dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
flashback


__ADS_3

❣❣❣❣❣❣❣❣


"lucy sedang dirawat dirumah sakit jiwa,dia mengalami gangguan mental....mungkin ini balasan karena dia sudah membuat kalian menderita,maafkan lah dia sayang...." jelas gibran dengan wajah sedih nya,dia benar-benar merasa bersalah pada marni


Marni terkejut,dia tidak percaya dengan apa yang didengar nya. Tapi buat apa gibran berbohong masalah itu,jadi dia hanya diam saja.


"aku ngak tau kalau selama ini lucy menyakiti kalian,aku juga ngak tau kalau kau hamil anak kita....maaf kan aku sayang,aku akan menerima hukuman yang kau berikan asal kan jangan memisahkan ku lagi dengan kedua putri ku" ucap gibran


"mereka bukan putri mu" bentak marni,dia tidak ingin terluka kedua kali dengan pria yang sama. Walaupun dia masih mencintai gibran tapi dia tidak ingin kembali pada gibran,dia ngak percaya wanita cantik dan cerdas seperti lucy bisa masuk rumah sakit jiwa dan memiliki tekanan batin. Rasa nya ngak masuk akal,begitu lah yang dipikirkannya


Tak lama mobil pun masuk ke halaman rumah yang sudah lama tidak didatangi oleh marni,dia menatap ke arah rumah besar dimana dia pernah tinggal disana.

__ADS_1


"ayo...masuklah,mereka sudah menunggu mu didalam " jelas gibran dengan lembut


Gibran sudah membuka pintu mobil dimana marni duduk,dia mengulurkan tangannya agar marni menyambutnya tapi marni turun begitu saja tanpa menyambutnya. Gibran hanya diam saja,dia tau kalau marni masih marah pada nya


Gibran berjalan lebih dulu,marni mengikuti nya di belakang. Dia menatap setiap sudut rumah itu tanpa bicara,rumah yang dia tinggalkan saat itu. Semua nya masih sama,bahkan foto pernikahannya juga masih terpajang dengan besar diruang tamu seperti dulu.


Gibran berhenti tepat didepan kamar nya,kamar mereka dulu. Marni menatap wajah gibran,dia tidak mendengar suara anak-anaknya dari dalam.


"apa mereka tidur?" tanya marni dalam hati


Ceklek

__ADS_1


"masuk lah,mereka sedang tidur didalam" jelas gibran yang sudah membuka pintunya tapi hanya setengah saja


Marni masuk lebih dulu,dia memperhatikan ke arah tempat tidur yang terlihat selimut menutupi tubuh kedua putri nya. Kemudian menatap sekelilingnya,rasa rindu dengan ruangan yang sering dia habiskan untuk bercinta dengan gibran. Pria tua yang gagah ,menurutnya begitu .


Bayangan percintaan mereka pun kembali hadir dikepala marni,membuat marni membayangkan rudal gibran yang cukup besar dan panjang . Marni menggelengkan kepalanya,berusaha mengusir pikiran kotornya dan memilih berjalan mendekati tempat tidur.


Marni duduk perlahan di pinggir tempat tidur,kemudian menepuk selimut yang menutupi putri nya. Dia mencoba membangunkan putri nya itu,hingga akhirnya dia menyibakan selimut


"hei....ini guling,dimana anak-anakku?" bentak marni yang merasa dibohongi oleh gibran


Gibran yang sudah mengunci pintu kamar nya dari dalam,kemudian memasukan kunci itu kedalam kantong celana nya dengan santai. Wajahnya juga sudah tersenyum menatap wajah marni yang terlihat panik

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2