dinikahi tuan muda

dinikahi tuan muda
terjadi


__ADS_3

🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Mala membulatkan mata nya,dia masih belum percaya dengan apa yang terjadi. Dia melihat blake masih memakai pakaiannya dengan lengkap,hanya saja rudal milik blake yang sudah keluar dari reseliting nya.


Sedangkan dirinya hanya terbuka bagian dada nya saja,blake hanya menyibakan underware nya tanpa melepaskannya. Mala masih merasa bingung,belum sepenuh nya sadar.


Tubuh blake sudah jatuh diatas tubuh mala,dia memeluk tubuh mala dengan erat membuat mala sulit untuk bernafas. Mala mendorong tubuh blake hingga blake berada disampingnya,lebih tepat nya blake memindahkan tubuh nya ke samping dan kembali memeluk tubuh mala.


Mala mendorong kembali tubuh blake,dia ingin segera keluar dari sana karena dirinya merasa malu pada blake. Bisa-bisa nya dia ketiduran disana,mungkin karena aroma maskulin yang berada diruangan Itu membuat nya merasa nyaman.


Hati nya juga merasa tenang saat berada didalam kamar itu,bagi nya ini pertama kali nya dia nyaman setelah ditinggalkan jordan.

__ADS_1


"tidur lah lagi,aku ingin kau memeluk ku saat ini" bisik blake dengan pelan


Sementara diruangan rapat,mata willy masih menatap ke arah sisil. Disana sisil sedang menyiapkan kopi dan cemilan untuk dirinya juga seorang kepala kepala bagian keuangan,mata wanita itu juga menatap ke arah sisil.


Wanita itu tidak begitu menyukai wajah sisil yang terlihat kampungan,tapi banyak pria yang selalu ingin mendekati nya . Mungkin karena kepolosan nya,tapi wanita itu yakin jika sisil tidak sepolos pemikiran orang-orang.


"heh....sisil,buat kopi begitu saja lama sekali sih" teriak celine dengan ketus


Makanya celine memecatnya,karena martin merupakan bawahannya di bagian keuangan. Semua kekuasaan di bagian keuangan diatur oleh celine,kali ini dia melihat willy yang terus memperhatikan sisil . Celine yakin jika sisil sudah menggoda willy juga,padahal pria incaran celine kali ini adalah willy.


Dulu celine berpikir jika sisil sudah menggoda martin dan memberikan tubuh nya pada martin,kali ini dia ngak mau ditolak lagi oleh pria karena wanita yang sama.

__ADS_1


Apalagi wanita itu tidak lebih cantik dari nya,hanya bekerja di bagian kebersihan dengan wajah yang jelek juga. Celine yakin sekali kalau sisil sudah merayu mereka, melayani mereka di atas ranjang makanya mereka menyukai sisil.


"maaf bu jika terlalu lama" ucap sisil sambil meletakan kopi buatannya di atas meja dengan cemilan yang ada.


"terima kasih " ucap willy dengan senyuman manis nya membuat celine terpana, karena willy hampir sama dengan blake. Mereka jarang sekali menampilkan senyuman nya didepan semua orang,hanya beberapa orang saja yang bisa melihat nya itu pun jika mereka menginginkan nya.


Sisil kembali duduk di kursi khusus yang tak jauh dari willy dan celine,dia menunggu perintah selanjut nya karena memang pekerjaan nya seperti itu hingga kedua orang itu pergi dari sana.


Celine merasa geram melihat sisil yang masih berada disana,padahal dia ingin merayu willy agar willy bersedia menjadikan nya istri. Sesekali dia melirik ke arah willy dan sisil,willy mencuri-curi pandang pada sisil sedangkan sisil hanya terlihat biasa saja membuat celine semakin kesal.


bersambung

__ADS_1


jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘


__ADS_2