
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Kedua orang tua tasya tidak bisa lagi menolak semuanya, karena mereka sudah tau semua yang terjadi pada tasya sebelumnya. Tasya memang menceritakan semuanya pada keluarga nya ,dari mulai penjebakan sampai pada dirinya melarikan diri dari kedua pria yang ingin menjebaknya.
Bahkan kedua orang tua nya menyuruh orang untuk mencari tau mengenai kejadian itu,hanya saja mereka tidak menemukan siapa yang sudah menyelamatkan tasya hingga tasya menunjukan foto dirinya yang sedang tidur dengan tubuh te lan jang pada keluarga nya. Makanya mereka tidak bisa lagi menolak permintaan tasya,apalagi tasya mengatakan kalau dirinya hamil
"hah....baiklah,mama akan mengurus pernikahan kalian dan perjodohan mu dengan jordan akan mama batalkan. Tapi dengan satu syarat" ucap mama tasya mencoba untuk tenang
"syarat apa ma?mama jangan yang ngak-ngak deh" ucap tasya dengan kesal
"dia harus berhenti menjadi supir dan mau mengurus perusahaan kita, itu saja syarat nya " jelas mama tasya membuat senyuman tasya mengembang
"oke ma...." jawab tasya tapi faldi menolaknya
__ADS_1
"saya ngak setuju nyonya,saya ngak mau menikah dengan nona tasya karena saya ti....hhmm..." jelas faldi tapi mulutnya langsung disumpal dengan bibir tasya membuat semua orang disana terkejut,terutama faldi
"jika kau bicara lagi maka aku akan mencium mu lagi" bisik tasya dengan lembut
"sya....kamu ini,sebagai wanita itu harus jaga sikap. Jangan main nyosor aja" teriak mama tasya dengan ketus sambil menatap ke arah tasya ,tapi tasya tidak perduli
"iiissshh....ni anak,nurun siapa sih?" gumam mama tasya tapi masih didengar semua ornag
Mama tasya langsung terdiam,dia mengambil ponselnya dan menghubungi nomor WO yang dia kenal. Dia membuat jadwal temu dengan WO itu sekalian dengan nyonya barbara juga,untuk membatalkan perjodohan jordan dengan tasya. Dia berbicara didepan semuanya,sehingga tasya terus tersenyum
"kalian berdua ,ikut nenek ke kamar. Ada yang ingin nenek berikan pada kalian " ucap nenek tasya sambil berdiri dan melangkah menuju kamar nya
Tasya ikut berdiri dan menarik tangan faldi,mereka berjalan menuju kamar nenek berada. Terlihat nenek tasya masuk lebih dulu,kemudian faldi menghentikan langkahnya didepan kamar nenek tasya . Dia tidak ingin masuk kedalam sana ,tapi tasya menatap wajah faldi dengan bingung
__ADS_1
"ayo masuk" ajak tasya
"nona.....sebaiknya kita ngak usah berpura-pura,kita tidak melakukan apa pun. Anda juga ngak hamil,bagaimana nanti jika mereka tau kalau anda ngak hamil?lebih baik kita hentikan sekarang non" ucap faldi,dia benar-benar ngak mau berurusan dengan keluarga tasya
"hhmm.....keluarga ku ngak akan percaya,kau ingin foto kita aku tunjukan ke keluarga ku?mereka akan yakin jika aku hamil,kalau urusan nanti kita ketauan berbohong. Itu ngak masalah yang penting kita sudah menikah" jelas tasya dengan senang
"nona....anda belum tau siapa saya ,lagi pula kita kan ngak cinta" ucap faldi dengan kesal tapi masih dengan nada pelan karena mereka masih berdiri didepan pintu kamar nenek nya tasya
"aku sudah mencintai mu sayang,sejak malam dimana kamu menolong ku" jawab tasya dengan tersenyum
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘
__ADS_1