
πΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπΎπ€
Nyonya barbara mematikan panggilan ponselnya,dia sudah mendekati sofa untuk meminum jus buah kesukaan nya kemudian dia membuka seluruh pakaiannya dan merebahkan tubuhnya di atas tempat tidur dengan nyaman
"ah....nyaman nya" ucap nyonya barbara
Mala mengambil handuk kecil dan menutupi bo kong milik nyonya barbara, saat ini posisi nyonya barbara tengkurap sehingga mala mulai memijat bagian punggung nya terlebih dahulu.
Perlahan-lahan hingga mala mulai menyiram minyak herbal sedikit demi sedikit dengan lembut diseluruh tubuh nyonya barbara,dia memijat nya dengan lembut sesekali nyonya barbara meringis karena tubuh nya yang kaku dan sedikit sakit.
"hhmm....kau benar-benar pandai sekali memanjakan tubuh ku mala,nanti aku akan kenalkan kau dengan supir pribadi anak ku....dia tampan dan sudah memiliki rumah pribadi sendiri kok,dia juga baik dan tidak suka bermain wanita jadi kamu ngak usah takut" ucap nyonya barbara dengan lembut
"hah....benarkah nyonya?" tanya mala dengan antusias
Mala memang ingin sekali mendapatkan suami orang kota,bukan hanya keinginan kedua orang tua nya saja tapi memang dia juga ingin mendapatkan yang terbaik dikota. Mala tidak pernah berpikir untuk menikah dengan tuan muda mana pun,dia hanya ingin menikah dengan orang kota saja.
"benar....namanya faldi, dia bekerja cukup lama dengan kami. Sebelumnya ayah nya yang merupakan supir suami saya,setelah suami saya meninggal ayah faldi pun memilih untuk berhenti dan saya menyuruh faldi untuk menyupiri anak saya juga..."jelas nyonya barbara
Mala tersenyum senang,dia mau dijodohkan oleh nyonya barbara. Paling ngak pria itu baik dan nyonya barbara mengenal nya dengan baik juga,dia akan mencoba mendekati pria yang bernama faldi itu
"kamu mau saya jodohkan?" tanya nyonya barbara dengan sopan ,dia sudah memejamkan matanya menikmati tangan mala bermain ditubuhnya.
Pijatan tangan mala membuatnya terbuai hingga tertidur,sudah hampir dua jam mala memijat tubuh nyonya barbara hingga beliau tertidur seperti biasanya. Mala berjalan dengan pelan untuk keluar dari kamar nyonya barbara,dia tidak ingin mengganggu istirahat majikannya itu
Ceklek
Mala menutup pintu kamar nyonya barbara dengan pelan,kemudian berbalik menutup nya kembali. Saat tubuh nya ingin berbalik,dia terkejut karena ada seseornag dibelakang nya. Tubuhnya hampir terjatuh tapi langsung ditahan oleh tangan pria Di belakang nya tadi,dia terkejut menatap ke arah pria yang saat ini memeluk tubuhnya
__ADS_1
"kau?" tanya mala terkejut karena melihat pria yang pernah ditemui nya dulu
Beberapa jam sebelum nya,
Jordan merasa penasaran mendengar suara wanita yang sangat dirindukan nya ini,apalagi wanita itu selama ini selalu memenuhi pikirannya bahkan datang saat dia sedang tidur. Jordan selalu memimpikan nya setiap hari, tapi kali ini dia mendengar suara nya langsung di ponsel mama nya
"mala" batin jordan mengingat mama nya memanggil nama wanita itu
"siapa dia?aku harus cari tau" gumam jordan
Jordan mengambil jas miliknya yang dia letakan di kursi kebesarannya,dia ingin segera pulang dan mencari tau pemilik suara yang didengar nya tadi. Dia yakin jika wanita itu masih berada dikamar mama nya saat ini,atau mungkin berada dirumah nya karena mama nya mengatakan kalau mama nya ingin di pijat
"apa dia tukang pijat langganan mama?" tanya jordan dalam hati
Jordan sempat mengetahui kalau mama nya suka di pijat ,apalagi saat mama nya itu baru pulang dari luar kota atau luar negeri. Dulu setau jordan,mama nya sering datang ke tempat pemijatan dan tidak pernah pijat dirumah nya tapi tadi seperti nya mama nya itu berada dirumah
Berbagai macam pikiran menghinggapi kepalanya,dia benar-benar penasaran dengan suara wanita itu. Dia ingin segera pulang,tapi ditahan oleh asistennya yang merangkap menjadi supir pribadi nya.
"sebentar,aku ada urusan. Ngak sampe setengah jam aku akan kembali " jelas jordan,dia tidak ingin kehilangan kesempatan lagi untuk bertemu dengan wanita yang memiliki suara yang sama dengan wanita yang dia temui saat itu
Jordan menengadahkan tangannya didepan faldi membuat faldi bingung,dia menatap ke arah mata jordan dengan tanda tanya
"kunci mobil,aku ingin pergi sendiri" ucap jordan dan faldi pun memberikannya saja
Jordan berjalan dengan cepat menuju lift perusahaan yang menghubungkan langsung ke parkiran basement, dia menuju mobilnya berada kemudian masuk dan menjalankan mobilnya menuju rumah .
Dengan kecepatan cukup penuh,dia menjalankan mobilnya. Untung nya saat itu masih terbilang jalanan agak sepi,jadi dia bisa lebih cepat dari biasanya.
__ADS_1
Tak lama jordan sampai didepan rumah kedua orang tua nya,dia berjalan masuk kedalam rumah itu dna langsung menuju kamar mama nya. Mata nya terus menatap ke arah pintu kamar mama nya saat dia masuk kedalam rumah itu,dia melihat wanita dengan tubuh yang sama dengan wanita yang dia temui beberapa bulan yang lalu
Senyuman mengembang diwajah nya saat dia lihat dengan jelas siapa wanita itu,tapi seperti nya wanita itu tidak menyadari kedatangannya hingga wanita itu hampir terjatuh
greep
Untungnya jordan menampung tubuhnya,kini tubuh mereka menempel dan saling berpelukan membuat wanita itu terkejut
"kau? " tanya mala yang masih terkejut
"kenapa kau ada disini?"tanya mala dengan wajah penasaran
"hhmm....aku aku" jawab jordan dengan gugup,dia juga bingung harus berkata apa. Dia yakin jika sang mama sudah mewanti-wanti semua pekerja dirumah itu untuk tidak bertemu dengan nya dan dekat dengan nya
Nyonya barbara pun tidak memasang foto jordna dimana-mana,hanya ada foto jordan kecil bersama kedua orang tua nya saja. Hal itu untuk berjaga-jaga jika nanti para pekerja menyukai putra nya itu,dia ingin jordan menikah dengan wanita yang selevel dengan mereka bukan pembantu atau pun pekerja dirumah nya
"kau supir nya tuan muda?" tanya mala dengan tatapannya pada kunci mobil yang dipegang oleh jordan
"ah...iya "jawab jordan dengan cepat,tadi nya dia masih berpikir harus bagaimana tapi suara mala membuatnya tersadar dan langsung mengaku sebagai faldi
"kenapa disini?" tanya mala yang sudah mendorong tubuh jordan dari tubuhnya
"aku...aku..."jawab jordan dengan gugup lagi
"apa ada berkas tuan muda yang tertinggal?dan kau ingin mengambilnya ?" tanya mala lagi-lagi mengucapkan hal yang tak disangka oleh jordan,dia hanya mengangguk
"ternyata dunia sempit ya,kita pernah bertemu dipasar saat itu" jelas jordan yang kini sudah kembali sadar
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ