
❣❣❣❣❣❣❣❣
Wajah willy terus tersenyum,sedangkan wajah sisil sudah memerah. Dia merasa malu karena terus digoda oleh willy,mungkin benar kalau dirinya saat ini sudah menyukai willy tapi dia tidak tau kalau dirinya sudah mencintai nya atau belum.
Perjalanan cukup lama,tapi tidak terasa membosankan karena willy terus saja menggoda sisil walaupun sisil juga membalas nya dengan ketus tapi pembicaraan mereka membuat kedua nya semakin dekat.
Tak lama mereka sampai didepan sebuah restauran ternama di kota itu,saat ini mereka sudah berada diluar kota. Sisil memperhatikan sekeliling nya,dia menatap dengan wajah bingung nya.
"kita makan siang disini dulu ya" ucap willy yang akhirnya membuat sisil menatap jam tangan miliknya dan memang sudah waktu nya makan siang .
Willy turun lebih dulu dan sisil mengikuti nya,dia menggandeng tangan sisil saat berjalan menuju pintu restauran. Sisil semakin tersipu malu,hingga akhirnya mereka sampai didepan ruangan vip yang tertutup rapat.
tok....tok....
__ADS_1
Belum mendengar jawaban nya,willy sudah membuka pintu itu. Mereka melihat pasangan paruh baya didalam nya,begitu juga dengan pasangan itu yang menatap mereka yang masih berdiri didepan pintu.
"maaf aku terlambat pa....ma...." ucap willy sambil melepaskan genggaman tangannya pada sisil dan berjalan mendekati pasangan itu kemudian memeluknya dengan hangat
"Ngak apa-apa, kami juga baru sampai" jawab pria paruh baya itu,dia melirik ke arah sisil begitu juga dengan wnaita disamping nya.
"Ini kedua orang tua ku,ma...pa. ...Ini sisil,calon istri ku . Kami akan menikah besok,pestanya akan diadakan minggu depan " jelas willy membuat sisil terkejut, dia menatap willy yang kini sudah berdiri disamping nya dan memeluk pinggangnya.
Willy memang sengaja menyuruh kedua orang tua nya untuk datang menemui nya,tapi tidak membawa pasangan masing-masing. Dia hanya anak dari kedua orang tua nya, jadi pasangan mereka ngak perlu menemui nya. Lagi pula dia hanya ingin minta restu saja pada kedua orang tua nya,walaupun nanti nya mereka tidak mengijinkannya. Bagi nya itu ngak masalah ,yang penting dia sudah meminta restu.
"terima kasih tante" jawab sisil dengan sopan
"kenapa manggil tante?panggil mama,sama seperti willy" jawab mama willy
__ADS_1
"ayo makan dulu,mama yakin kalian pasti lapar kan?apalagi perjalanan sudah sangat lama" ucap mama willy
Makanan memang baru disediakan, jadi mereka hanya tinggal menikmati nya saja. Apalagi papa willy juga akan mengatakan hal yang penting mengenai perusahaan mereka,saat ini dia yakin kalau willy akan menyetujui nya karena ada nya sisil.
"jadi,akan diadakan dimana pesta pernikahan kalian?" tanya papa willy yang mulai membuka pembicaraan
"aku sudah memesan aula dihotel di kota x" jawab willy dengan santai sementara sisil mulai bersikap biasa,karena dia sudah tau pasti akan ada kejutan-kejutan seperti ini dalam pembicaraan mereka nanti.
"kalau begitu,kita buat disini juga. Perusahaan akan papa berikan pada mu,kamu ngak bisa nolak lagi. Papa sudah tua,ngak bisa mengurus dua perusahaan " jelas papa willy dengan tegas
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘
__ADS_1
Masih cerita sisil dan willy dulu ya,karena mala dan blake masih menikmati masa berdua nya. Jordan juga masih sibuk dengan perusahaan nya,jadi harap sabar ....kita tamatin atu-atu 😘😘😘😘😘