dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
terulang lagi


__ADS_3

🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼🌼


Marni berdiri,dia menatap wajah gibran dengan kesal. Gibran hanya tersenyum,dia merasa gemas melihat bibir marni yang sudah cemberut.


"buka pintu nya,aku mau keluar" bentak marni dengan keras


"anda membohongi saya,dimana anak saya?" bentak marni lagi,dia sangat kesal karena tidak ada tanggapan dari gibran


"ambillah jika kau ingin membukanya" jawab gibran dengan senyuman puas nya


"tuan....tolong jangan mempersulit saya" ucap marni dengan nada memohon,dia takut jika dirinya akan diterkam oleh gibran seperti dulu


"aku merindukan mu sayang,aku ingin kau kembali pada ku lagi...." ucap gibran,kini dia sudah berjalan mendekati marni tapi marni memilih untuk mundur

__ADS_1


"sayang....aku ngak bisa hidup tanpa mu" ucap gibran dengan nada memelas


"heh....anda terlihat baik-baik saja tuan,jangan buat saya tertawa" jawab marni dengan tatapan sinis nya


"aku hidup dengan tidak baik,kau bisa melihat catatan kesehatan ku didalam sana" jelas gibran sambil menunjuk ke arah laci meja dekat tempat tidur nya


Memang selama ini gibran hidup dengan bekerja dan bekerja hingga dia lupa makan,tubuhnya juga kurus dan kurang terurus. Apalagi dia telat makan hingga membuatnya memiliki penyakit lambung,bahkan sering dirawat dirumah sakit selama beberapa hari dalam tiap bulan


Marni tidak percaya,dia memang merasa kalau gibran sudah terlihat tidak terawat. Tapi dia tidak yakin jika gibran memiliki penyakit yang serius,melihat marni diam saja membuat gibran berjalan ke arah meja dan membuka laci nya . Mengeluarkan beberapa kertas hasil kesehatannya,terlihat jelas nama rumah sakit nya disana


Marni membaca setiap detail tulisan disana,kemudian matanya melotot tak percaya. Dia melihat wajah gibran dengan sedih,matanya menelisik tubuh gibran dari atas hingga kebawah. Disana juga ada kertas mengenai keadaan kesehatan lucy,semuanya diletakan disana oleh gibran.


Marni meletakan kertas itu diatas tempat tidur,dia mendekati gibran dan menangkup wajah gibran dengan kedua tangannya. Menatap wajah gibran yang memang terlihat pucat dan tirus, kemudian dia mendekatkan wajah nya pada wajah gibran

__ADS_1


cup


Marni mengecup kening gibran dengan lembut,kedua tangan nya masih menangkup wajah gibran dan mengelus nya. Dia tidak menyangka jika gibran akan menderita seperti itu,padahal dirinya dulu sangat menderita juga .


"hidup lah dengan baik,jangan menyiksa diri dengan bekerja saja" ucap marni dengan pelan,dia ingin melepaskan kedua tangannya dari wajah gibran tapi gibran menahan nya.


"kembali lah pada ku marni,kedua anak kita juga butuh papa nya " ucap gibran dengan lembut


Marni tidak menjawab,gibran mendekatkan lagi wajah nya dan meraup bibir marni. Mellumat dan menghisap bibir yang selama ini dia rindukan,awalnya marni diam saja hingga permainan lidah gibran membuatnya membuka mulutnya dan ikut menikmatinya bahkan sudah membalas ciuman gibran.


Tangan marni sudah melingkar di leher gibran,dia ikut menikmati setiap sentuhan yang kini diberikan oleh gibran. Tangan gibran sudah merremas gundukan kenyal milik marni,dia juga sudah membuka kancing kemeja atas marni tanpa marni sadari.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2