
❣❣❣❣❣❣❣❣
Ceklek
Willy membuka pintu kamar mereka yang sudah dihiasi oleh bunga diatas nya,tubuh sisil semakin menegang. Tangannya juga terasa dingin,jantung nya semakin berdebar tak menentu.
"Sayang....kenapa tangan mu dingin sekali ? " Tanya willy sambil menggenggam tangan sisil dengan lembut dan menghangatkan nya .
Sisil hanya menggelengkan kepala nya,dia mengingat bagaimana teman wanita nya di kos nya dulu bercinta dengan pacar nya diruang tamu. Temannya itu duduk dipangkuan si pria,dengan mudah nya teman wanita sisil mengarahkan ba ta ngan milik pacar nya memasuki miliknya.
Suara mereka terdengar men de sah tak karuan,saat itu sisil tidak merasakan apa pun karena memang dia belum pernah mengalami hal itu sendiri.
"Sayang...." panggil willy membuat sisil tersadar
"sebaiknya kamu bersih-bersih dulu,kita akan melakukannya pelan- pelan saja " ucap willy dengan lembut
__ADS_1
Sisil hanya mengangguk,dia memang tidak bisa menghindari nya lagi malam ini. Dia yakin kalau willy ngak akan melepaskan nya seperti waktu mereka tidur bersama saat di kos an sisil, sisil berdiri dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuh nya.
Sementara willy menarik seprai yang diatas nya banyak sekali kelopak bunga berwarna-warni,dia mencampakannya dilantai hingga bunga-bunga itu bertebaran di seluruh lantai. Sedangkan di atas tempat tidur tinggal selimut dan seprai warna putih ,dia akan membayangkan bercinta dengan sisil diatas sana.
Sisil berlama-lama didalam kamar mandi ,dia masih merasa takut dan gugup hingga akhirnya willy masuk kedalam kamar mandi tanpa disadari oleh sisil.
"Sayang....kenapa lama sekali ?" bisik willy yang sudah tidak mengenakan apa pun,dia memeluk tubuh sisil dari belakang.
Sisil juga sudah polos,dia berdiri dibawah shower yang mengeluarkan air hangat. Tubuh sisil menegang saat merasakan tangan willy sudah berada di daerah dada nya ,mengelus dan meremas dada nya dengan pelan.
"ssshh.....ah"
Suara de sa han sudah keluar dari bibir sisil saat lidah willy mulai bermain di pu ting susu nya,dia semakin menekan kepala willy agar tidak melepaskan permainan lidah nya disana.
Tangan willy yang satu meremas bagian dada sisil yang tidak di jamah dengan lidah nya,dia meremas dan memainkan pu ting susu itu dengan pelan sambil mencubit nya . Tangan lainnya sudah berada dibawah sana, mengelus daging kecil diantara daerah sensitif nya itu membuat tubuh sisil semakin gelinjengan.
__ADS_1
"hhmmm....pak,ssshh..."
Sisil tak bisa berkata-kata lagi,dia hanya menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh willy hingga akhirnya tubuh nya terangkat. Willy menggendong nya dan membawa nya keluar dari kamar mandi. Dia meletakan tubuh sisil yang basah di atas meja rias,kemudian mengambil handuk dan mengeringkan tubuh sisil dengan lembut.
Sisil merasa malu,satu persatu tubuh nya di lap oleh willy,willy mengelap tubuh nya sambil memberikan sedikit tekanan hingga membuat tubuh sisil tegang.
Setelah nya,willy membuka kedua paha sisil dan mendekatkan wajah nya tepat didepan daerah sensitif nya. Dia menjilati,memainkan lidah nya di sana dengan lembut.
"hhmmm....kau sudah basah sayang " ucap willy yang masih memainkan lidah nya didepan darerah sensitif sisil
"bolehkah?" tanya willy dengan wajah nya yang sudah ingin,sisil mengangguk dengan malu-malu
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1