dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
jebakan


__ADS_3

🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾🌾


Wajah reni sudah dipoles secara natural,karena dengan sedikit polesan saja wajah reni sudah terlihat cantik. Kemudian cintya menyuruh reni untuk mengganti pakaiannya dengan dress seksi yang di pilihnya, dress yang seperti lingerie hanya sedikit tebal dan tidak tipis hanya saja sangat pendek dibagian bawah dan dada nya sehingga terlihat jelas belahan dada milik reni.


Belum lagi jika reni menungging,maka akan kelihatan celana dalaman miliknya. Tapi reni meminta reni untuk tidak memakai dalaman,hanya dress itu saja membuat reni hanya bisa mengikuti nya .


Cintya juga sudah terlihat cantik dan seksi,dia juga tidak memakai dalaman agar saat bercinta lagi hanya bisa langsung menarik dress nya .


"ayo....seperti nya mereka sudah datang ,kita harus menyambutnya didepan " ucap cintya dengan lembut sambil menarik tangan reni


Saat ini reni merasa sedikit risih dengan dress yang dipakainya,pu ting susu miliknya yang sudah besar tercetak jelas dibalik dress. Apalagi bukit kembar miliknya yang selain berisi,membuat nya semakin terlihat sangat seksi .


Dari tadi reni berusaha menarik dress bagian bawah nya agar daerah sensitif miliknya tidak terlihat,tapi semua nya sia-sia karna jika dia menarik kebawah maka bagian dada nya akan terlihat jelas.


Reni merasa serba salah hingga akhirnya dia memilih untuk diam,tak berapa lama ketiga pria paruh baya yang masih terlihat tampan dan berwibawa masuk bersama papa cintya.


Mata mereka menatap ke arah reni dengan tatapan lapar,karena tubuh reni terlihat sangat berisi dan montok sehingga membuat mereka ingin segera melahap nya.


"kau tau saja kalau ada barang bagus begini cintya " ucap salah satu pria paruh baya itu sambil mencolek dagu cintya dengan gemas


Pria itu pernah bercinta dengan cintya,malah mereka melakukannya bertiga membuat pria itu ingin melakukannya lagi. Waktu itu mereka melakukannya karena suka tapi saat ini mereka melakukannya karena ada perjanjian diatas nya,perjanjian kerja sama perusahaan mereka.

__ADS_1


Cintya hanya tersenyum lembut dan menggandeng lengan pria itu,papa nya meminta mereka untuk minum lebih dulu diruangan yang sudah disiapkan. Tapi papa nya tidak ingin ikut dalam acara mereka,karena dia tidak ingin melihat tubuh anak nya sendiri dinikmati oleh pria tua sebaya nya.


Papa cintya memilih hal ini karena memang dia merasa lebih baik tubuh cintya dimanfaatkan bukan untuk dinikmati secara gratis oleh pria mana pun,apalagi cintya seperti nya memiliki kelainan s*e*x.


Setelah kepergian papa nya ,cintya mulai duduk dipangkuan salah satu pria itu. Dia menggerakan pinggulnya ,mencoba merangsang pria itu. Pria itu tidak menyia-nyiakan nya,dia meraba daerah sensitif milik cintya yang langsung terasa ditangan nya


"wow....Kau benar-benar penggoda sayang " bisik pria paruh baya itu


Reni hanya diam saja melihat tingkah cintya yang membuat nya malu,sementara dia berdiri didepan pintu mengamati mereka. Dia ingin sekali keluar dari sana saat melihat cintya berciuman dan saling mellumat bibir dengan pria itu,bahkan tangan pria itu sudah menyibakan dress milik cintya dan memasukan salah satu jari nya disana dengan dibasahi oleh saliva nya.


Semua yang ada disana bisa melihat daerah sensitif milik cintya, mereka ikut meremas bongkahan kenyal milik cintya yang sudah dibuka. Salah satu pria itu bahkan menghisap pu ting susu milik cintya membuat cintya melenguh dan menikmati nya,tangan cintya sudah menggenggam ba ta ngan milik salah satu dari mereka.


"aaah....ren hhmmm reni,kesini. Temani salah satu dari mereka ssshhtt....aku akan membayar mu " ucap cintya dengan nada manja dan de sa han nafas nya yang tersengal-sengal menikmati setiap sentuhan yang diberikan oleh ketiga pria itu.


Sedangkan bik arum merasa sangat khawatir pada reni,dia tau bagaimana kelakuan nina muda nya itu sehingga dia tidak ingin anak nya menjadi seperti itu.


Tok....tok...tok....


"Nona,ini minuman nya. Hhmm....bisakah reni ikut saya sekarang, saya ingin menyuruh nya untuk membantu saya membuat makan malam" ucap bik arum dengan ragu dan takut


Bik arum melihat reni yang sudah menangis di sudut ruangan,dia melihat salah satu pria sudah berdiri dan memberikan minuman yang dia ambil dari nampan dan memasukan sesuatu kedalam nya. Dia memberikan nya pada reni,tapi reni menggeleng dan tidak ingin mengambilnya hingga pria itu memaksa nya memasukan minuman itu kedalam mulutnya dengan cepat.

__ADS_1


Glek....glek...


Minuman itu mengalir di tenggorokan reni,membuat dress depan nya basah . Air mengalir masuk melalui belahan dada nya dan membasahi kedua bukit kembar miliknya,membuat pria yang tadi memaksa reni menelan saliva nya dengan susah payah.


Saat tangan pria itu akan meremas salah satu gundukan kenyal milik reni,bik arum langsung menariknya dan menyembunyikan tubuh reni dibelakang nya.


"tolong tuan,lepaskan anak saya " ucap bik arum dengan sopan,dia meletakan kedua tangannya . Dia memohon didepan pria itu tapi pria itu malah tersenyum saja,dia menepis tubuh bik arum agar tidak menutupi tubuh reni.


Reni yang masih sadar,memeluk tubuh ibu nya. Dia tidak ingin dijadikan budak nafsu oleh mereka semua nya,cintya merasa geram melihat bik arum berani membela reni . Dia berdiri dan menatap tajam pada bik arum ,dia menggerakan tangannya agar bik arum menyingkir dari reni.


"bik....keluar,tinggalkan kami disini " bentak cintya yang menatap nya dengan tajam


Bik arum tidak bergerak sedikit pun,dia masih berusaha melindungi tubuh reni. Walaupun saat ini reni sudah merasa kepanasan,dia merasa tubuh nya panas dingin. Dia berusaha menenangkan dirinya hingga akhirnya cintya bisa menarik tangan reni,dia mendorong tubuh reni ke arah salah satu pria


"keluar dari sini,kalau tidak aku akan memecat mu" bentak cintya dengan kesal ke arah bik arum tapi bik arum malah berlari menarik tubuh reni dan memeluknya.


"saya akan berhenti bekerja disini nona,saya akan membawa anak saya pergi. " ucap bik arum yang sudah memeluk tubuh reni yang mulai kehilangan kesadarannya.


Tapi tidak semudah itu bisa keluar dari sana,cintya kembali mendorong tubuh bik arum agar bisa melepaskan tubuh reni hingga akhirnya seseorang membuka pintu itu dengan paksa membuat semua yang ada didalam ruangan itu menatap ke arah nya


Braaak

__ADS_1


Bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2