
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
"bik.....kenapa masih disini?" tanya mala yang sudah bangun dan duduk di pinggiran tempat tidur,dia ingin membersihkan tubuhnya saat ini
"bibik ngak mungkin ninggalin kamu seperti ini,kamu harus sehat dan semangat....." ucap bik manik dengan lembut
"ya....aku akan berusaha bik, tapi semuanya ngak semudah itu" jawab mala yang merasa ingin menangis lagi,tapi dia tahan.
"dengar nak....masih ada kami disini,kau tidak sendirian " ucap bik manik yang langsung memeluk tubuh mala
"terima kasih bik,terima kasih...." jawab mala,dia mencoba tersenyum dan tidak menangis lagi
__ADS_1
Dokter stevani membawa makanan di dalam nampan,dia berjalan mendekati mala. Mereka sudah makan lebih dulu dan menyiapkan makanan untuk mala,mala menatap ke arah dokter stevani dengan lembut
"anda belum pulang juga ?" tanya mala yang kini sudah mengambil nampan di tangan dokter stevani.
"saya masih ingin melihat mu,keadaan mu sudah semakin membaik. Tapi sebaiknya pindah rumah saja dulu,untuk menenangkan diri sejenak. Pasti sulit melihat dan teringat kenangan disini bersama suami mu" jawab dokter stevani dengan lembut
"hhmmm....Tapi kemana?aku ngak punya siapa-siapa, ngak mungkin kerumah nyonya barbara" jelas mala yang kini sudah menundukan kepalanya,Dia memang butuh ketenangan,baru sampai dirumah ini dia sudah menangis. Mengingat percintaan panas yang sering mereka lakukan disetiap sudut rumah itu,dia kembali menangis dalam diam
"jika kamu ngak keberatan,tinggallah bersama dengan ku untuk sementara atau selama nya juga boleh" jawab dokter stevani,dia mendekatkan dirinya pada mala yang masih menangis. Menarik wanita cantik itu kedalam pelukannya,berusaha menenangkannya
"kalau kamu mau tinggal dengan ku,kamu yang akan jadi keluarga ku karena aku juga sama seperti mu" jelas dokter stevani dengan tersenyum lembut menatap wajah mala,mereka sudah melepaskan pelukannya.
__ADS_1
Mata mala membulat sempurna,tatapan nya tak lepas dari wanita paruh baya didepannya itu. Bisa-bisa nya dia membuka luka lama dokter stevani,membuat kedua mata yang sedikit keriput itu berkaca-kaca
"maaf kan aku,aku ngak bermaksud untuk ...." ucap mala tapi berhenti saat melihat gelengan kepala dari dokter stevani.
"kamu ngak salah,kenapa harus minta maaf. Kamu kan ngak tau mengenai kehidupan ku selama ini,jika kamu mau....mulai sekarang kita akan bercerita bersama " jelas dokter stevani
"terima kasih dok,anda mau menerima ku yang bukan siapa-siapa ini" jawab mala yang kini kembali memeluk dokter stevani
"sebaiknya sekarang saja pindahan nya,baru sebentar kamu sudah menangis seperti ini. Bagaimana jika nanti kami pulang ?bisa-bisa kamu stress dan gila,belum lagi hal aneh yang seperti kamu lakukan di rumah sakit" ucap bik manik menatap tajam pada mala,dirumah sakit bila sendiri maka mala akan menyalahkan dirinya dan mencoba untuk bunuh diri agar bisa bersama jordan juga buah hati nya yang belum lahir.
"maaf....Aku ngak akan melakukannya lagi " jawab mala,dia merasa bersalah karena berpikir dirinya hanya sendiri,tidak ada yang mempedulikannya tapi ternyata dia salah karena begitu banyak yang menyukai nya bahkan menyayangi nya seperti saat ini
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘