dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
pertemuan mala dan faldi


__ADS_3

☘☘☘☘☘☘☘☘☘☘


Pagi ini mala sudah berada didapur,dia tidak bisa tidur tadi malam karena memikirkan hubungannya dengan jordan. Dia benar-benar bingung harus bagaimana lagi,sepanjang malam jika ingat ingin berpisah dengan jordan maka dia akan langsung menangis


Wajah mala terlihat sangat sembab karena hampir semalaman tidak tidur dan menangis terus menerus,begitu juga dengan jordan. Wajah nya juga terlihat sangat pucat,dia benar-benar ngak ingin berpisah dengan mala tapi dia bingung bagaimana membuat mala bersedia bersama nya. Jordan bersedia meninggalkan semua nya demi mala,makanya dia ingin berusaha meyakinkan mala


"kok pagi-pagi sudah disini la?" tanya bik manik yang baru masuk ke dapur,biasanya mala dipanggil lebih dulu baru datang ke dapur walaupun mala sudah bangun lebih dulu


"ngak apa-apa bik,kebetulan lagi ngak bisa tidur saja"jawab mala dengan sopan, wajah nya masih menatap ke arah penggorengan


"oh....hari ini kita masak apa?" tanya bik manik yang melihat semua bahan makanan sudah di rajangin dan di siapkan oleh mala,bahkan hampir siap semuanya


Mala hanya diam saja,dia menyelesaikan semua masakan nya sendiri. Bik manik yang menyusun makanan dimeja makan depan,dia belum memperhatikan wajah mala yang terlihat sembab


"hah....akhirnya selesai juga,setelah ini baru kita sarapan ya la" ucap bik manik yang membereskan bekas masakannya,dia pun membawa makanan untuk para pekerja dirumah itu dimeja makan yang berada tak jauh dari dapur


Saat hendak menyuruh makanan,bik manik melihat jelas wajah mala. Dia terkejut dna berjalan mendekati mala yang berada di seberang meja nya,dia menangkup wajah mala dengan kedua tangannya


"ada apa dengan wajah mu?apa kau menangis semalaman?apa ada masalah ?mala....katakan sejujurnya?" tanya bik manik dengan tatapan khawatir, dia sudah menganggap mala sebagai anak nya sama seperti marni.


"tidak ada apa apa bik, aku baik-baik saja kok " jawab mala sambil memberikan senyuman manis nya


"walaupun kau baru setahun disini,bibik bisa lihat dan tau dengan jelas mengenai diri mu....katakan ada apa?siapa tau bibik bisa menolong mu nak?" ucap bik manik dengan lembut


"aku akan cerita lain kali bik,sekarang kita sarapan dulu setelah itu baru aku cerita kan semua nya " jelas mala,dia memang tidak bisa menyembunyikan apa pun lagi. Dia akan mengatakan semuanya pada bik manik mengenai hubungannya dengan jordan,dia akan meminta saran dari bik manik

__ADS_1


"mala,setelah makan ke ruang kerja ya....saya ingin bicara sama kamu" ucap nyonya barbara pada mala,membuat mala menganggukan kepalanya


"sebenarnya ada apa?" tanya bik manik,dia bingung karena nyonya barbara memanggil mala ke ruangan kerja. Biasanya nyonya nya itu memanggil mala dan menyuruh nya ke kamar nya karena ingin di pijat atau ingin disuruh membantu nya membereskan pakaian nyonya barbara yang tidak dipakai lagi,tapi ini malah disuruh ke ruang kerja


"aku ingin dikenalkan dengan supir nya tuan muda bik,nyonya barbara ingin menjodohkan aku dengan nya" jelas mala membuat bik manik terkejut


"faldi?syukurlah,faldi anak yang baik la....kamu akan bahagia bila menikah dengan nya " ucap bik manik dengan lembut


Setelah makan dan membereskan bekas makanan mereka,mala pun berjalan menuju ruang kerja jordan . Dia mendengar suara nyonya barbara dan suara pria yang sedang berbincang,dia mengetuk pintu sebelum masuk


tok....tok....tok..


"masuk" jawab nyonya barbara dari dalam


Mala masuk kedalam ruangan itu,dia melihat jordan juga seorang pria didekatnya. Dia berdiri tepat didepan nyonya barbara,dia melihat nyonya barbara yang duduk langsung berdiri mendekati mala


"hah....ah iya nyonya,halo...saya faldi" jawab faldi yang menatap ke arah mala


"halo kak....aku mala ,salam kenal" ucap mala dengan sopan


"cantik,pantas tuan muda langsung menyukainya pada pandangan pertama " batin faldi yang menatap ke arah wajah mala yang terbilang cantik alami


Faldi tau kalau mala semalaman ngak tidur dan nangis saja,terlihat dari matanya yang sembab. Persis seperti tuan muda nya itu,dia juga melihat lingkaran hitam di mata jordan.


"kenapa mama menjodohkan mereka?mereka sama sekali ngak cocok" bentak jordan dengan kesal

__ADS_1


Mala menatap wajah jordan,terlihat sekali lingkaran mata jordan. Mala yakin jika jordan juga tidak tidur tadi malam,dia merasa kasihan pada pria itu Tapi dia juga bingung harus bagaimana lagi


"kan ngak apa-apa sayang,biar kan mereka mencoba nya. Siapa tau mereka cocok " jawab nyonya barbara


Jordan ingin menyela lagi,tapi mala menggelengkan kepalanya membuat jordan mengenai nafas nya dengan kasar sehingga jordan tidak mengeluarkan suara nya lagi. Dia hanya diam melihat mala ,wajah sembab itu terlihat jelas disana


"kenapa bukan aku saja yang dijodohkan dengan mala ma?" tanya jordan membuat mala juga nyonya barbara terkejut,faldi sudah yakin jika jordan memang sangat mencintai mala


"kau bicara apa sih?mala hanya pantas dengan faldi,kau akan mama jodohkan dengan anak teman mama yang pantas dengan mu" jawab nyonya barbara


"aku ngak mau dijodohkan dengan siapa pun ,aku akan mencari calon istri ku sendiri " ucap jordan dengan ketus


"ya sudah....kalian silahkan berbincang saja ditaman belakang,pekerjaan kalian kan sudah selesai " ucap nyonya barbara sambil menatap ke arah faldi dan mala secara bergantian


Faldi dan mala keluar dari dalam ruangan kerja jordan,dia menatap wajah punggung mala yang berjalan keluar bersama dengan faldi membuatnya merasa kesal tapi dia masih melihat mama nya disana


Jordan juga ikut keluar dari ruang kerja nya,sebenarnya dia ingin sekali ikut mala dna faldi ke taman belakang tapi itu tidak mungkin dia lakukan .


"kau mau kemana nak?" tanya nyonya barbara menatap jordan


"aku mau tidur,kepala ku pusing " jawab jordan meninggalkan nyonya barbara dengan tenang


Saat ini faldi dan mala sudah duduk berdua ditaman,bik manik memperhatikan dari jauh. Dia melihat nya dengan tersenyum,tapi dia memperhatikan wajah mala yang terlihat tidak senang.


Tak lama tatapan mata bik manik pun ke arah seberang,dimana ada tuan muda jordan nya sedang memperhatikan ke arah mala dan faldi. Bik manik mengernyitkan dahi nya,dia mulai berpikir jika tuan muda nya itu pasti sudah memiliki rasa pada mala karena wajah nya jordan terlihat sedikit kesal .

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2