
☘☘☘☘☘☘☘
Tasya mengambil ponsel faldi,tasya memoto faldi yang setengah telanjang bersama dengan dirinya juga. Kemudian dia mengirimkan foto itu melalui email nya,karena saat ini dia tidak tau dimana keberadaan ponsel nya.
Tasya mengambil beberapa foto yang memperlihatkan wajah faldi dengan jelas,dia melakukannya karena ingin berjaga-jaga saja jika faldi adalah orang suruhan temannya itu. Apalagi saat dia bangun dari tidur nya, dia tidak merasakan daerah sensitif nya terasa sakit membuatnya tidak yakin jika faldi adalah pria suruhan temannya
Tasya menatap wajah tampan faldi yang terlelap,dia juga melihat guling yang terletak ditengah-tengah mereka membuat tasya tersenyum.
"apa pria ini yang menolong ku ya?" tanya tasya dalam hati
__ADS_1
Setelah melihat cukup lama,tasya berpikir jika lebih baik dia mengambil keuntungan saja. Dada bidang faldi sangat menggoda dan terlihat seksi,makanya dia ingin memeluk tubuh itu. Dia menyingkirkan guling yang berada ditengah itu,menghirup aroma tubuh faldi dan mendekatkan kepalanya didada bidang pria itu.
Dengan senyum-senyum sendiri,akhirnya tasya ikut tertidur kembali. Dia memeluk tubuh faldi dengan erat hingga pagi tiba,faldi yang lebih dulu terbangun dan melihat tubuh mereka yang saling menempel
"oh ya ampun...." gumam faldi yang terkejut
Posisi faldi masih ditempat yang sama,hanya tubuh tasya yang berada di dekat nya. Faldi memilih bangun dan menelpon bagain pelayanan kamar dimana dia melakukan laundry,dia ingin segera ke kantor
"maaf....aku ngak bisa ngantar kamu pulang,lagi pula saat ini kau juga sudah selamat. Ini ada uang untuk ongkos taksi,tadi malam tidak terjadi apa pun pada kita. Sebaiknya lain kali jangan minum terlalu banyak,agar tidak ada yang bisa mengambil kesempatan "
__ADS_1
Faldi menulis surat untuk ditinggalkan disana,dia segera pergi setelah memakan sarapan nya . Meninggalkan tasya yang masih terlelap di alam mimpi,karena memang ada pekerjaan yang menunggu nya. Lagi pula urusannya dengan wanita itu sudah selesai,begitu menurut nya
Tasya terbangun dan mencari keberadaan pria yang mungkin telah menolong nya,dia ingin tau siapa pria itu. Karena dia belum yakin dengan faldi,tapi tak ada siapa pun disana hingga akhirnya dia melihat surat yang ditinggalkan oleh faldi. Wajah nya tersenyum,tasya pun berdiri dan berjalan menuju kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.
Setelah memakai kembali pakaiannya dengan jas milik faldi yang menutupi dress robek didepannya itu,tasya meninggalkan hotel itu. Dia berjalan menuju rumah sakit,dia ingin memeriksakan mengenai keperawanan nya. Dia ingin tau siapa faldi,jika memang dirinya sudah ngak perawan lagi. Berarti faldi astaga salah satu dari orang suruhan temannya itu
Beberapa jam pun berlalu,hasil pemeriksaan tasya sudah keluar. Terlihat wajah tasya tersenyum,saat ini dia yakin kalau faldi adalah pria baik. Dia Masih menunggu supir mama nya disana,dia meminta mama nya untuk datang kerumah sakit tapi mama nya masih ada arisan . Apalagi tasya hanya mengatakan kalau dia pingsan dan sekarang baru sadar,hanya kelelahan saja jadi mama nya tidak datang hanya mengirim supir nya untuk mengantarkan uang nya
Untuk membayar uang pemeriksaan yang dilakukannya,tapi tasya tidak mengatakan kalau dirinya masih perawan. Hal itu Dia simpan sampai saat nya tiba ,dia sudah memikirkan rencana kedepannya
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘