
⚘⚘⚘⚘⚘⚘⚘
Sisil mendekati willy,dia bingung harus bagaimana . Tapi dia melihat wajah willy yang terbilang kelelahan,dia merasa kasihan untuk membangunkan willy. Dia tau kalau selama beberapa minggu ini willy menyiapkan laporan perusahaan untuk blake,dia tau semua nya dari asisten willy saat asistennya bergumam didepan sisil tanpa sadar
Willy masih berpura-pura tidur hingga akhirnya dia tidur beneran,sisil hanya bisa mendengus pelan. Apalagi sisil mendengar dengkuran halus yang keluar dari mulut willy,dia yakin jika willy sudah benar-benar terlelap .
Tubuh sisil juga terasa lelah,dia ikut naik ke atas tempat tidur dan merebahkan tubuhnya disamping willy. Dia memejamkan mata nya agar bisa ikut ke alam mimpi bersama willy,hingga tanpa menunggu lagi sisil pun terlelap.
Willy terbangun saat mendengar suara de sa han dan suara decitan tempat tidur dari kamar sebelah,dia mengerjabkan matta nya dan menatap sekelilingnya yang ternyata merupakan kamar sisil.
Mata nya melirik ke arah samping, dia melihat kecantikan wajah sisil yang sudah terdiri dengan lelap nya sambil menutup telinga nya dengan bantal yang dipakainya tadi. Memang suara dari sebelah terdengar cukup kuat,dia sampai merasa sedikit risih mendengar suara de sa han dari sebelah.
__ADS_1
Willy menatap jam dinding yang ada dikamar itu,waktu masih dini hari dan perut nya juga merasa lapar. Dia kembali menatap wanita cantik disampingnya, kemudian dia mengernyitkan dahi nya . Mengingat sesuatu yang tadi sempat dia lihat,kemudian mata nya membulat sempurna.
"foto itu,jadi itu sisil....kenapa dia merubah penampilan nya ?" batin willy yang menyadari kalau foto yang dia lihat tadi adalah sisil,dia memeluk wanita didepannya yang masih tertidur pulas
Willy merasakan perut nya semakin lapar,dia benar-benar sangat lapar sekali. Dia mengambil ponsel nya dan memesan makanan dari restauran dua puluh empat jam yang tak jauh dari apartemennya,karena jika dia lapar maka dia memesan makanan itu dan pelayan pria akan mengantarkannya ke apartemen nya.
Willy mengubah alamat nya ,agar bisa diantar di rumah kos-kosan sisil saja. Dia memeluk tubuh sisil dengan erat sambil menunggu pelayan pria menelpon nya dan sampai didepan rumah sisil.
krrruuuk
Suara perut sisil membuat willy tersenyum,dia memang memesan dua porsi makanan karena dia yakin kalau sisil juga belum makan malam. Dia akan membangunkan sisil jika makanan nya sudah datang,begitu lah niatnya willy tadi sebelum dia mendengar suara perut sisil
__ADS_1
"sebentar ya....makanan nya masih dijalan,tidur saja dulu...nanti aku bangunin " ucap willy sambil mengelus pucuk kepala sisil dengan lembut kemudian dia mengecup kening sisil juga.
cup
Sisil melenguh,dia menyusupkan kepalanya di dada bidang milik willy dengan rapat. Sisil belum menyadari apa yang dilakukannya, dia malah melingkarkan tangannya dipinggang willy dengan erat membuat willy semakin senang .
Dreet....dreeet....
Suara ponsel willy bergetar,dia memang membuat getaran saja karena tidak ingin menggangu tidur nyaman sisil .
Willy mengambil ponselnya dna mengangkatnya,kemudian dia melepaskan pelukannya pada tubuh sisil. Dia akan keluar karena makanan mereka sudah didepan pintu, dia akan mengambil makanan itu dan segera kembali ke kamar sisil.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘