
🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹
Panggilan istri,membuat reni menjadi salah tingkah. Hati nya berdetak sangat kencang saat ini,rasanya dia masih berada didalam mimpi. Apalagi melihat sekeliling nya yang merupakan kamar hotel,seperti di film yang ditontonnya. Kamar hotel mewah,pasti nya harga nya juga mahal.
"sudah ya ma....kami mau siap-siap sarapan,aku ngak mau istri dan anakku kelaparan " ucap jordan,dia melihat kalau reni kurang nyaman berbicara dengan mama nya dan mungkin reni juga masih terkejut dengan semua nya karena saat dia sadar dia masih berada di villa cintya dengan ketiga pria paruh baya yang siap melakukan apa pun dengan nya.
"ya sudah kalau begitu,mama tunggu kalian dirumah. Mama juga sudah siapkan pernikahan kalian minggu depan,tinggal pengantinnya saja yang datang . Semua nya sudah beres" jelas nyonya barbara dengan semangat kemudian mematikan panggilannya
Setelah mematikan panggilan video nya,jordan menatap wajah reni yang terlihat pucat. Dia akan membawa reni ke dokter spesialis kandungan ,agar mereka mengetahui kondisi reni dan bayi nya.
"Sayang....ayo bangun dan sarapan dulu,aku tau kamu pasti bingung dengan semua nya. Tapi aku akan jelaskan semua nya" ucap jordan ,reni masih terdiam tapi memang dua masih bingung dengan semua nya. Dirinya yang ada dikamar tanpa menggunakan pakaian,dia juga teringat dengan ibu nya yang sudah menyelamatkan nya.
"ibu..." ucap reni dengan wajah khawatir
Jordan tersenyum,dia melihat kalau reni sangat khawatir dengan bik arum yang sudah dia ketahui kalau bukan ibu kandung nya reni. Tapi bik arum yang sudah menganggap reni sebagai anak nya ,bahkan membantu reni selama kehamilan nya juga.
"ibu mu baik-baik saja,saat ini beliau ada di kamar sebelah. Sebaiknya cepat lah bangun,kamu mau mandi atau sarapan lebih dulu ?" ucap jordan sambil memperhatikan wajah bantal reni yang terlihat menggemaskan
"aku...aku mau mandi dulu tuan"jawab reni ,dia sudah bangkit dari tempat tidur dengan selimut yang menutupi seluruh tubuhnya.
"singkirkan selimut nya,nanti kamu tersandung "ucap jordan membuat wajah reni memerah karena malu
"aku sudah melihat nya tadi malam" ucap jordan,tadi malam memang reni sempat tertidur tapi suara de sa han masih terdengar dalam tidur nya
__ADS_1
Reni kembali mengingat minuman yang diberikan oleh cintya yang sudah dimasukan sesuatu kedalam nya,cintya menyuruh nya untuk menghabiskan minuman itu dan tiba-tiba tubuh nya teras panas dan dia juga ngak tau apa yang terjadi kemarin.
"kamu kenapa?apa ada yang sakit?" tanya jordan yang sudah berdiri didepan reni dengan tangan yang berada dikening reni,tadi jordan berjalan mendekati reni karena melihat wajah reni yang semakin memerah dan diam saja berdiri di pinggir tempat tidur.
"ah....saya ngak apa -apa tuan " jawab reni sambil berjalan mundur,dia ingin menghempaskan tangan jordan tapi tidak mungkin dia lakukan hingga dia memilih mundur dan akhirnya dia tersandung selimut panjang yang menjuntai dibawah kaki nya
"aaah...." teriak reni tapi dengan cepat jordan menahan tubuh reni ,dia ikut terjatuh ke lantai dengan tubuh reni yang berada diatas nya. Tubuh nya belum siap,hingga mereka jatuh bersama .
"kamu ngak apa-apa?aku bilang lepaskan saja selimut nya,kenapa kamu ngak nurut sih" ucap jordan dengan wajah khawatir,dia tidak ingin reni dan kandungannya kenapa-napa.
Reni hanya diam saja,tapi mana mungkin dia telanjang didepan jordan. Walaupun jordan mengatakan pernah melihat tubuh nya,tapi dia juga masih malu . Mungkin saat itu dia tidak dalam keadaan sadar ,makanya dia tidak perduli mengenai jordan.
Reni mendorong dada jordan dan bangkit dari atas tubuh nya,setelah itu dia melepaskan selimut yang melilit tubuh nya ke arah wajah jordan hingga wajah jordan tertutup selimut. Dengan cepat reni berlari menuju pintu yang ada didalam kamar itu,dia yakin kalau itu pasti kamar mandi seperti dikamar yang ada di villa.
Jordan mendengar suara pintu ditutup dengan keras,membuat dia tertawa pelan. Dia yakin jika reni malu pada nya,dia membuka selimut yang menutupi wajah nya kemudian dia berdiri dan mencampakan selimut itu ke atas tempat tidur.
Jordan menunggu reni yang sedang mandi,dia mengirimkan pesan pada randy untuk memesan tiket pesawat siang ini. Setelah makan siang,mereka akan kembali ke kota dimana nyonya barbara sudah menunggu mereka.
Ceklek
Reni keluar dengan memakai jubah mandi,dengan wajah merah dia berdiri di dekat pintu kamar mandi sambil memegang jubah mandi bagian dada nya.
"ini....pakailah dulu,setelah itu kita akan makan" ucap jordan yang memberikan paperbag ditangannya,dari tadi dia memang memegangi paperbag itu. Dia ingin mengerjai reni,agar tidak terlalu canggung pada nya.
__ADS_1
Saat reni ingin mengambil paperbag,jordan menarik nya membuat tangan reni kosong. Dia terlihat bingung,karena tadi jordan menyuruh nya untuk mengambil nya tapi tiba-tiba dia menarik nya lagi.
"kamu mau pakai baju ini kan?" tanya jordan sambil menatap ke arah mata reni,reni hanya mengangguk karena ngak mungkin dia hanya memakai jubah mandi itu saja.
"kalau begitu,cium aku dulu" ucap jordan sambil menunjuk pipi nya membuat reni terkejut
"cepat lah,atau kamu mau keluar dengan menggunakan jubah mandi itu?pihak hotel akan marah karena kau membawa jubah mandi milik mereka" ucap jordan saat melihat reni malah diam saja
Reni mendekatkan tubuh nya lebih dekat,kemudian dia menundukan sedikit kepala nya hingga akhirnya dia begitu dekat dengan jordan
cup
Reni memejamkan mata nya dan mencium jordan tapi bukannya di pipinya,jordan malah memalingkan wajah nya hingga bibir nya yang dicium oleh reni. Dengan cepat jordan menahan tengkuk milik reni dan mellumat bibir reni dengan lembut,bahkan jordan menarik tubuh reni agar duduk dipangkuannya tanpa melepaskan ciumannya.
Reni hanya diam saja,hingga akhirnya jordan melepaskan ciumannya. Dia menatap ke arah reni dengan kesal, tapi reni malah menundukan kepala nya saja.
"kenapa ngak dibalas?" tanya jordan dengan kesal tapi reni diam saja,dia masih berada dipangkuan jordan
"lakukan seperti yang aku lakukan " ucap jordan dengan lembut,karena dia yakin kalau reni belum pernah berciuman. Dari awal mencium reni,memang reni ngak pernah membalasnya dan hanya diam saja.
"kau masih ingin disini?tidak mau memakai pakaian mu?" tanya jordan dengan lembut,bahkan wajah jordan sudah berada dikedua gundukan kenyal milik reni dan memberikan kecupan disana membuat reni merasa geli
bersambung
__ADS_1
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘