dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
pengakuan reni


__ADS_3

🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Rencana nya setelah lima bulan,dia akan mengaku pada ibu nya dan akan kembali ke desanya dengan alasan kalau suami nya masih bekerja bersama ibu nya di villa. Agar ajak yang dilahirkan nya tidak dianggap anak haram,tapi seperti nya hampir semua orang di villa mengetahui kehamilannya makanya dia merasa bingung dan ingin meminta saran dari bidan itu lagi hari ini.


"aku mengatakan kalau dia bisa mengakui nya dan pergi sekarang saja ke desa nya,lebih baik mengatakan pada ibu nya. Pasti ibu nya akan menyetujui keputusan nya,karena aku tau bagaimana bik arum itu" jelas bidan yang merupakan asisten jordan.


Jika saja bukan teman asisten jordan,mungkin bidan itu ngak akan mengatakan apa pun mengenai pasien nya . Dia sangat menjaga rahasia pasien nya demi melindungi pasien nya juga


Jordan yang terkejut mendengar saran dari bidan itu,dia tidak ingin kehilangan wanita desa yang bernama reni. Dia akan berangkat ke villa keluarga cintya hari ini juga,dengan penerbangan pertama agar bisa menyusul reni


"ma....aku harus pergi sekarang,calon menantu mu akan pergi ke desa nya . Sekarang dia mungkin sudah mengatakan mengenai kehamilannya pada ibu nya " ucap jordan,dia menyuruh asisten nya untuk menahan kepergian reni jika nanti dia belum sampai disana.


"baiklah,kau harus membawa menantu dan calon cucu mama kesini. Mama ingin bertemu dengan nya " jawab nyonya barbara akhirnya dia menerima menantu yang berasal dari rakyat biasa.


cup


"Terima kasih ma" ucap jordan dengan lembut dan mengecup kening mama nya


Jordan langsung mengambil penerbangan pertama, dia masih menunggu keberangkatannya di bandara dikota nya.


Sementara itu di villa,reni terlihat ketakutan dan khawatir jika saja ibu nya akan marah pada nya . Dia ingin mengatakan semua nya pada ibu nya dan berharap ibu nya dapat menerima keputusan nya untuk melahirkan dan membesarkan anak nya tanpa ada seorang ayah disamping nya,reni berjalan menuju dapur setelah sampai di villa itu karena dia yakin pada jam segini sang ibu sedang memasak makanan untuk pekerja di villa.

__ADS_1


"bu....ada ada yang ingin aku hhmm aku bicarakan " ucap reni dengan gugup,kedua tangan nya sudah terasa dingin. Dia takut jika ibu nya akan mengusir nya dan tidak ingin bertemu dengan nya lagi,apalagi dia hanya lah anak angkat yang diurus nya dari kecil.


"ada apa?ibu lagi sibuk buat makan siang untuk pekerja,sebaiknya kamu bantu ibu masak sekarang" ucap bik arum


"kamu juga bisa cerita sambil kita masak" jelas bik arum


Reni mendekati ibu nya yang sedang menggiling bumbu masakan, dia ikut membantu ibu nya sambil mengajak ibu nya bercerita .


"bu....seandainya aku aku beneran hamil ,bagaimana ?" tanya reni dengan gugup dan takut


"memang nya kenapa?kalau kau hamil,kau tinggal menikah dengan ayah dari anak mu" jawab bik arum dengan santai,dia sudah menyiapkan dirinya jika memang gosip yang beredar benar ada nya.


Sebenar nya bik arum sudah lelah bekerja,apalagi usia nya yang terbilang sudah senja. Dia ingin istirahat dan menikmati masa tua nya,tapi apalah daya nya. Jika tidak bekerja maka dia tidak akan ada uang untuk makan dan tempat tinggal,karena selama ini bik arum hanya tinggal di rumah kecil belakang villa milik keluarga cintya.


Semua uang gaji nya dia habis kan untuk makan juga sekolah reni dulu,tapi dia tidak pernah mengeluh untuk semua nya karena memang dia menyayangi reni seperti anak nya sendiri.


"bu....hiks....hiks....aku,aku ngak tau siapa ayah nya hiks....malam itu,ada pria yang datang begitu saja . Aku aku aku pikir yang mengetuk pintu adalah ibu,ternyata pria itu hiks dia dia memaksa ku untuk untuk hiks hiks..." jelas reni dengan nafas yang tersengal-sengal, dia tidak sanggup melanjutkan kata-kata nya lagi karena memang dia merasa bingung dengan semua yang terjadi.


"sudah lah,sudah....mungkin memang sudah takdir nya seperti ini,anak ini juga ngak bersalah jadi kita harus menerima nya dengan baik" ucap bik arum,dia senang karena reni bisa hamil tapi dia sedih karena pasti nya reni akan menjadi bahan gunjingan di sekitar villa itu juga di desa nya nanti.


"sekarang bantu ibu masak,setelah ini kamu istirahat saja" ucap bik arum sambil melepaskan pelukan nya pada reni.

__ADS_1


"bu....aku ingin kembali ke desa sebelum perut ku membesar,aku akan katakan pada warga desa kalau aku sudah menikah disini" ucap reni sambil mengiris bawang yang baru dia kupas,wajah nya menunduk dan tak berani menatap mata ibu nya


"mana mungkin orang desa percaya ren,kalau kau menikah disini mana mungkin kau tidak mengurus surat-surat nya di desa. Sebaiknya kau disini saja,biar ibu bisa ikut mengurus mu" ucap bik arum dengan tenang


Hati reni kembali terharu mendengar ucapan ibu angkat nya,dia merasa bersalah karena sudah menyusahkan ibu nya padahal dia belum pernah membahagiakan ibu nya itu.


Air mata reni kembali turun ,dia tidak mengetahui mengenai surat-surat untuk menikah. Dia pikir jika menikah tidak perlu apa pun Lagi dari desa nya,tapi ibu nya malah memberikan pengarahan yang baik untuk nya.


"maaf bu hiks....hiks....Aku selalu menyusahkan mu " ucap reni sambil menunduk dan menangis dengan pelan


"jangan menangis,anak mu akan ikut sedih . Ibu hamil harus tertawa dan senang agar anak nya sehat,ngak ada yang menyusahkan ibu. Kamu anak yang baik,hanya saja mungkin kamu terlalu polos dan baik" jelas bik arum sambil mengelus kepala reni dengan lembut


Asisten jordan masih berada didepan villa,dia menunggu kedatangan jordan yang akan menemui reni. Dia berjaga didepan sana,karena dia takut jika reni akan pergi ke desa nya saat ini juga.


Setelah membantu Bik arum,reni kembali ke kamar nya untuk beristirahat . Dia memang terasa lelah,karena kehamilan nya yang semakin membesar. Jadi dia lebih sering kembali ke kamar nya setelah makan siang,dua akan tiduran dan meluruskan kaki nya didalam kamar.


Walaupun para pelayan mengejek dan menghina nya,tapi dia tetap diam saja hingga mereka akan melaporkan mengenai reni pada keluarga cintya nanti saat mereka datang ke villa.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2