
☘☘☘☘☘☘☘
Reni terus mendekap tubuh jordan,dia merasakan nikmat diseluruh tubuh nya hingga akhirnya dia kembali tak sadarkan dirinya. Jordan melakukannya perlahan,karena dia tau kalau ada anak mereka didalam sana.
Jordan menatap ke arah wajah reni yang terbilang sangat cantik,dia baru menyadari kecantikan Reni karena saat memaksa reni tiga bulan yang lalu. Jordan tidak menyadari nya dan hanya merasakan nikmat nya bercinta dengan perawan
cup
Jordan memakaikan kembali pakaian reni,dia sudah menyiram anak nya dengan cairan kenikmatan miliknya yang sudah keluar didalam daerah sensitif reni. Kemudian jordan memasangkan celana nya kembali dan menjalankan mobilnya menuju hotel yang sudah di pesan nya,dia memesan tiga kamar. Untuk bik arum juga asisten nya,besok mereka akan kembali ke kota dimana jordan tinggal.
Setelah sampai di hotel,jordan menunjukan ponsel nya yang berisi pesanan ketiga kamar dan dia pun diarahkan ke kamar yang sudah dipesan nya. Dengan menggendong reni didalam pelukannya,dia menggendong seperti bayi koala karena reni yang tidak memakai dalaman. Dia tidak ingin daerah sensitif milik reni dilihat dan dinikmati oleh mata para pria lain,dia akan menjaga nya.
Sesampainya didalam kamar nya,jordan merebahkan tubuh reni diatas tempat tidur. Dia duduk di pinggiran tempat tidur dan mengirimkan pesan pada asistennya mengenai taksi online juga kamar yang sudah dipesan nya,kemudian dia melihat wajah reni yang teduh.
Jordan berjalan menuju kamar mandi,dia ingin membersihkan tubuh nya lebih dulu kemudian membersihkan tubuh reni yang pasti nya lengket dengan bekas percintaan mereka.
Setelah penuh kesabaran yang membuat nya harus kembali menahan diri karena membersihkan tubuh reni yang hampir membuat nya ingin mengulang bercinta dengan nya,jordan menutup tubuh reni dengan selimut karena dia juga tidak membawa pakaian apa pun saat ini.
Kemeja juga jas miliknya sudah tidak layak dipakai menurutnya,karena sudah seharian dia pakai saat dikantor dan langsung terbang menuju kota dimana villa cintya berada.
Jordan memesan beberapa pakaian dalam untuk reni dan untuknya,juga pakaian untuk mereka pakai besok saat berangkat ke kota tempat tinggal nya saat ini.
__ADS_1
Tubuh jordan merasa lelah,karena belum ada istirahat sama sekali selama sampai disini. Dia yang tidak memakai apa pun memilih untuk tidur bersama dengan reni di satu selimut yang sama,dia memeluk tubuh reni yang terasa berisi. Kemudian dia mengecup kening juga bibir reni sekilas,mengelus perut reni dan mengecupnya
"sehat ya nak....papa akan jaga mama dan kamu mulai saat ini dan selama nya "gumam jordan dengan pelan.
Jordan sudah terlelap saat asisten dan bik arum sudah sampai di hotel,dia ingin melihat keadaan reni tapi asisten jordan mengatakan kalau jordan dan reni sudah tertidur jadi besok saja bertemu dengan mereka.
Keesokan hari nya reni terbangun dengan kepala yang masih terasa pusing,dia menggerakan tubuhnya yang kaku. Merasakan kaki nya yang seperti ditimpa oleh sesuatu dan dada nya yang terasa ditindih,membuat nya membuka mata dan melihat sebuah tangan kekar sudah berada didada nya.
Pikiran nya sudah melayang mengingat kejadian di villa,dimana salah satu pria paruh baya yang merupakan tamu cintya menariknya. Seketika dada nya terasa sesak,jantung nya berdebar tak menentu membayangkan pria disamping nya adalah pria itu.
Air mata sudah mengalir dengan deras membasahi tangan kekar jordan,seketika jordan terbangun dan menatap ke arah reni yang sudah menangis senggugukan.
"Sayang.....ada apa?apa ada yang sakit?" tanya jordan dengan nada khawatir,dia menatap ke arah reni yang juga ikut menatap nya.
"syukurlah....kirain ada yang sakit" ucap jordan dengan nada lega
Reni masih menangis,tapi dia memperhatikan wajah jordan dengan seksama kemudian dia mulai mengingat -ingat wajah jordan yang pernah dia lihat dimana. Hingga akhirnya dia menutup mulutnya dengan mata yang membulat sempurna,dia yakin jika pria didepannya ini adalah ayah dari anak nya.
"an....anda pria malam itu kan?" tanya reni dengan tatapan tajam nya
"hhmmm....ya,aku calon suami mu. Ayah dari anak kita" jawab jordan dengan santai membuat reni membuka mulutnya dengan lebar,dia tidak percaya dengan apa yang didengar nya.
__ADS_1
"an....anda ngak lagi sakit kan pak?" tanya reni masih belum percaya dengan pendengarannya.
"kita akan menikah minggu depan,siang nanti kita berangkat ke kota ku. Kita akan hidup disana bersama anak kita,saat ini tubuh ku sangat lelah jadi aku ingin tidur sebentar lagi ya" jelas jordan sambil memeluk tubuh reni kembali dan meletakan kepalanya didada reni membuat reni terkejut.
"an....anda mau ngapain ?" tanya reni dengan ketus,dia berusaha mendorong kepala jordan tapi jordan malah merapat kan nya dengan cepat.
"sebentar saja,aku hanya ingin tidur bersama istri dan anak ku" jawab jordan sambil memejamkan mata nya,dia memang benar-benar lelah.
Melihat mata jordan yang terpejam,juga wajah nya yang tampak sekali sedang lelah. Akhirnya reni membiarkan kepala jordan berada didada nya,bahkan tangannya ikut mengelus kepala jordan hingga terdengar suara hembusan nafas yang tenang . Menandakan kalau jordan sudah kembali terlelap,reni tidak ingin mengganggu tidur nya jordan.
Reni terus memperhatikan wajah jordan yang tampan,dia mengingat percintaan panas yang sudah merenggut kesuciannya. Dia juga ingat,setelah merasakan sakit dan perih di daerah sensitif nya. Dia langsung ngak sadarkan diri,dia juga mengingat wajah jordan malam itu yang terlihat berbeda.
Reni memejamkan mata nya kembali,dia tidur dengan nyenyak nya tanpa sadar. Selama ini dia memang jarang tidur nyenyak,bahkan sering gelisah hampir setiap malam. Mungkin saat ini karena bawaan bayi yang ingin berada dipelukan papa nya,makanya dia terlihat nyaman dalam tidurnya
Tak lama,jordan membuka mata nya. Dia melihat posisi nya tidur tadi masih dengan yang sama saat dia bangun,bahkan tangan reni ada dikepala nya membuat nya tersenyum.
Jordan bangkit dari tidur nya,dia duduk melihat ke wajah cantik reni. Kemudian dia mendekatkan wajah nya dan mengecup kening reni dengan lembut,ada rasa senang dihatinya bisa mencintai dan menikah dengan wanita yang sudah mengandung anak nya.
cup
"maafkan aku karena sudah memaksa mu malam itu " gumam jordan ,dia masih menatap wajah reni yang damai.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘