
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Mala berdiri didepan pintu rumah itu menunggu jordan membuka kunci pintu nya,kemudian mala mengikuti langkah kaki jordan memasuki rumah sederhana itu.
Sudah ada perlengkapan didalam rumah itu,semuanya terlihat baru. Mala melihat sekeliling nya,ditengah ruangan itu juga ada kolam ikan kecil sebagai yang menjadi meja. Mala terlihat begitu terkesan,rumah impian nya yang selalu diinginkannya.
"ini rumah siapa tuan ?" tanya mala dengan menatap wajah jordan
cup
Jordan bukan nya menjawab,tapi dia langsung mengecup bibir mala dengan lembut membuat mala terkejut. Tapi mala malah melingkarkan tangannya dileher jordan dan membalas ciuman itu
"panggil aku sayang atau papa....aku ingin menjadi papa" ucap jordan dengan lembut,sambil menghapus bibir mala yang sudah ada saliva nya
"ini rumah siapa pa?" tanya mala dengan suara pelan ,dia malu memanggil jordan dengan panggilan papa
__ADS_1
"ini rumah kita,setelah menikah...kita akan tinggal disini" jawab jordan dengan santai dan tersenyum senang mendengar panggilan mala pada nya
"hah?benarkah?" tanya mala seolah tak percaya karena rumah itu sesuai dengan rumah impiannya,dia tidak pernah berpikir akan punya rumah besar karena dia tau diri makanya jika dia ingin rumah impian besar dan memiliki beberapa pelayan membuatnya menggelengkan kepalanya dan memukul keras kepala nya agar bisa langsung tersadar.
"kau mau lihat kamar kita?" tanya jordan yang sudah menarik tangan mala agar mengikuti nya menuju kamar utama mereka,padahal mala belum menjawab pertanyaan jordan
ceklek
Jordan membuka pintu kamar itu,terlihat kamar yang cukup luas. Lebih luas dari ruang tamu juga dapur,membuat mala terkejut dan menatap ke arah jordan
"kenapa kamar nya besar sekali?" tanya mala bingung
"aku suka,sangat suka sayang...terima kasih ya" jawab mala sambil mencium bibir jordan
Mereka mengelilingi rumah itu dengan santai,sepanjang jalan kedua nya saling bergandengan dan berpelukan . Mereka menceritakan kehidupan mereka setelah menikah nanti
__ADS_1
Sementara itu di dalam mobil,tasya terus tersenyum sambil sesekali melirik ke arah faldi. Faldi hanya menjalankan mobilnya saja menuju rumah temannya tasya yang mengadakan pesta,tapi dia berhenti dipinggir jalan
"ada apa?kenapa berhenti?" tanya tasya sambil mengernyitkan dahi nya
"hhmm....saya hanya memakai pakaian seperti ini,apa pantas pergi dengan anda nona?" tanya faldi tanpa melihat wajah tasya
Tasya mendekatkan tubuhnya,wajah nya sudah berada didepan faldi. Mata mereka saling bertatapan,membuat faldi sedikit mundur kebelakang. Menurutnya tasya terlalu berani ,tidak menghirau kan apa pun .
"kamu harus menatap ku jika bicara pada ku,ingat itu dan satu lagi....kamu harus memanggil ku sayang jangan nona didepan teman-teman ku,kamu ngerti kan ?" jelas tasya dengan lembut,jari nya sudah berada di dagu milik faldi
Jantung faldi berdebar tak karuan,pertemuan pertama mereka saat itu saja sudah membuatnya selalu membayangkan tubuh indah tasya. Walaupun dia berusaha untuk melupakan nya ,tapi sesekali bayangan tubuh polos tasya selalu masuk di kepala nya. Apalagi saat ini wajah mereka begitu dekat,lagi pula mereka sedang dalam kondisi sadar
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1
hayo.....Pasti penasaran kan sama faldi dan tasya,memang nya mereka kenapa ya ?kok tasya polos ?
Besok ya.....aku lanjut cerita nya lagi,dah malem dan dah ngantuk juga