menatap ke arah mereka yang sibuk berbisik
"tapi tuan,saya ngak bisa pergi begitu saja. Bu rani...." jelas bik ina
__ADS_1
"saya akan melunasi semua hutang bik ina sama bu rani,tapi bik ina dan mang asep harus mau ikut kami ke kota"
Tiba-tiba nyonya barbara sudah berjalan mendekati meja makan ,dia mendengar percakapan mereka. Bik ina juga bisa terkejut,mereka merasa senang juga terharu karena orang asing membantu mereka .
"iya....dan untuk lisa,kamu harus ikut juga. Karena aku butuh teman disana nanti nya " ucap reni dengan sopan dan lembut
"tapi pekerjaan suami ku disini,kami disana mau tinggal dimana dan kerja dimana ren?" tanya lisa dengan nada khawatir
"urusan itu kamu ngak usah pikirkan,semua nya sudha diatur tapi kamu harus sering-sering ngajarin reni untuk melayani suami dengan baik" jawab jordan dengan santai
Wajah reni juga lisa memerah,mereka tidak menyangka jika jordan mengatakan hal itu secara gamblang. Mereka saling bertatapan denagn rasa malu,tapi tidak dengan ketiga wanita paruh baya yang kini masih berada disana.
"berarti pelajaran yang kau berikan pada reni membuat jordan sedikit puas" jelas nyonya barbara sambil tersenyum
Mereka menikmati sarapan pagi ini dengan nikmat dan lahap,nyonya barbara menyuruh bik ina ,lisa dan mang asep ikut sarapan bersama dalam satu meja dan tak lama suami lisa juga datang dan ikut sarapan bersama.
Sesuai janji jordan ,besok nya mereka kembali ke kota. Tak lupa jordan membayar hutang bik ina dan membawa bik ina beserta keluarga nya ke kota,dia akan memberikan pekerjaan yang layak pada suami lisa . Untuk bik ina dan mang asep,mereka akan tinggal bersama dengan nyonya barbara. Begitu juga dengan bik arum,nyonya barbara ingin rumah nya terasa ramai dengan anggota keluarga baru karena jordan dan reni memilih tinggal sendiri.
Beberapa bulan berlalu...
Jordan merasa senang karena selama beberapa bulan dia menikah dengan reni,Reni selalu memulai nya lebih dulu. Dia lebih agresif dan selalu bisa membuat jordan senang,semua nya berkat ajaran dari lisa.
Apalagi kondisi kehamilan reni sudah cukup membesar,jadi lisa sering menemani nya dirumah . Jordan tidak ingin reni merasa sendiri dirumah nya,walaupun selama ini bik arum juga nyonya barbara sering mengunjungi nya tapi tetap saja mereka tidak bisa menginap karena setelah kembali dari desa. Nyonya barbara membuka butik yang cukup besar,saat ini butik nya berkembang dengan cukup pesat.
Dan akhirnya,reni melahirkan anak laki-ΔΊaki yang sangat mirip dengan jordan. Membuat semua keluarga merasa senang,mereka mendapatkan keluarga baru dan hidup bahagia selama nya.
end
makasih atas kesetiaan nya selama ini,semoga makin suka sama cerita-cerita ku ya mentemen. Jangan lupa mampir dicerita ku yang lainnya,makasih lagi ya.....
__ADS_1