
π²π²π²π²π²π²π²π²π²
Rasa nya kurang puas jawaban yang diberikan oleh faldi,tapi faldi juga belum mengetahui semuanya dengan jelas. Nyonya barbara memilih untuk tidur dan akan membiarkan semuanya dulu,setelah itu dia akan mencari tau apa yang terjadi dengan jordan
Mala sudah mencuci piring bekas makan nyonya barbara dan jordan,bik manik yang mengangkat semua bekas makan mereka karena memang mala tidak dibolehkan ke depan. Setelah itu mereka makan bersama di meja dapur kotor sambil berbincang
"bik,kapan mbak marni pulang ?" tanya mala dengan nada penasaran
"belum tau,mungkin ngak akan pulang kesini lagi...bibik belum ditelpon oleh marni " jawab bik manik,karena memang marni belum ada menghubungi nya.
Setelah selesai makan dan membereskan dapur,bik manik kembali ke kamarnya sedangkan mala memilih untuk ke halaman belakang karena dia ingat kalau dia berjanji dengan faldi di halaman belakang.
Mala berjalan dengan pelan,dia melihat seorang pria duduk di halaman belakang sendirian. Dengan berjalan perlahan-lahan mala mendekati nya dan memukul pundak faldi alias jordan ,membuat jordan terkejut
plaΓ aak
"oh ya ampun,mala....kau buat aku kaget saja" ucap jordan dengan pelan karena dia takut kalau mama nya mendengar teriakan nya
"hi...hi...maaf,maaf...sudah lama kak faldi?" ucap mala sambil tertawa cekikikan
"lumayan,kakak?" jawab jordan dengan bingung
"ya iyalah,aku baru sadar kalau kak faldi ini sudah tua dari aku hi...hi..."jelas mala yang masih tertawa kecil
"oh ya?memang nya usia mu berapa sih?" tanya jordan yang penasaran dengan usia mala ,karena mala terlihat masih kecil
__ADS_1
"aku?umurku baru dua puluh satu tahun kak,masih kecil kan?" jawab mala dengan menampilkan wajah imut-imut nya
"ha...ha....iya,kamu memang masih kecil tapi kecil kecil cabe rawit ya" ucap jordan dengan mencubit pipi mala karena merasa gemas dengan tingkah laku mala
"iiissshh, kak faldi....berani sekali mencubit pipi ku ya" bentak mala dengan wajah cemberut
Jordan bukan nya takut malah semakin tertawa,dia semakin merasa suka dengan tingkah mala dan suara manja nya itu. Padahal sebenarnya mala sedang marah,pipi nya terasa sedikit sakit apalagi mereka juga belum terlalu mengenal lama
"ha...ha...maaf,maaf...habis nya wajah kamu bukannya galak malah ngegemesin deh " jawab jordan masih dengan tawa nya
Mala semakin menggelembungkan pipi nya,dia kesal karena dikatakan menggemaskan padahal dia lagi marah. Wajah nya memerah dan diam saja,membuat jordan merasa bersalah. Jordan pun terdiam,kemudian dia menarik dagu mala dan menghadapkan nya kedepan wajah nya
"kamu marah?maafkan aku,aku ngak akan mengulangi nya lagi...." ucap jordan dengan wajah sedih nya
"kok masih marah?aku kan sudah minta maaf, hhmmm.....bagaimana kalau aku kasih hadiah karena aku sudah salah,kamu mau apa?katakan saja ,nanti aku belikan " ucap jordan
"memang nya kak faldi mau kasih apa?"tanya mala sambil mengernyitkan dahi nya
"kamu mau apa?emas ,berlian ,tas ,pakaian ...terserah kau mau apa,aku akan berikan " jawab jordan dengan santai nya membuat mala membulatkan matanya kemudian tertawa
Jordan menatap mala yang terus saja tertawa tanpa henti,dia juga bingung kenapa mala tertawa tapi wajah mala terlihat semakin cantik dengan tawa nya yang renyah.
"ha...ha ...kak,kak...sebaiknya uang nya kakak bayar saja pada wanita rentenir itu,biar ngak dikejar-kejar lagi oleh wanita itu" jawab mala dengan santai nya tapi masih tetap tertawa
"wanita rentenir?" gumam jordan yang mengernyitkan dahi nya karena bingung dengan ucapan mala
__ADS_1
"wanita yang mengejar kakak di pasar,masak udah lupa sih?kalau punya hutang itu ngak boleh lupa,nanti ditagih lho sama yang punya di akhirat " jelas mala yang mendengar ucapan jordan
Jordan menepuk keningnya,dia lupa kalau wanita yang mengejarnya saat itu lah yang dimaksud oleh mala. Apalagi jordan ingat mengatakan kalau wanita itu adalah wanita yang ingin menagih hutang pada nya, dia hanya berkata asal saja pada mala tapi sepertinya mala menanggapi nya dengan serius
"hhmm....aku akan bayar pada nya sebagian,sebagian lagi aku akan belikan untuk mu sebagai hadiah . Jadi katakan saja kau mau apa ?" jelas jordan dengan lembut
"tapi jangan yang mahal-mahal,takutnya uang ku ngak cukup" ucap jordan,dia berpura-pura sebagai faldi yang hanya seorang supir juga asistennya agar mala percaya
"aku ngak mau hadiah kok,uang nya kakak pakai saja untuk keperluan kakak. Lagi pula aku udah maafin kakak kok" jawab mala membuat jordan semakin menyukai nya
"hhmm....kakak sudah apa pacar?" tanya mala dengan wajah memerah nya
Mala ingin segera memiliki pacar,dia ingin menikah dengan pria kota dan bertepatan juga dengan faldi yang memiliki rumah di kota. Dia sudah mengetahui mengenai faldi dari nyonya barbara bahkan nyonya barbara ingin menjodohkan kedua nya dan mala setuju,makanya saat ini dia ingin bertanya pada orang nya langsung
"belum punya,memang nya kenapa?" tanya jordan sambil mengernyitkan dahi nya,dia masih penasaran dengan pertanyaan yang diajukan oleh mala
"benarkah?hhmm....sebenarnya nyonya barbara ingin menjodohkan kak faldi dengan aku,itu pun jika kak faldi menerima nya " ucap mala dengan pelan dan halus,mala merasa malu menyampaikan hal itu Tapi dia harus tau bagaimana perasaan faldi pada nya.
Walaupun baru beberapa kali bertemu,tapi mala sudah mulai menyukai jordan yang mengaku sebagai faldi. Jadi mala juga ingin mengetahui perasaan faldi ,jika faldi menyukai nya berarti mereka bisa mencoba menjalin hubungan lebih dekat lagi dan bila merasa cocok bisa langsung menikah . Begitu lah yang dipikirkan oleh mala
"mama ingin menjodohkan mala dengan faldi?kenapa?" gumam jordan dengan bingung jadi memilih untuk pergi dari sana,dia ingin menanyakan mengenai perjodohan yang akan dilakukan oleh mama nya tapi tiba-tiba tangan nya di tarik oleh mala.
Mata mereka bertemu,dengan wajah yang sedikit sedih terlintas di wajah mala. Kemudian dia berusaha untuk tersenyum dan menampilkan senyuman manisnya,walaupun jordan berkata pelan tapi masih bisa didengar oleh mala
"kak faldi kalau ngak suka sama aku juga ngak apa-apa kok,nyonya barbara ngak salah. Karna kemarin nyonya barbara menanyakan aku punya pacar atau tidak dan aku bilang belum makanya hendak menjodohkan aku dengan kak faldi,mungkin agar aku ngak berniat menggoda tuan muda jordan " jelas mala sambil tetap tersenyum
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih πππππππ