
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Tamu undangan yang datang merupakan teman-teman dekat willy saat kuliah,sebagian lagi merupakan pemilik villa sekitar nya . Willy sengaja menyuruh mengundang semua orang yang berada di dekat villa itu,karena dia ingin tinggal disana nanti nya .
Mereka sudah duduk berdua di pelaminan yang disiapkan dan di hias oleh para pelayan ,wajah sisil memerah karena malu. Willy menggenggam tangan sisil dnegan lembut,terlihat kedua orang tua willy juga ikut datang disana.
Sisil merasa senang melihat kedua orang tua willy datang,paling ngak saat ini willy sudah berbaikan dengan kedua orang tua nya. Sisil merasa sedih karena di pernikahannya tidak ada siapa pun yang dikenal nya,tapi dia bahagia akhirnya dia menikah juga.
"Kenapa sayang ?kok diem saja ?" tanya willy,dia menatap wajah sisil yang terlihat sedih.
"nnngg....ngak apa-apa kok" jawab sisil sambil menundukan kepalanya ,dia ingat kedua orang tua nya. Bukan kedua orang tua kandung nya, tapi kedua orang tua yang merawat nya selama ini, mereka kedua orang tua yang mengurus panti asuhan dimana dia di besarkan.
__ADS_1
"katakan lah,sekarang aku suami mu" ucap willy dengan lembut.
"aku rindu dengan ayah dan ibu di panti hiks....hiks...." jawab sisil yang sudah menangis, dia tidak bisa lagi menahan air mata nya.
"kita akan mengundang mereka nanti,saat pesta pernikahan kita minggu depan" jelas willy yang langsung memeluk tubuh sisil,dia menenangkan sisil agar tidak menangis lagi.
Selama ini sisil memang harus keluar dari panti asuhan karena dia sudah lulus sekolah dan harus mencari kerja ,jadi mereka harus keluar dan akan digantikan dengan anak lainnya yang ditelantarkan oleh orang tua nya juga.
Sisil hanya menganggukan kepalanya,wajah nya kembali tersenyum tipis membuat willy mengecup bibir sisil sekilas.
Cup
__ADS_1
"malam ini kamu harus melayani ku sebagai suami,aku sudah lama ingin sekali menyentuh mu tapi aku ingin menunggu waktu yang tepat dan malam ini lah waktu yang tepat untuk kita melakukannya " bisik willy membuat sisil terkejut,dia membulatkan matanya karena ucapan willy.
Tubuhnya menegang,jantungnya berdebar tak menentu. Sisil merasa gugup,dia tidak tau bagaimana cara melayani willy yang sudah resmi menjadi suami nya tapi dia akan berusaha melakukannya dengan baik.
Wajah sisil terlihat merah,willy hanya tersenyum tipis saja. Mereka menyambut ucapan selamat dari para tamu undangan,semua nya satu persatu pergi meninggalkan pesta pernikahan dan kembali ke tempat masing-masing.
Malam semakin larut,willy sudah menarik tangan sisil kedalam kamar penagntin mereka. Sisil merasa gugup juga takut,dia belum pernah melakukannya walaupun sering melihat secara langsung bagaimana cara nya bercinta dengan pria saat dia berada di kos nya dulu.
Sisil memiliki pelajaran yang di praktekkan langsung didepannya,tapi dia belum pernah mempraktekannya. Dulu hal-hal seperti itu sering dilihat nya,tapi tidak pernah membuat tubuh nya tegang seperti saat ini. Karna saat ini sisil akan mengalami nya sendiri,dia merasa semakin gugup
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘