dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
kesempatan


__ADS_3

🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷


Flashback off


Marni menceritakan semuanya,karna malam itu Dia menginap dirumah gibran dan pagi nya mereka menjumpai kedua putri nya di panti. Bu panti pun meminta maaf pada marni karena sudah membohongi nya,gibran juga mengajak marni untuk melihat lucy karena gibran yakin jika marni belum sepenuh nya percaya ucapan nya


Marni merasa terkejut,tapi dia juga merasa kasihan. Walaupun lucy pernah mencoba melukai nya,tapi dia tidak ingin melihat lucy seperti saat itu. Dia hanya ingin hidup normal dan bahagia bersama kedua anak nya,tapi mungkin Tuhan berkata lain. Takdirnya dengan gibran belum berakhir,jadi dia masih harus merawat pria tua itu juga anak tiri nya.


Marni menerima semuanya dengan ikhlas,dia akan merawat orang-orang yang dia sayangi. Marni memang sudah menganggap lucy sebagai putri nya,walaupun usia mereka hanya berbeda beberapa tahun saja.


"selamat ya mbak marni,akhirnya mbak bisa bahagia juga" ucap mala sambil memeluk tubuh marni, begitu juga dengan bik manik.

__ADS_1


Marni membalas pelukan kedua nya dengan senang,dia akan berpamitan dengan nyonya barbara tapi karena nyonya barbara tidak berada disana makanya dia berniat memberitahu melalui ponsel saja. Itu pun mungkin gibran yang akan menelpon nyonya barbara, dia hanya pamitan pada tuan muda jordan nya saja lebih dulu.


"semoga kalian berdua menemukan kebahagiaan selama nya,bibik hanya bisa berdoa yang terbaik untuk kalian" ucap bik manik sambil memeluk kedua wnaita muda didepannya ,dia berharap yang terbaik untuk kedua nya karena dia sudah menganggap mala dan marni sebagai anak-anak nya


Mala masuk kedalam kamar nya setelah kepergian marni,bik manik juga masuk kedalam kamarnya karena hari memang sudah sangat larut. Bahkan kedua nya sudah tertidur dengan lelap nya ,tapi tidak dengan jordan. Dia Masih memikirkan cara menaklukan hati mama nya ,hingga akhirnya dia memilih menuju kamar mala dan mengetuk pintu kamar mala dengan pelan


tok...tok ...


Mala yang memang sudah tertidur tidak mendengar apa pun,membuat jordna kembali ke kamar nya lagi. Dia mengambil ponselnya dan menelpon mala,tapi tetap saja tidak di angkat oleh mala membuat jordan tersenyum dan menggelengkan kepalanya.


"la....kamu tidur udah seperti mayat,ngak bisa terbangun karena suara yang cukup keras ya....atau kamu kecapean ya ?" ucap jordan dengan pelan sambil menatap ponselnya

__ADS_1


"ya sudah lah,kamu istirahat ya....aku juga mau tidur,met bobok sayang " gumam jordna sambil mencium foto mala di ponselnya


Jordan pun merebahkan tubuhnya diatas tempat tidurnya,kemudian berusaha memejamkan matanya hingga tak lama dia pun tertidur.


Pagi nya,mala bangun dengan semangat. Dia menatap ponselnya yang sudah berbunyi karena suara alarm yang dipasang nya,dia melihat beberapa panggilan dari jordan tadi malam. Matanya membulat sempurna,Dia merasa terkejut karena cukup malam juga jordan menghubungi nya


"ada apa ya?" tanya mala dalam hati


Mala pun langsung mandi dan menuju dapur,dia membuat sarapan bersama bik manik. Dia sudah melihat nyonya barbara di meja makan,wajah nyonya barbara terlihat biasa saja. Mala yakin jika jordan belum menceritakan apa pun pada mama nya dan dia berharap jordna tidak akan memberitahu mama nya hari ini,dia masih takut menghadapi nyonya barbara nanti nya


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2