dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
akhir bahagia sisil


__ADS_3

🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺🌺


Sisil mendekap tubuh willy dengan erat,begitu juga sebaliknya. Mereka tidur dengan damai setelah percintaan yang cukup panas, pagi nya mereka terbangun dan tertawa bersama karena merasa lucu dengan semua yang ada.


"istri ku,aku mencintai mu" bisik willy dengan lembut,dia merasa senang karena akhirnya bisa menikahi sisil.


Sisil membalas ucapan cinta willy,dia juga sudah mencintai willy. Bagi nya willy merupakan hal terindah dalam hidupnya,keluarga willy juga menerima nya dengan baik.


Waktu terus berlalu,tak terasa sudah enam bulan berlalu. Mala sudah mengandung anak blake,setelah kejadian itu blake menjaga mala dengan baik.


Anak mereka dinyatakan kembar,berjenis kelamin laki-laki. Kandungan mala dalam keadaan sehat,dia bahkan membuat pengawalan saat mala pergi keluar bersama sisil.


Sisil juga mengandung anak willy,mereka sering berbelanja bersama. Nyonya barbara tidak pernah menganggu mala dan dokter stevani lagi,karena memang dia tidak ingin berurusan dengan blake. Dia sangat mengenal blake selama ini,jadi dia tidak ingin membuat keributan dan mengganggu istri blake karena bakalan bisa membuat nya hancur.


Saat ini blake juga masih memantau keadaan jordan,dia tidak ingin jordan kembali ke kota mereka karena dia takut nanti nya mala akan kembali pada jordan. Apalagi mala belum pernah mengatakan cinta atau membalas ungkapan cinta nya,walaupun mereka sering bercinta selama menikah .


Blake baru saja pulang kerja,dia melihat mala yang sudah kesulitan berjalan. Dengan cepat blake mendekati nya dan mengangkat tubuh mala hingga membuat mala menjerit,mala takut jatuh karena tubuh nya terbilang berat.


"aaakh.....papa,nanti jatuh. Turunin ih..." teriak mala dengan ketus,dia masih melingkarkan tangannya di leher blake karena dia takut jatuh.


"Ngak mungkin jatuh lah ma,papa kan kuat" jawab blake dengan tawa dibibir nya.


Kakek blake memperhatikan mereka ,dia senang karena mala menerima blake walaupun mala menikah karena terpaksa saat itu. Dia tau kalau blake sangat mencintai mala makanya dia merestui mereka dan ingin blake bahagia bersama dengan mala.


Blake membawa mala kedalam kamar mereka,selama menikah . Blake dan mala tinggal dirumah utama,karena sang kakek ingin menghabiskan waktu tua nya bersama cucu juga cicit nya nanti

__ADS_1


Blake merebahkan tubuh mala di atas tempat tidur,dia menatap wajah mala yang masih tersenyum. Ada rasa senang di hati nya melihat senyuman dibibir mala,dia mengecup bibir mala dan memperdalam ciumannya.


cup


"Apa kau bahagia menikah dengan ku?" tanya blake setelah melepaskan ciumannya ,mala hanya menganggukan kepala nya.


Blake merasa khawatir,selama ini jordan sering menghubunginya seperti dulu saat mereka kuliah. Jordan tidak mengingat apa pun mengenai mala,karena ingatan mengenai mala dihilangkan oleh dokter yang selama ini merawat nya atas permintaan nyonya barbara.


Jordan hanya mengingat andalah pekerjaan dan kehidupannya sehari-hari saat sebelum mengenal mala,makanya dia kembali menghubungi blake tanpa sepengetahuan nyonya barbara.


Saat ini pun jordan sudah di jodohkan dengan cintya,anak dari teman nya nyonya barbara. Jordan memang belum mencintai cintya,tapi bagi cintya ngak masalah yang penting jordan mau menerima nya .


Mala memperhatikan raut wajah blake,blake memeluk tubuh mala dengan erat sambil mengelus perut mala yang sudah besar. Kandungan mala terbilang sehat,sekitar dua bulan lagi dia akan melahirkan dan mala ingin melahirkan secara normal makanya dia melakukan latihan ibu hamil.


Mala mengelus kepala blake yang bersandar didada nya,dia merasa kalau blake sedang merasa khawatir. Mungkin blake memiliki masalah dalam pekerjaan nya,sehingga wajah blake terlihat sedikit muram.


Semenjak menikah,mala dan blake memutuskan untuk memberikan panggilan sayang . Apalagi saat itu mala dinyatakan sudah hamil,makanya mereka memutuskan panggilan mama dan papa saja.


Blake hanya menggelengkan kepalanya,dia bingung bagaimana menyampaikan semua kekhawatiran dihati nya. Tapi pasti nya mala akan bertemu dengan jordan,jadi mau tak mau blake pun harus menyampaikan hal mengenai jordan pada nya suatu hari nanti.


"apa masalah perusahaan ?" tanya mala lagi,walaupun dia tidak mengerti tapi paling ngak blake akan merasa tenang jika menceritakan masalah nya pada mala.


"hhmmm....sayang,apa kau mencintai ku?" tanya blake dengan nada sedih nya.


"Kenapa bertanya seperti itu?" tanya mala yang merasa bingung mendengar pertanyaan blake yang tidak masuk akal menurutnya karena selama dia mengetahui kalau dirinya hamil,dia sudah mulai membuka hati untuk blake.

__ADS_1


Apalagi selama ini blake sangat baik pada nya juga pada mama angkat nya,dia merasa dilindungi dan dijaga. Apa pun keinginannya ,blake selalu menuruti nya. Bahkan saat dia mual dan muntah sewaktu awal-awal kehamilan,blake dengan sabar menyiram muntah nya dan membuatkan minuman anti mual .


"Aku takut kau akan meninggalkan ku" jawab blake dengan pelan


"Aku tidak akan meninggal kan mu sampai kapan pun,lagi pula saat ini ada mereka disini. Mana mungkin aku meninggalkan mu begitu saja,mereka membutuhkan mu" jelas mala dengan nada ketus nya karena blake menanyakan hal yang tidak berguna.


"Hanya mereka yang butuh aku,kau tidak butuh aku kan?" ucap blake masih dengan nada sedih nya


Mala menarik wajah blake yang bersandar di dada nya,dia menatap kedua mata blake yang memancarkan kesedihan. Terlihat jelas rasa takut disana,mala tidak tau kenapa blake takut. Tidak seperti blake biasanya,dia merasa bingung tapi dengan cepat mala mencium nya.


cup ....cup...cup


Mala mencium kening,kedua mata blake dan terakhir bibir nya . Mala memperdalam ciuman nya,membuat blake ikut membalas nya . Ada perasaan senang tapi rasa takutnya juga semakin besar,hingga akhirnya mala melepaskan ciumannya.


"Aku mencintaimu, aku juga butuh dirimu disisi ku . Menjaga anak kita selama nya,jadi kamu jangan takut aku meninggalkan mu" ucap mala membuat blake kembali melabuhkan ciuman nya dikening mala.


"Tapi....sayang,seandai nya jordan kembali. Apa kau akan kembali pada nya?" tanya blake membuat mala mengernyitkan dahi nya,dia merasa bingung karena selama ini yang dia tau kalau jordan sudah meninggal.


"pa....kamu bicara apa?mas jordan sudah meninggal, kamu jangan bicara yang ngak-ngak deh" jawab mala dengan kesal


"Jika...jika jordan masih hidup,apa kau akan kembali pada nya ?" tanya blake,dia masih ingin mendengar jawaban mala


Baru ini mala mengatakan cinta pada blake, membuat blake senang tapi rasa takut nya juga semakin menjadi. Dia takut jika mala akan memilih kembali pada jordan dan meninggalkan dirinya juga kedua anaknya,atau mungkin mala akan membawa kedua anak nya bersama nya.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2