
❣❣❣❣❣❣❣❣❣
Jordan berdiri meninggalkan mala yang masih duduk di atas ambal,dia menuju ke arah kamarnya kemudian mengambil berkas yang berada didalam amplop berwarna coklat.
Mala menatap amplop coklat yang cukup besar yang berada di tangan jordan,dia merasa bingung tapi dia masih diam. Tak lama jordan kembali duduk ditempat sebelumnya,kemudian dia memberikan amplop yang dipegang nya itu diatas pangkuan mala
"ini buat kamu" ucap jordan dnegan tenang
"apa ini?" tanya mala yang belum membuka dan mengeluarkan isi dalam amplop itu
"hadiah pernikahan kita dari aku,maafkan aku yang tidak bisa membuat pesta pernikahan yang mewah dan megah untukmu....aku tau kalau pernikahan merupakan hal yang ditunggu-tunggu oleh wanita,mereka pasti ingin pernikahan yang mewah karena menikah merupakan sekali seumur hidup" jelas jordan dengan suara pelan
__ADS_1
"ngak apa-apa,mungkin memang sudah takdir kita. Aku ngak masalah dengan itu,yang penting kita sah dimata agama juga negara" jawab mala
"lihat lah,aku berharap kau senang menerima nya " ucap jordan yang kini sudah kembali memeluk pinggang mala dan menyandarkan kepala nya di bahu mala dengan pelan
Mala pun mengeluarkan berkas yang ada didalam amplop coklat itu,dia membawa setiap tulisan yang ada didalam amplop coklat itu. Mata nya membulat sempurna saat menyadari nama nya tercantum di berkas-berkas itu,dia melirik ke arah jordan sebentar dan meneliti setiap tulisan dan berharap agar mata nya salah melihat.
"apa ini?kenapa rumah ini atas nama ku kak?aku ngak mau....aku menikah dengan kakak karena memang aku mencintai kakak dengan tulus bukan karena hal-hal seperti ini" ucap mala dengan tegas
Berkas-berkas itu adalah sertifikat tanah dan rumah yang mereka tempati sekarang,mala ngak mau dikatakan materialistis karena jordan memberikan rumah itu pada mala. Sertifikat itu sudah atas nama mala,membuat mala terharu.
"kamu ngak perlu seperti ini kak....aku bahagia bila terus bersama mu,ngak perlu kamu memberikan rumah ini pada ku" ucap mala,kini air matanya sudah membasahi pipi nya
__ADS_1
"kenapa menangis?apa kamu ngak merasa senang?" tanya jordan sambil menarik tubuh mala agar masuk kedalam pelukannya
Mala menggelengkan kepala nya,dia benar-benar senang. Hanya saja saat ini dia ngak butuh apa pun,dia hanya ingin bersama dengan jordan. Bagi nya itu saja sudah cukup,dia tidak ingin apa pun lagi
Kedua nya masih berpelukan,mala bukan nya berhenti malah menangis semakin jadi. Jordan bingung bagaimana menenangkan mala hingga akhirnya jordan melepaskan pelukannya dan mencium bibir mala dengan lembut,me lu mat dan meng hi sap nya perlahan membuat mala terkejut.
Jordan menghapus air mata mala sambil terus memberikan ciuman yang mendebarkan,mala kini berhenti menangis dan membalas ciuman itu. Dia merasa sangat bahagia sekali saat ini,disayang dan dicintai dengan sepenuh hati.
Ciuman itu lama kelamaan menjadi sangat panas,membuat jordan langsung mengangkat tubuh istri nya kedalam kamar . Jordan merebahkan tubuh mala ke tempat tidur,kemudian mengabsen setiap inci tubuh mala dengan lembut membuat mala terbuai. Mala tak tinggal diam,dia pun ikut membantu jordan,dia membuka kaos yang baru saja dipakai oleh jordan dan membuang nya kesembarang arah. Mereka melakukan pergumulan yang cukup melelahkan malam ini
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘