dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
melahirkan


__ADS_3

🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿🌿


Dua bulan berlalu,mala sudah merasakan sakit didaerah sensitif nya. Dia juga sudah mengeluarkan tanda-tanda ingin melahirkan,dokter juga sudah siaga di tempat nya.


Blake menemani mala selama mala berada diruangan persalinan,dia tidak pernah meninggalkan mala sama sekali hingga akhirnya mala melakukan pengejanan.


Blake melihat betapa susah dan sakit nya saat mala ingin mengeluarkan bayi mereka,mala diperiksa lebih dulu dan dipastikan dapat menjalankan proses lahiran secara normal.


Setelah melakukan pemeriksaan,akhirnya mala mulai melakukan apa yang di suruh oleh dokter. Perlahan tapi pasti,satu persatu bayu nya keluar dengan penuh perjuangan. Blake menyaksikan sendiri buah hati nya keluar dari daerah sensitif milik mala,dia merasa senang sekaligus bahagia.


Mala terlihat sangat lemas,dia masih menggenggam tangan blake dengan kuat. Blake menghapus keringat di kening juga leher mala dengan lembut,dia menatap wajah wanita pertama yang dicintai nya .


"terima kasih sayang,terima kasih " ucap blake membuat mala membuka kembali matanya yang sudah terpejam.


"Aku mencintai mu blake,jangan pernah tinggalkan aku" gumam mala sambil tersenyum dan kembali menutup mata nya.


Entah sadar atau tidak saat mala mengatakan nya ,tapi blake merasa senang. Harus nya dirinya yang begitu takut kehilangan mala dan kedua buah hati nya,dia bisa gila bila hal itu terjadi.


Setelah mendapatkan perawatan,mala dan kedua buah hati blake dipindahkan ke ruangan VIP yang sudah disiapkan . Blake selalu menemani mala selama mereka tinggal dirumah sakit,hanya selama tiga hari karena keadaan mala juga dua buah hati nya sehat maka mereka bisa pulang.


Sambutan dirumah utama terasa mewah,kakek membuat satu kamar bayi dengan dua box besar di dalam nya. Dia menatap sendiri ruangan yang dulu nya gudang disebelah kamar blake,dekorasi juga desain nya di buat sesuai dengan tema baby boy.


Mala merasa senang,dia bersyukur memiliki keluarga yang begitu menyayangi nya. Dokter stevani juga membantu sang kakek untuk menyambut kedua cucu mereka, dia merasa senang karena mala mendapatkan keturunan langsung dua.

__ADS_1


"Sekarang kamu istirahat dulu,baby boy kita berada didalam kamarnya" jelas blake


Mala melihat pintu kamar yang terhubung dari kamar nya ke kamar sebelah,pintu yang terbuat dari kaca bening sehingga kita dapat melihat dua box bayi besar dikamar sebelah. Hiasan juga pernak-pernik untuk anak laki-laki pun sudah terpajang disana,senyuman terus menghiasi bibir mala.


Sementara itu,di sebuah kantor perusahaan yang cukup besar. Jordan sedang bercumbu dengan cintya,cintya memberikan tubuh nya Walaupun jordan tidak mencintai nya tapi jordan adalah pria normal.


Cintya terus menggoda dan merayu jordan ,hingga akhirnya jordan terbuai dan melakukannya berkali-kali dengan cintya. Walaupun awal melakukannya ,cintya sudah tidak perawan lagi.


"ssshh.....aaakkh,jor dan ...aku mencintai mu" ucap cintya di sela-sela percintaan mereka


Jordan hanya men de sah merasakan nikmat nya bercinta,tapi dia seperti merasakan nikmat bercinta yang lainnya . Dia juga sering bingung dengan diri nya,beberapa malam ini jordan sering mimpi bercinta dengan seorang wanita yang wajah nya tidak terlihat jelas. Sehingga saat gairah itu datang,jordan menyalurkan nya pada cintya.


"Jor dan....aku aaahh....aku mau keluar" teriak cintya dengan gerakan Ce pat cintya memainkan pinggul nya,dia yang selalu berada diatas saat bercinta. Cintya lebih mendominasi permainan mereka,sehingga jordan tidak perlu mengerahkan tenaga nya.


"itu kau yang mau,aku tidak minta" jawab jordan dnegan ketus,entah kenapa dia merasa tidak pernah suka dengan cintya. Walaupun dia menikmati percintaan mereka,tapi bagi nya hanya ada satu dihatinya. Jordan juga ngak tau siapa,tapi dia merasakan hal itu setiap waktu.


Jordan tidak pernah mengatakan perasaan nya pada siapa pun,dia hanya berpikir kalau semua yang dirasakan nya selama ini adalah sebuah mimpi saja.


"sudah selesai,sekarang keluar lah dari ruangan ku" ucap jordan dnegan nada dingin


Cintya merasa bingung melihat sikap dingin jordan,dia tidak pernah tertawa atau tersenyum lebar. Hanya sekedar bicara bila perlu dan tersenyum tipis bila dia ingin,segala cara sudah dilakukan oleh cintya untuk mendapatkan perhatian dari jordan.


"apa aku hamil dulu ya,biar bisa melihat jordan tersenyum dan menikahi ku" batin cintya

__ADS_1


Berkali-kali nyonya barbara menyuruh jordan untuk menikahi cintya,tapi jordan tetap tidak mau melakukan nya. Dia tidak ingin dipaksa menikahi wanita yang tidak dia cintai, dia masih ingin mencari wanita yang selama ini membuat nya tersenyum dan tertawa didalam mimpi nya.


Walaupun itu hanya sebuah mimpi saja,tapi bagi jordan terasa nyata. Dia seolah pernah berada dimasa itu,dimana dia begitu bahagia dengan wanita yang sederhana. Sayang nya wajah wanita di mimpi nya itu tidak jelas,jadi dia tidak dapat mencari wanita itu kemana pun.


Cintya merapikan dress yang dipakai nya, rambut nya juga dia sisir dan menambahkan make up nya sedikit lagi. Dia menatap wajah jordan yang terlihat serius memeriksa berkas-berkas yang ada dimeja nya,cintya berjalan mendekati nya dan duduk dipangkuan jordan.


"Sayang....apa kau ngak lelah?yuk kita berlibur " ucap cintya dengan lembut,dia akan membuat jordan menerima nya dan menikahinya . Makanya cintya mulai menyusun rencana agar dia bisa hamil anak nya jordan,dia ingin memiliki keluarga bahagia bersama jordan.


"Aku sibuk,kalau kau lelah. Pergi lah berlibur " jawab jordan dengan ketus.


"Aku ingin berlibur bersama mu,menikmati hari berdua selama seminggu " jelas cintya dengan tangan nya yang memainkan kancing kemeja depan jordan.


"bisakah kau keluar ?aku sibuk" ucap jordan,entah kenapa dia tidak suka dengan cintya yang bermanja-manja dengan nya.


Melihat sikap ketus dan dingin dari jordan,cintya mulai melancarkan aksi nya pada nyonya barbara. Selama ini jordan selalu mengikuti kemauan mama nya,cintya selalu berhasil membuat jordan jatuh ke tangannya dengan bantuan dari calon mama mertua nya itu.


Cintya pun keluar dari ruangan jordan,dia mengambil ponsel nya dan menelpon nyonya barbara yang saat itu masih berada di acara arisan ibu-ibu sosialita nya. Dengan cepat cintya pun menuju kesana,dia tidak ingin menunda -nunda lagi rencana nya.


Cintya memang berasal dari keluarga kaya raya,apa yang dia ingin kan selalu dipenuhi oleh kedua ornag tua nya . Awalnya dia tidak mau dijodohkan dengan jordan,tapi karena kedua ornag tua nya yang mengatakan kalau harta warisan jordan akan jatuh ke tangan mereka jika jordan menikahi nya. Makanya dia yang tidak ingin jatuh miskin pun menyetujui nya,dia mencari cara agar jordan dapat menerima nya.


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘

__ADS_1


__ADS_2