
🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁
Kedua orang tua willy masih mendengarkan pembicaraan mereka,mereka merasa bersalah pada willy karena saat itu lebih mementingkan ego mereka sendiri.
"maafkan mama nak,mama baru sadar kalau selama ini mama sudah membuat mu terluka" ucap mama willy sambil menangis ,menatap sang putra yang sudah terlihat lebih baik.
"papa juga minta maaf,papa ngak tau karena kami kau mengalami kesulitan " jelas papa willy juga.
Willy masih menatap mata sisil,dia tau sisil marah dan kesal pada nya. Saat ini willy menjadi semakin bingung,dia terus menggenggam tangan sisil seolah dia takut kehilangan sisil.
"Selesaikan semua nya pak,aku akan kembali sendiri. Aku juga tidak pernah ingin masuk kedalam kehidupan orang kaya seperti kalian,aku merasa tidak pantas untuk berada dengan anda. Jika memang anda menerima perusahaan itu dan akan membuang ku,aku juga ngak akan bisa menolaknya" jelas sisil,hati nya terasa sakit karena ucapan willy pada nya.
__ADS_1
Willy memeluk tubuh sisil,kali ini dia menangis dipelukan sisil. Dia tidak bisa mengatakan apa pun Lagi,bagi nya saat ini hanya ada sisil dan blake yang sudah membantu nya selama ini.
"aku akan mengikuti kata-kata mu,tapi tolong jangan tinggalkan aku. Aku ngak mau kehilangan mu hiks....hiks...." ucap willy dengan pelan tapi masih didengar oleh kedua ornag tua nya.
"aku ngak akan meninggalkan mu,aku akan berusaha mencintai mu tapi tolong biarkan kedua orang tua mu bahagia. Mereka sudah memiliki keluarga masing-masing, kita juga harus hidup bahagia" jawab sisil dengan lembut dan membalas pelukan willy
Sisil melepaskan pelukannya,dia menghapus air mata dipipi willy . Ini pertama kali nya dia melihat pria menangis didepannya,apalagi selama ini dia tau bagaimana willy. Sikap arogan dan dingin yang sama seperti blake membuat pria itu menjadi dambaan wanita yang ingin mendekati dan memiliki nya,sisil tau semua nya .
"Baiklah,aku akan menerima nya. Karena sisil menginginkannya,kami akan menikah malam ini jadi kalian harus datang " ucap willy yang mulai terlihat tenang .
"bawa lah keluarga kalian,tapi aku ngak akan mengakui mereka. Aku hanya ingin pernikahan ku dihadiri oleh orang -orang yang penting" jelas willy sambil menghela nafas nya dengan kasar
__ADS_1
Mama willy berdiri dan memeluk willy,dia menangis dipelukan willy. Dia tidak menyangka karena perceraiannya membuat willy menderita,padahal selama ini willy terlihat tegar dan kuat tapi ternyata hati nya begitu rapuh.
"maaf kan mama nak,mama tidak tau kalau kamu menderita selama ini " ucap mama willy dengan lembut
"papa juga minta maaf ya,papa salah. Harus nya papa yang menjadi panutan untuk mu,maaf kan papa" ucap papa willy yang ikut memeluk mereka.
Willy hanya diam saja,dia ikut menangis didalam pelukan kedua orang tua nya. Sisil memperhatikan dari samping willy,dia juga ikut menangis menatap keluarga willy yang sudah kembali bahagia.
"sudahlah,aku harus membawa sisil ke suatu tempat lagi. Nanti aku berikan alamat dimana kami akan menikah" ucap willy masih dengan nada dingin nya,hati nya belum sepenuh nya tenang .
Willy membawa sisil keluar dari ruangan restauran itu,dia berjalan menuju mobil nya dengan tenang. Sisil hanya mengikuti willy hingga mereka sampai didalam mobil,willy menjalankan mobilnya dengan kecepatan sedang menuju tempat pernikahan mereka.
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘