
πππππππππ
Marni menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh gibran,gibran masih mahir seperti dulu. Membuat marni terbuai hingga saat dirinya sadar,marni sudah merasakan sesuatu dibawah sana yang memasuki nya
Suara merdu dan manja milik marni terdengar lembut di telinga gibran,marni sudah tak sanggup lagi menolak permainan yang membuatnya ingin lagi dan lagi. Permainan yang dulu akhirnya terulang kembali,mereka melakukan penyatuan atas dasar cinta.
Rasa rindu dan nyaman membaur kedua nya kembali bersatu,tubuh gibran terus memompa dibawah sana membuat marni memejamkan matanya. Rasa yang dulu selalu dia ingin kan selama ini,kini bisa dia rasakan kembali . Mata nya menatap wajah gibran,begitu juga dengan gibran.
Tatapan mereka menyatu,senyuman dibibir gibran melengkung dengan sempurna. Selama ini dia hanya membayangkan wajah marni dan bermain solo dikamar mandi,begitu juga dengan marni yang sering memasukan jari-jari lentik nya kedalam daerah sensitif nya sendiri dan membayangkan wajah gibran.
Kali ini marni melihat senΔiri wajah gibran,wajah yang masih terlihat tampan walaupun sedikit pucat. Dia meraba wajah gibran yang masih bermain diatas nya,dengan wajah memerah karena malu marni pun mencapai puncaknya bersamaan dengan gibran
__ADS_1
Lenguhan dan era ngan terdengar sangat keras dikamar itu saat mereka mencapai puncak bersama,gibran menarik milik nya yang sudah menyebarkan bibit-bibit unggulan kedalam sarang nya yang pernah dia sebarkan. Kemudian dia membaringkan tubuhnya disamping marni,memeluk dan mencium punggung marni dengan lembut
cup
"maafkan aku karena sudah melakukan nya tanpa ijin dari mu " ucap gibran dengan pelan,dia memeluk marni dari belakang karena memang marni membelakangi gibran
Marni merasa malu karena entah kapan tubuh mereka polos dan langsung melakukan hal itu,dia tidak menyangka jika dirinya akan bisa melakukan hal seperti ini lagi. Bahkan dengan pria yang sama yang mengambil kehormatannya dulu,pria yang dia cintai dari dulu hingga sekarang
Mendengar kata-kata anak,membuat marni membalikan tubuh nya dan menatap ejaan gibran. Gibran membohongi dirinya yang mengenai anaknya,awalnya ingin mengajak anak-anak nya pulang tapi malah terjebak dengan gibran disini.
Dengan wajah kesal,marni menarik selimut menutupi tubuhnya hingga ke dada nya. Dia masih menatap ke arah gibran dengan tajam,dia ingin tau keberadaan kedua putri nya.
__ADS_1
"dimana anak ku?"bentak marni dengan kesal,tangan nya menghempaskan tangan gibran yang berada di perut nya dengan kasar
"mereka bersama dengan bu panti,maaf membohongi mu tapi aku ingin seperti ini selama nya dengan mu....hidup bahagia dengan anak-anak kita,dari berharap akan ada anak-anak lainnya yang akan bersemayam disini" jelas gibran sambil mengelus perut marni dengan lembut
Mata marni membulat sempurna,dia terkejut dan lupa kalau mereka baru saja melakukannya tanpa pengaman. Sama seperti dulu,hanya sekali melakukannya . Marni langsung dinyatakan hamil ,wajah nya terlihat pucat. Ada rasa takut menghampiri nya dan gibran menyadari itu,gibran menarik tubuh marni dan memeluknya
"jangan takut sayang,jika kau benar-benar hamil...maka aku akan menjaganya mulai sekarang,ijinkan aku menjaga mu saat hamil. Berikan aku kesempatan untuk melakukannya " ucap gibran dengan lembut sambil tetap memeluk tubuh marni
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ
__ADS_1