
🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴🌴
Willy merupakan pria yang suka bekerja,lebih tepat nya gila dalam bekerja. Di usia nya yang sudah tiga puluh lima tahun,dia belum menikah dan hanya memikirkan pekerjaannya saja . Dia belum menemukan wanita yang tepat dalam hidup nya,hingga dia melihat mala untuk pertama kalinya
Willy tertarik dengan mala saat pertama bertemu dengan nya,mala termasuk orang yang cantik dan ramah hingga bisa membuat hati nya bergetar.
Saat ini mata willy terus menelisik tubuh sisil,dia melihat tubuh sisil yang berisi dan membayangkan hal yang terbilang aneh dipikiran nya. Tiba-tiba ba ta ngan miliknya sudah berdiri dengan tegak nya,padahal hanya memperhatikan tubuh sisil saja.
"maaf pak,anda tidak jadi pulang ?" tanya sisil karena mala sudah berada didalam kamar mandi dan membersihkannya, sedangkan sisil membersihkan ruangan willy . Merapikan dan mengelap debu-debu yang ada diruangan itu,untuk urusan menyapu dan mengepel aja dilakukan oleh mala seperti biasanya
"hhmmm....bisa berikan nomor ponsel mu?aku ingin kau membantu ku membersihkan apartemen ku besok setelah pulang dari sini" ucap willy,dia tidak ingin kehilangan kesempatan untuk melihat tubuh sisil.
__ADS_1
Sisil merasa senang,karena selama ini dia hanya mendengar kalau orang yang disuruh membersihkan apartemen willy akan mendapatkan uang yang cukup banyak. Willy tidak pernah pelit dengan uang,dia membayar orang suruhannya itu dengan baik.
Willy tinggal hanya sendiri di apartemennya,kedua orang tuanya tinggal diluar negeri. Kedua orang tua nya mempunyai usaha juga disana,tapi willy lebih memilih bekerja di perusahaan blake karena blake lah yang telah menolong dirinya dan keluarga nya dari kebangkrutan waktu itu.
Bisa dibilang kalau willy ingin membalas kebaikan dan bantuan blake dengan menjadi asistennya disana,willy masih menatap wajah sisil dengan seksama saat sisil mengetik nomor nya diponsel nya.
"sisil....coba lepaskan kaca mata mu sebentar " ucap willy dengan lembut dan sopan ,tapi hal itu membuat sisil terkejut karena selama ini dia tidak pernah melepaskan kaca mata nya didepan siapa pun juga
"tapi pak..." jawab sisil tapi langsung dipotong oleh willy
Sisil membuka kaca matanya dengan pelan,dia menundukan kepalanya karena merasa malu. Wajah nya bisa dibilang cukup cantik hanya saja dia merasa tidak percaya diri ,dia merasa tidak pantas terlihat cantik apalagi dia pernah mengalami sesuatu yang membuat dirinya hampir kehilangan wajah nya karena seseorang yang cemburu pada nya
__ADS_1
Maka dari itu sisil memilih memperjelas wajah nya dengan memakai kaca mata besar ,agar tidak terlihat jelas wajah nya .
"lihat aku" ucap willy dan kemudian sisil mengangkat wajah nya,dia melihat ke arah willy dan terkejut saat willy memotret nya dengan ponsel nya
cekrek ,cekrek
Dua kali willy mengambil foto sisil membuat sisil terkejut,sisil mendekati willy dan berusaha meminta ponsel itu dengan cara baik-baik.
"pak....berikan ponsel anda,biar saya hapus foto nya" ucap sisil dengan tangan yang dijulurkan pada willy
"ngak....aku akan menyimpan nya sebagai kenang-kenangan" jawab willy yang sudah memasukan ponselnya didalam saku celana nya,sisil bingung harus bagaimana lagi karena memang dia tidak ingin difoto seperti itu
__ADS_1
bersambung
jangan lupa vote like dan komentarnya ya makasih 😘😘😘😘😘😘😘