
πΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌπΌ
Willy terlihat masih mengerjakan semua tugas nya,dia harus menyelesaikan semua berkas laporan perusahaan karena pagi nanti akan diadakan rapat bulanan. Blake akan hadir untuk memeriksa semuanya,rapat yang hanya di hadiri oleh blake ,dirinya dan bagian keuangan saja.
Sisil masuk kedalam ruangan willy sedangkan mala masuk ke dalam ruangan blake,dia bertugas membersihkan ruangan blake seperti biasanya karena dulu adalah tugas jordan untuk membersihkan itu.
Dulu saat jordan yang masih membersihkan ruangan blake,jordan hanya mengerjakan nya sekedar saja karena memang dia disuruh duduk dan menemani blake bercerita. Mendengarkan keluh kesah pria yang memiliki segalanya sama seperti dirinya dulu,makanya jordan sering berlama-lama didalam sana membuat yang lainnya tidka bisa berkata apa pun karena perintah dari blake yang ngak bisa diganggu gugat.
Mala tidak mengetuk pintu ruangan itu,dia langsung masuk tanpa memperhatikan sekeliling nya. Dia berjalan ke dalam kamar mandi dengan santai,tanpa tau ada yang sedang duduk didalam ruangan itu dengan pandangan yang terus tertuju ke arah mala.
__ADS_1
Mala mengisi air di ember untuk mengepel dan mengangkat nya lebih dulu keluar,dia ingin membersihkan barang-barang disana terlebih dahulu dengan mengelap nya dnegan kain basah .
"oh ya ampun....jantung ku" teriak mala sambil memegang dada nya, dia terkejut melihat seorang lelaki yang sudah duduk diam di kursi kebesaran didalam ruangan itu.
Dengan senyum miring nya,blake berdiri dan mendekati mala yang membuat mala reflek menyilangkan sapu didada nya untuk pertahanan nya. Blake semakin tersenyum penuh arti,dia memindai penampilan mala dari atas ke bawah dan memandangi wajah mala yang sederhana .
"anda mau apa hah?jangan macam-macam ya,saya bisa menghajar anda di sini. " bentak mala dengan ketus,dia memang memiliki bela diri jadi dia tidak terlalu takut walaupun tubuh pria didepannya terbilang cukup berisi dan atletis.
"mas jordan?anda belum tau kalau ...."jawab mala tapi sudah dipotong oleh blake
__ADS_1
"ah...ya,dia sudah meninggal" potong blake dengan wajah nya yang kini berubah sendu
"maaf....anda pak blake?" tanya mala menatap pria didepannya,dia memperhatikan wajah blake yang pertama dan terakhir kali dia lihat di panggilan video call saat bersama dengan jordan dulu.
Ada kesedihan dihati nya jika mengingat mendiang suami nya itu,tubuh nya sudah lemas. Mala terduduk di sofa yang berada dibelakang nya,dia tidak ingin menangis dan mengingat nya lagi. Semua nya kan membuat dirinya sedih ,dia juga yakin jika jordan juga akan sedih disana. Makanya selama ini mala bersikap biasa saja dan tidak ingin membuat jordan sedih.
"ya....saya blake dan kamu..." jawab blake dan mengingat wajah cantik dan sederhana didepannya ini,kemudian dia mengambil ponsel nya. Dia pernah menangkap layar di kamera nya saat ada wajah mala,walaupun dulu sempat dia hapus ternyata saat membuka galeri ponselnya lagi ternyata masih ada satu atau dua foto tangkap layar yang memperlihatkan wajah mala.
Blake tersenyum dan duduk disamping mala,dia mengelus kepala mala membuat mala yang tadi masih melamun kini menatap ke arah blake yang sudah duduk di samping nya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ