
πΏπΏπΏπΏπΏπΏπΏ
Willy sudah tertarik dengan sisil saat melihat nya,dari rasa percaya nya yang mengetahui ada wanita yang masih berdandan kampungan seperti sisil membuat dirinya semakin tertarik
Pertama kali nya willy melihat sisil membuat willy langsung ingin memiliki wanita kaca mata itu,dia bahkan menunggu sisil di parkiran depan perusahaan itu. Dia ingin membawa langsung sisil ke apartemennya,entah kenapa membayangkan wajah juga tubuh sisil membuatnya semakin bergairah.
tin....tin...
Suara klakson itu bergema di parkiran itu,sisil hanya diam saja dan melanjutkan kaki nya melangkah menuju halte yang tak jauh dari sana. Dia akan menunggu bus yang biasa lewat di depan rumah kos-kosan miliknya tapi tak lama mobil yang dari tadi membunyikan klakson tersebut sudah berada disamping nya membuat sisil terkejut.
"sisil....ayo masuk" ucap willy seperti perintah
"eh....pak,saya mau pulang lebih dulu" jawab sisil,sebenarnya dia sudah ingin pulang saja dan tidak datang ke apartemen willy karena takut pada willy. Tatapan willy tadi saat di ruangannya saat ada mala disana membuat nya takut,tatapan itu seolah ingin menerima nya hidup-hidup.
__ADS_1
"iya...." ucap willy membuat sisil lega,tapi kemudian willy melanjutkan ucapannya
"masuklah,biar aku antarkan kau pulang saja jadi tidak akan lama aku menunggu di apartemen " lanjut willy membuat sisil terkejut
"hhmmm....ngak usah pak,aku mau mandi dulu nanti baru ke apartemen bapak " jawab sisil yang berusaha menghindari willy
"masuklah....aku antar kan saja ,kan hemat ongkos " ucap willy dengan tenang,dia kesal melihat sisil terus menjawab nya dan tidak menurut pada nya.
Wajah sisil ditekuk nya,dia merasa takut saat ini. Apalagi tatapan willy tadi membuat nya selalu teringat tentang masa lalu nya saat dia baru tamat sekolah,masa lalu yang membuat nya sedikit trauma.
"kita sudah sampai,kamu ngak mau turun?" ucap willy membuat kesadaran sisil kembali
Sisil menatap rumah kos-kosan yang sudah didepannya,kemudian dia menatap ke arah willy dengan tatapan bingung karena willy mengetahui tempat tinggal nya
__ADS_1
"aku baru tau,tadi sambil nungguin aku minta berkas mengenai kamu ke bagian HRD" jelas willy yang mengerti tatapan dari sisil
"kenapa pak?" tanya sisil semakin bingung karena willy ingin mengetahui mengenai dirinya
"ngak kenapa-napa sih,aku memang selalu begitu. Aku hanya ingin tau siapa orang yang akan membersihkan apartemen ku,sebelum dia melakukannya lebih dulu" jelas willy lagi dan dijawab oh saja oleh sisil
Padahal biasanya willy ngak seperti itu,dia tidak pernah mau tau siapa yang membersihkan apartemen nya selama orang itu bekerja di perusahaan blake tapi tadi saat menunggu sisil. Membuat nya penasaran dan ingin mencari tau mengenai wanita kampungan yang dilihat nya pertama kali itu, sehingga dia tau alamat sisil saat ini.
Sisil berasal dari keluarga broken home, kedua orang tua bercerai dan masing-masing sudah menikah kembali. Sehingga dia dan adiknya harus mandiri dan bekerja untuk memenuhi kebutuhannya,adiknya memilih untuk bekerja tinggal sebagai supir karena adiknya seorang pria yang hanya beda dua tahun dibawah nya.
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih ππππππ
__ADS_1