dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
keluarga willy


__ADS_3

❤❤❤❤❤❤❤❤


Sisil yang mendengar nya terkejut,tapi dia berusaha untuk tetap tenang. Dia tidak pernah berpikir semua nya akan menjadi seperti ini,dia hanya tau kalau willy hanya seorang asisten nya blake saja bukan pemilik perusahaan seperti yang dikatakan oleh papa nya willy.


"aku ngak bisa,aku masih bekerja di perusahaan tuan blake" jelas willy dengan santai


"sisil....tolong kamu bujuk willy,dia harus meneruskan perusahaan papa nya. Mama juga sudah capek berantem terus sama papa tiri nya willy,tolong mengerti kami ya sisil" jelas mama willy membuat sisil menatap ke arah willy,dia tidak mengetahui apa pun mengenai willy tapi tiba-tiba ingin menjadi istri nya saja membuat nya tampak seperti orang bodoh.


"jangan dengar kan ucapan mama dan papa,aku tetap ngak akan mau meneruskan perusahaan itu. Aku ingin terus bekerja dengan tuan muda blake dan ngak pernah berpikir untuk mengurus perusahaan itu" jelas willy, selama ini blake lah yang telah menolong nya dari keterpurukan nya karena perceraian orang tua nya.


"sisil,tolong lah. Kami ngak bisa mengurus perusahaan itu berdua,kami sudah memiliki keluarga masing-masing jadi tidak mungkin kami terus bersama " ucap mama willy lagi dengan tatapan memohon membuat sisil merasa ngak enak,tapi dia juga bingung harus bagaimana .


"Kamu ngak usah dengerin mereka" ucap willy menatap ke arah sisil dengan tajam,sehingga membuat sisil sedikit takut.


"kamu kok gitu sama calon istri mu sih,harus nya kamu bahagia in dia dong wil" ucap mama willy dengan kesal.

__ADS_1


"aku bisa memenuhi segala kebutuhan sisil,ngak perlu perusahaan kalian" jawab willy


"aku hanya ingin mengenalkan kedua orang tua ku pada calon istri ku dan meminta restu kalian,jika kalian tidak merestui kami juga ngak apa-apa " ucap willy,dia ingin berdiri dan pergi dari sana karena pasti ujung-ujung nya akan ada keributan.


"kamu minta restu ,tapi kenapa ngak sopan seperti itu?kami belum juga mengatakan setuju atau ngak tapi kamu sudah mengatakan pendapat kami saja " bentak papa willy dengan keras


Willy berdiri dan ingin pergi dari ruangan itu, tapi tangannya ditahan oleh sisil. Sisil melihat dengan jelas kalau papa dan mama nya willy sudah marah,dia seperti nya sudah mengerti bagaimana kondisi keluarga willy . Tapi dia hanya bisa diam,dia ngak mau membuat keadaan semakin keruh. Apalagi mungkin willy mengenalkannya pada orang tua nya ,hanya untuk berpura-pura saja.


Sisil menghempaskan tangan willy hingga terlepas,membuat willy menatap nya dengan tatapan bingung. Sisil hanya tersenyum,kemudian mendekatkan wajah nya pada wajah willy.


"selesaikan urusan keluarga anda pak,jangan seret aku ikut kedalam nya. Aku hanya orang luar" ucap sisil dengan lembut,kemudian sisil yang ingin berjalan lebih dulu keluar dari ruangan itu tapi langsung ditarik oleh willy hingga tubuhnya menyatu dipelukan willy.


"Saat ini hanya ada kamu di hidupku selain tuan muda blake,jika kamu memperlakukan ku sama seperti mereka lantas aku harus apa?" ucap willy dengan lembut,mata nya sudah berkaca-kaca menatap ke arah sisil.


Sisil terkejut,dia tidak menyangka kalau willy bisa seperti ini. Pria yang begitu terlihat dingin sama seperti blake bisa menampilkan ekspresi wajah sendu nya,sisil menaikan kedua tangannya ke arah wajah willy. Dia menangkup kedua pipi willy dengan lembut dan mengelus nya sambil tersenyum.

__ADS_1


"semua nya harus dijalani,jika mereka ngak perduli dengan mu lagi. Maka mereka ngak akan mau datang kesini,apalagi menyerahkan sesuatu yang menurut mereka hanya untuk mu. Ambillah,biar kan mereka bahagia dengan kehidupan mereka masing-masing " jelas sisil kemudian mengecup bibir willy sekilas.


"tapi aku ngak butuh uang mereka "bentak willy dengan tatapan marah nya ,tapi sisil tetap tersenyum lembut.


"sudah cukup kau menyiksa mereka sayang,mereka sudah merasa bersalah . Kasihan mereka,bagaimana pun mereka adalah orang tua mu" bisik sisil membuat willy sadar,memang selama ini dia ingin memberikan kedua orang tua nya pelajaran .


Selama kedua nya mengurus perusahaan yang dulu nya milik bersama maka mereka sering sekali bertengkar dengan pasangan mereka masing-masing di karena kan kecemburuan . Karena itu lah willy semakin menolak perusahaan milik keluarga nya,dia ingin membuat kedua orang tua nya bersatu dan meninggalkan pasangan mereka.


"Kamu ngak bisa memaksakan hal seperti ini will,mereka sudah bahagia dengan kehidupan mereka masing-masing jangan membuat mu menjadi anak yang durhaka. Ambil perusahaan itu,jika kau tidak menginginkannya. Kau bisa menyuruh orang mengurus nya" jelas sisil dengan lembut.


"kau menginginkan perusahaan itu?Kau takut aku ngak sanggup membiayai mu kan?" tanya willy dengan ketus,dia takut sisil seperti wanita diluaran sana yang hanya melihat dari materi saja.


Selama ini willy melihat wanita seperti itu,karena semua wnaita yang mengejar blake hanya ingin harta dan kedudukan sebagai istri seorang pengusaha muda . Makanya karena hal itu juga willy ngak mau berhubungan dengan wanita,dia tidak akan membuat wanita itu menguasai nya.


"aku tidak pernah menginginkan apa pun dari anda pak,anda yang memaksa ku untuk berada disisi mu. Saat ini aku belum mencintai anda pak,anda bisa mengembalikan aku pada tempat ku sebelumnya" jelas sisil dengan tegas,kali ini tatapan nya tidak biasa. Sisil merasa kesal karena willy menganggapnya wanita materialistis,dia membenci itu.

__ADS_1


bersambung


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘


__ADS_2